Wednesday, April 1, 2020

Pascasarjana UIN Ar-Raniry Luluskan 4 Doktor dan 105 Magister

Must Read

Gempa Guncang Banda Aceh

BANDA ACEH l ACEHKITA.COM -- Gempa kecil berkekuatan 4.8 pada skala Richter mengguncang Kota Banda Aceh, Ahad (25/4) pagi....

Jembatan Laweung Rusak Parah

SIGLI | ACEHKITA.COM – Sejumlah masyarakat Laweueng, Kecamatan Muara Tiga, Pidie, mengeluhkan jembatan rusak. Pasalnya jembatan tersebut sudah berulang...

Kodim Aceh Utara Bantu Polisi Amankan Pilkada

ACEH UTARA | ACEHKITA.COM -- Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 0103 Aceh Utara Letkol CZI Wakhyono akan mensiagakan pasukannya...

Sri Wahyuni, Kandidat Perempuan di Jalur Independen

BENER MERIAH | ACEHKITA.COM -- Pendaftaran calon peserta pemilihan kepala daerah di Aceh berakhir sudah. Lebih seratus pasang kandidat...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh kembali meluluskan sebanyak empat orang doktor dan 105 lulusan magister pada yudisium semester ganjil tahun akademik 2019/2020. Upacara yudisium tersebut berlangsung di Aula lantai III Didung Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Darussalam, Banda Aceh, Rabu (29/1/2020).

Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Prof. Mukhsin Nyak Umar, dalam sambutannya mengharapkan kepada para alumni UIN Ar-Raniry baik ditingkat doctoral maupun magister dapat meningkatkan perannya masing-masing sebagai pribadi yang unggul dan berakhlak mulia dalam masyarakat.

“Para yudisia alumni UIN Ar-Raniry diharapkan dapat meningkatkan perannya sebagai sumber daya manusia yang unggul, berakhlak mulia, berilmu pengetahuan dan ilmu-ilmu yang diperoleh dapat dipraktikkan di lembaga pengabdian masing-masing dalam mewujudkan prestasi yang baik” ujarnya.

Menurutnya, UIN Ar-Raniry sebagai lembaga pendidikan tinggi yang memiliki misi menjadikan lembaga pendidikan yang unggul dan kompetitif dalam pengembangan keilmuan Islam integratif di Indonesia, maka alumninya juga diharapkan mampu mengembangkan ilmu yang diperolehnya serta dapat diaplikasikan dalam masyarakat.

Sementara itu Wakil Direktur, Dr. Agusni Yahya, dalam laporannya menyebutkan bahwa pada yudisium semester ganjil tahun akademik 2019/2020, Pascasarjana UIN Ar-Raniry meluluskan sebanyak 105 lulusan, terdiri dari empat program doktor dan 105 magister.

“Dengan bertambahnya alumni tersebut, maka Pascasarjana UIN Ar-Raniry sampai saat ini telah menghasilkan 119 orang doktor dan 1.776 orang magister. Sehingga total alumni Pascasarjana sampai saat ini berjumlah 1.895 alumni,” kata Agusni.

Lebih lanjut dikatakan, pada yudisium tersebut, yang memperoleh IPK tertinggi yakni Salman Al-Farisi dari Prodi S3 PAI dengan IPK 3.58 atau lulus Sangat Baik, dan Nurzakia dari prodi (S2) Hukum Keluarga dengan IPK 3.76 lulus Cumlaude.[]

Nat Riwat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis...

Ruang Outbreak Pinere RSUDZA Dijadikan Tempat Isolasi Pasien COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - RSUDZA Banda Aceh telah memiliki 12 ruang Outbreak Pinere (Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging) pada Selasa (31/3/2020). Ke-12 ruang...

Update Corona di Aceh: 5 Positif, 2 Meninggal, 44 PDP, 797 ODP

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona di Aceh bertambah 177 orang menjadi 797 orang per Selasa (31/3/2020) pukul 15.00...

Cegah Corona, Masjid Raya Baiturrahman Disemprot Disinfektan Sebelum Salat Jumat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Enam belas personel gabungan dari unit KBR (kimia, biologi, radio aktif) Detasemen Gegana Satuan Brimob Kepolisian Daerah Aceh dan...

Cegah Penyebaran Corona, Arab Saudi Hentikan Shalat Berjamaah di Masjid

RIYADH – ACEHKITA.COM – Pemerintah Arab Saudi, hari Selasa waktu setempat (Rabu dini hari WIB), menghentikan sementara pelaksanaan shalat berjamaah di semua masjid negara...

More Articles Like This