Friday, April 3, 2020

MK Tidak Tetapkan 18/11 Pembacaan Putusan: TA Khalid

Must Read

FOTO | Unggul 2-1

Pemain Persiraja Yudi Khairudin melakukan tendangan ke arah gawang Persebaya pada pertandingan Indonesian Premier League di Stadion Lhong Raya...

FOTO | Hutan Terbakar

Warga melintasi hutan yang terbakar di kawasan Manee, Pidie, Rabu (12/2/). Ratusan hektar hutan lindung di dua Kecamatan Tangse...

FOTO | Pengolahan Kopi Tradisional

Seorang pekerja mengolah bubuk kopi dengan cara tradisional di Desa Lam Gapang, Ulee Kareng, Aceh Besar, Senin (21/4). Bubuk...

Ini Kata Zaini Soal Hasil Awal Pilkada

BEUREUNUEN | ACEHKITA.COM -- Pasangan Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf yang diusung Partai Aceh memperoleh suara terbanyak dalam pemilihan...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Penggugat tahapan pemilihan kepala daerah yang ditetapkan Komisi Independen Pemilihan Aceh, T.A. Khalid, mengatakan bahwa Mahkamah Konstitusi tidak pernah menetapkan tanggal 18 November (18/11) sebagai hari pembacaan putusan final perkara ini.

“MK tidak pernah mengatakan bahwa akan membacakan putusannya pada tanggal 18 November,” kata T.A. Khalid dalam pernyataan tertulis yang dikirim ke redaksi acehkita.com, Jumat (18/11).

Seperti diketahui, sebelumnya dikabarkan bahwa Mahkamah Konstitusi akan membacakan putusan final gugatan pilkada yang dilayangkan T.A. Khalid dan Fadhlullah ke Mahkamah Konstitusi. Pada 2 Nov lalu, Mahkamah mengeluarkan putusan sela terkait gugatan tahapan pilkada yang ditetapkan KIP ini.

Menurut T.A Khalid, saat membacakan putusan selanya itu, Ketua MK Mahfud Md memberikan kesempatan kepada para pihak yang berperkara untuk menyampaikan kesimpulan dan pembelaannya hingga tanggal 18/11 pukul 11.00 WIB.

“Tapi apabila para pihak juga tidak menyampaikan kesimpulannya, maka MK tetap akan membacakan putusannya,” kata T.A Khalid mengutip pernyataan Mahfud Md.

Pernyataan itulah, menurut Khalid, yang kemudian dipahami bahwa MK akan memutuskan perkara itu pada tanggal 18/11. “Karena itu, kita tidak bisa mengatakan MK menunda sidang pembacaan putusannya,” ujarnya.

Apalagi, Khalid mengaku belum memperoleh pemberitahuan pembacaan putusan MK. []

3 COMMENTS

  1. kalau MK boleh saja mem baca keputasan apapun. Tapi klu melanggar UUPA apakah rakyat menerima: banyak aksi dari ratusan organisasi yg mengugat bahwa pilkada harus di tunda, harus di sesuai kan dulu judul pikada sesuai undang2 pemerintahan aceh UUPA:

  2. Mahkamah Konstitusi (MK) plin plan alias sudah pusing dan terbeban sendiri dengan putusan pilkada Aceh yang merubah isi UUPA…
    MK harus bertanggung jawab dan harus dibubarkan bila merugikan dan membuat aturan plin plan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

Ruang Outbreak Pinere RSUDZA Dijadikan Tempat Isolasi Pasien COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - RSUDZA Banda Aceh telah memiliki 12 ruang Outbreak Pinere (Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging) pada Selasa (31/3/2020). Ke-12 ruang...

Update Corona di Aceh: 5 Positif, 2 Meninggal, 44 PDP, 797 ODP

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona di Aceh bertambah 177 orang menjadi 797 orang per Selasa (31/3/2020) pukul 15.00...

More Articles Like This