Tuesday, February 18, 2020

Nyak Sandang, Penyumbang Pesawat RI-001 Ingatkan Milenial untuk Jaga NKRI

Must Read

Atraksi, Irwandi Diborgol

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Calon gubernur Aceh Irwandi Yusuf menyebutkan dirinya sebagai babu yang melayani masyarakat. Sehingga, jika...

Kalla Janji Jamin Perdamaian Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Calon presiden dari Partai Golkar, M. Jusuf Kalla, mengadakan pertemuan dengan petinggi dan kader...

MU Rengkuh Tropi ke-18

MANCHESTER-Gelar juara Liga Primer musim ini yang diraih Manchester United membuat koleksi gelar yang juara liga domestik milik tim...

FOTO | Pesawat Gagal Foto Udara Lokasi Gempa

Kapten Pilot CN 235, Mayor Penerbang Yoyon Kuscayono (tengah) didampingi Komandan Lanud Sultan Iskandar Muda Kolonel Penerbang Wisnu Murendro...

CALANG | ACEHKITA.COM – Nyak Sandang, salah seorang penyumbang pesawat pertama Republik Indonesia (RI-001) mengingatkan generasi sekarang mempertahankan kemerdekaan Indonesia yang susah payah diraih para pejuang.

Hal tersebut disampaikannya saat menerima kunjungan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Aceh dan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) di kediamannya Desa Lhuet, Jaya, Aceh Jaya, Sabtu (17/8).

“Semoga kemerdekaan ini bisa dijaga, diteruskan, dan diisi dengan baik,” ucapnya singkat.

Saat dikunjungi, Nyak Sandang sedikit bicara. Di umurnya yang sudah lebih 90 tahun, Nyak Sandang lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Ia dan istrinya Fatimah dalam kondisi sakit-sakitan. “Ya Allah, berikan kemerdekaan ini berlanjut. Dan terima kasih kepada ACT yang selama ini telah mendampingi saya,” lanjutnya.

Pesawat yang dibeli dari hasil sumbangan tersebut kemudian diberi nama Dakota RI-001 Seulawah. Transportasi udara pertama milik Indonesia yang digunakan Presiden Soekarno di era perjuangan Indonesia. Nyak Sandang yang kala itu berusia 23 tahun bersama orang tuanya menjual sepetak tanah dan emas guna mendukung pembelian pesawat. Pesawat ini pula yang menjadi cikal bakalnya lahir perusahaan Garuda Indonesia.

Tahun 2018 Nyak Sandang diundang oleh Presiden Joko Widodo ke Istana Merdeka, Jakarta, sebagai bentuk apresiasi atas kedermawanannya.

Staf Program ACT Aceh Laila Khalidah memaparkan bahwa perjuangan orang-orang terdahulu patut dihargai dengan baik. Darah pejuang tumpah demi merebut kembali kemerdekaan dari tangan penjajah.

Katanya, ada banyak cara mencintai Indonesia. Salah satunya dengan menjadi pribadi yang berkontribusi untuk kebaikan dan perbaikan Indonesia dengan peran apapun yang dijalankan sebaik mungkin. “Tugas kita sekarang adalah mempertahankan kemerdekaan melalui penyejahteraan bangsa, menanamkan patriotisme sejak dini kepada anak-anak,” terangnya.

Hal senada disampaikan Astri Maulida, Humas MRI Wilayah Aceh. Menurutnya, bangsa Indonesia harus mengeratkan persatuan demi menyelesaikan persoalan bangsa. “Jangan berharap kepada orang lain menyelesaikan persoalan, kita mulai dari pribadi kita sendiri dari hal terkecil sekalipun seperti saling membantu, peduli terhadap lingkungan, dan mengharumkan bangsa Indonesia di kancah internasional,” tutupnya.[ACT Aceh]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Busana Rumoh Syar’i di Aceh Wedding Expo 2020 Dapat Pujian dari Ketua DWP

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Aceh, Safrida Yuliani, memuji keindahan busana muslim hasil karya Rumoh Syar'i. Ia terpukau...

Persiraja Resmi Kontrak Pemain Timnas Lebanon Samir Ayass

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Persiraja resmi mengikat kontrak pemain Timnas Lebanon, Samir Ahmed Ayass, selama satu musim. Tanda tangan kontrak pemain untuk slot...

Puluhan Anak Muda Aceh Suarakan Pemenuhan HKSR

Puluhan anak muda Aceh yang mewakili lintas komunitas dan Forum Perempuan Muda menyuarakan pemenuhan Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR) untuk kelompok muda Aceh....

Jelang Kenduri Kebangsaan, Yayasan Sukma Gelar Seminar Keacehan di Unsyiah

Yayasan Sukma Bangsa bersama Forbes Anggota DPR dan DPD RI asal Aceh dan Universitas Syiah Kuala menggelar seminar Keacehan bertema ‘Kearifan Masa Lalu Kejayaan...

Istri Plt Gubernur Aceh Tinjau Rumah Layak Huni di Subulussalam

Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Dyah Erti Idawati kembali meninjau penerima bantuan rumah layak huni di kawasan Desa Ciparpari Timur, Kecamatan Sultan Daulat,...

More Articles Like This