Thursday, April 2, 2020

Menpora Beri Penghargaan dan Uang Pembinaan untuk Hurairah

Must Read

FOTO | Pembuatan e-KTP

Petugas memindai mata pada proses pembuatan e-KTP di Kantor Camat Ulee Kareng, Banda Aceh, Kamis (22/9). Pemerintah menargetkan proses...

43 Napi di Pidie Dapat Remisi

SIGLI | ACEHKITA.COM – Menjelang Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia ke-64, sebanyak 43 narapidana di Rumah Tahanan Sigli memperoleh...

Kekerasan Jelang Pemilu Tinggi, Kinerja Polisi Aceh Disorot

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Sejumlah kasus kekerasan yang terjadi di Aceh menjelang pelaksanaan pemilihan umum menyita perhatian pelbagai...

Akhirnya, Gubernur Ganti Direktur RSIA

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Gubernur Aceh akhirnya benar-benar mencopot direktur Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Banda Aceh...

JAKARTA | ACEHKITA.COM — Menpora Imam Nahrawi mengapresiasi prestasi yang ditorehkan atlet beladiri Hapkido asal Aceh, Hurairah, yang telah mengharumkan nama Indonesia dengan menorehkan dua medali emas pada Kejuaraan Dunia Hapkido di Seoul, Korea selatan, 29 Juli lalu.

Rabu (15/8) siang tadi, Menpora menerima Hurairah dan pelatihnya Sayed Ali Rafsanjani di kediamannya di bilangan Widya Chandra, Jakarta. Pada kesempatan ini, Menpora Imam Nahrawi memberikan piagam penghargaan dan bonus kepada Hurairah untuk mengembangkan dunia usaha orang tuanya di Sibreh, Aceh besar.

“Saya bangga dan senang Hurairah bisa mengharumkan nama bangsa di ajang kejuaraan dunia. Kami dari Kemenpora akan memberikan bantuan yang Insyallah nanti bisa membantu untuk mengembangkan usaha yang ada di rumah,” kata Menpora.

Hurairah memiliki latar belakang dari keluarga yang jauh dari cukup. Keluarga Hurairah merupakan warga kurang mampu di Desa Lamtanjong, rumah yang ditempati adalah bantuan Baitul Mal berukuran 6 x 6 meter dan memiliki 2 kamar. Ayahnya M Harun (50) bekerja sebagai kuli panggul di Pasar Lambaro, Aceh Besar dan ibunya ibunya berjualan gorengan.

Menerima Hurairah didampingi Deputi Peningkatan Prestasi Mulyana, Deputi Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta dan Staf Khusus Harmonisasi dan Kemitraan Zainul Munasichin, Menteri Imam Nahrawi menyebutkan, olahraga beladiri Hapkido ke depan bisa masuk dalam olahraga yang di bawah pembinaan KONI.

“Banyak memang beberapa olahraga baru yang belum masuk dalam struktur organisasi KONI, tapi ini penting untuk diperhatikan dan dibina secara baik. karena mereka juga melahirkan prestasi dan mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia,” ujar Menpora.

Sementara itu, Pelatih Hurairah, Sayed Ali Rafsanjani kepada Menpora menceritakan bahwa tahun 2018 dirinya berhasil meraih empat medali emas mewakili Indonesia di ajang kejuaraan hapkido, olahraga bela diri dari Korea. Dua emas dari kejuaraan hapkido se-Asia Tenggara dan dua mendali emas di tingkat kejuaraan dunia Hapkido World Hapkido Martial Arts Federation (WHMAF) di Seoul, Korea Selatan, menjadi catatan gemilang kariernya. (Baca: Atlet Aceh Raih Dua Emas Kejuaraan Dunia Hapkido di Korea)

“Masing-masing prestasi itu dipersembahkan Hurairah dari dua kategori yaitu Nak Bop High Jump (lompat tinggi) dan Nak Bop Long Jump (lompat jauh).Tak hanya sebagai juara dunia, ia juga dinobatkan sebagai atlet hapkido terbaik pria se-Asia Tenggara,” kata Sayed. Pada pertemuan tersebut Hurairah juga memperagakan bagaimana teknik dia melompat ketika bertanding. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

Ruang Outbreak Pinere RSUDZA Dijadikan Tempat Isolasi Pasien COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - RSUDZA Banda Aceh telah memiliki 12 ruang Outbreak Pinere (Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging) pada Selasa (31/3/2020). Ke-12 ruang...

Update Corona di Aceh: 5 Positif, 2 Meninggal, 44 PDP, 797 ODP

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona di Aceh bertambah 177 orang menjadi 797 orang per Selasa (31/3/2020) pukul 15.00...

Cegah Corona, Masjid Raya Baiturrahman Disemprot Disinfektan Sebelum Salat Jumat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Enam belas personel gabungan dari unit KBR (kimia, biologi, radio aktif) Detasemen Gegana Satuan Brimob Kepolisian Daerah Aceh dan...

More Articles Like This