Thursday, April 2, 2020

Menteri Marwan Tutup Program Nusantara Mengaji

Must Read

Warga Aceh Harus Selamatkan Islam: Ulama

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Dua ulama kharismatik di Aceh Tgk. Syeh Adnan Mahmud Usman (Abu Bakongan) dan Tgk....

FOTO | Produksi Serabut Kelapa

Pekerja wanita menjemur serabut kelapa di pabrik Tanjong Beridi, Matang Geulumpang Dua, Bireuen. Dalam sehari, mereka mampu memproduksi serabut...

Partai Nasdem Protes Rekap Suara Pidie

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Partai Nasional Demokrat memprotes data perolehan suara yang telah direkapitulasikan oleh Komisi Independen Pemilihan...

Jamaah Haji Aceh Kembali tak Capai Kuota

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Jumlah jamaah calon haji dari Aceh tahun ini kembali tak memenuhi kuota. Dari 3.599...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Menteri Desa Marwan Jafar resmi menutup program nasional Nusantara Mengaji di Masjid Baiturrahim Ulee Lheue, Banda Aceh, Ahad (8/5/2016).

Baiturrahim dipilih sebagai tempat penutupan program yang diinisiasi Ketua Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar itu karena masjid yang berada di bibir laut itu merupakan satu-satunya bangunan yang selamat dari amukan tsunami 2004 lalu.

Selain itu, Banda Aceh dipilih sebagai lokasi penutupan karena program ini mendapat respons luar biasa dari masyarakat yang memberlakukan syariat Islam ini.

“Ini menunjukkan berkahnya Al-Quran benar-benar dirasakan dan merasuki kehidupan sehari-hari warga Banda Aceh,” tambah Marwan Jafar.

Dalam kesempatan tersebut, Marwan Jafar juga menyampaikan rasa terimakasih dan apresiasi kepda Pemko Banda Aceh dan Pemprov Aceh yang telah mendukung terlaksananya kegiatan bertaraf nasional tersebut.

Ribuan warga dari Banda Aceh dan Aceh Besar tumpah ruah di halaman Masjid Baiturrahim Ulee Lheue Banda Aceh. Mereka menamatkan bacaan Quran secara serentak dengan warga lain di seluruh Indonesia.

Gerakan Nusantara Mengaji diharapkan mampu menjawab problematika bangsa Indonesia ketika masyarakatnya mampu menerapkan kandungan Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Wakil Walikota Banda Aceh, Zainal Arifin menyambut baik dipilihnya Banda Aceh sebagi pusat kegiatan penutupan khatam Al-Quran secara serentak ini.

“Meski dimulainya bukan di Banda Aceh, tapi khatamnya di sini,” kata Zainal Arifin. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

Ruang Outbreak Pinere RSUDZA Dijadikan Tempat Isolasi Pasien COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - RSUDZA Banda Aceh telah memiliki 12 ruang Outbreak Pinere (Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging) pada Selasa (31/3/2020). Ke-12 ruang...

Update Corona di Aceh: 5 Positif, 2 Meninggal, 44 PDP, 797 ODP

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona di Aceh bertambah 177 orang menjadi 797 orang per Selasa (31/3/2020) pukul 15.00...

Cegah Corona, Masjid Raya Baiturrahman Disemprot Disinfektan Sebelum Salat Jumat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Enam belas personel gabungan dari unit KBR (kimia, biologi, radio aktif) Detasemen Gegana Satuan Brimob Kepolisian Daerah Aceh dan...

More Articles Like This