Thursday, April 9, 2020

Menteri PMK Buka Konferensi City Sanitation Summit

Must Read

129 Daerah di Indonesia Rawan Tsunami

SABANG | ACEHKITA.COM -- Sebanyak 129 daerah di Indonesia berada dalam kawasan yang rentan diterjang gelombang tsunami. Wilayah yang...

Padamkan Api

Petugas pemadam bersama warga memadamkan api yang membakar tiga toko di Ulee Kareng, Banda Aceh, Sabtu (18/7). Tidak ada...

BRR Tinggalkan 400 Keluarga di Barak

BANDA ACEH,acehkita.com. Kuntoro Mangkusubroto, Kepala Badan Pelaksana BRR NAD-Nias, mengakui masih ada pengungsi korban tsunami yang masih tinggal di...

FOTO | Pendemo Ditangkap

Polisi menangkap seorang mahasiswa dalam aksi penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak di depan kantor DPRA, Banda Aceh, Senin...

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM– Menteri koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Puan Maharani, membuka Konferensi City Sanitation Summit ke 16, di Gedung AAC Dayan Dawood Banda Aceh, Kamis (24/11/2016).

Puan Maharani, dalam sambutannya menyebutkan, air minum dan sanitasi merupakan salah satu kebutuhan dasar yang sangat penting untuk membangun manusia yang sehat. Apa yang dilakukan oleh para wali kota dan bupati dengan mengkonferensikan terkait sanitasi itu, kata Puan, selaras dengan Gerakan Hidup Sehat (Germas) sebagai upaya bersama untuk hidup bersih dan sehat.

Germas merupakan gerakan yang diluncurkan oleh Kementerian Kesehatan di Yogyakarta, yang bertujuan membangkitkan tanggung jawab masyarakat, bahwa kesehatan harus dimulai dari diri sendiri, keluarga dan masyarakat.  Gerakan ini didukung langsung oleh 20 kementerian dan lembaga.

“Kita harus terus mendorong masyarakat dengan target mereka punya sanitasi dan air bersih sehingga pola hidupnya sehat sehingga mereka tidak berbondong-bongdong ke rumah sakit,” ujar Puan.  Ia menyebutkan, kondisi masyarakat sehat dapat meningkatkan produktitas sehingga diyakini Bangsa Indonesia bisa mencapai kesejahteraanya.

Puan menyebutkan, dalam konferensi yang diikuti oleh 55 bupati dan wali kota, dari 467 anggota Akkopsi serta pegiat air minum dan sanitasi tersebut harus mencapai universal target. Target tersebut adalah kewajiban pemerintah yaitu penyediaaan layanan dasar untuk air minum dan sanitasi bagi seluruh warga negara 100 persen air minum, 0 persen permukiman kumuh dan 100 persen sanitasi di tahun 2019.

Untuk mencapai hal itu, kata Puan, perlu dukungan dan usaha besama sehingga nantinya cita-cita mensejahterakan seluruh masyarakat bisa tercapai.

Sementara itu, Illiza Sa’duddin Jamal, Ketua Bidang Advokasi Akkopsi, menyebutkan, seluruh kepala daerah yang tergabung dalam organisasi tersebut membuat komitmen bersama untuk melakukan koordinasi dan monitoring terhadap progres pembangunan sanitasi terpadu dan teratur.

“Berkomitmen membentuk kebijakan daerah tentang gerakan pembangunan sanitasi terpadu,” ujar Illiza membaca satu poin komitmen yang lahir dalam Deklarasi Banda Aceh tersebut.

Seluruh Bupati dan Wali Kota di organisasi Akkopsi, kata Illiza, telah menyadari arti penting sanitasi bagi upaya peningkatan kesehatan, perekonomian dan produktifitas lingkungan hidup mau pun estetika ruang di daerah.

City Sanitation Summit merupakan agenda tahunan yang mengkonferensikan persoalan sanitasi sebagai sebuah upaya preventif kesehatan. Acara ini diikuti oleh para kepala daerah yang tergabung dalam Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Tiga Pasien Positif COVID-19 di Aceh Sembuh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tiga pasien positif corona atau COVID-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Mereka diperbolehkan pulang setelah...

200 Pengemudi Ojek Daring di Aceh Peroleh Bantuan Sembako

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 200 pengemudi ojek daring di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Aceh, memproleh bantuan sembako dari Forum...

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan sembuh dan telah pulang dari...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

More Articles Like This