Wednesday, December 8, 2021
spot_img

Meningkatkan Kualitas Kampus, Manajemen Agribisnis USK Gelar Pelatihan Kompetensi Barista

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Rencana Strategis Universitas Syiah Kuala (USK) 2020-2024 adalah memberi arah dalam mengembangkan potensi sumber daya alam lokal menjadi potensi bagi kampus tersebut untuk mengembangkan penelitian terapan berbasis agro. Salah satunya adalah kopi yang sangat potensial menjadi keunggulan universitas untuk menjadi Pusat Unggulan Teknologi.

Koordinator Program Studi Manajemen Agribisnis USK, Akhmad Baihaqi, mengatakan sejalan dengan situasi tersebut Pendidikan Tinggi Vokasi (PTV) Program Studi Manajemen Agribisnis (PS-MAB) Universitas Syiah Kuala dituntut untuk menyiapkan peserta didik menjadi tenaga berkompetensi yang dapat menerapkan keahlian praktikal dan ketrampilan. “Selain itu siap masuk ke dunia kerja dalam menerapkan, mengembangkan, dan menyebarluaskan teknologi, serta berkemampuan berkiprah dalam pembangunan,” katanya Rabu (17/11/2021).

Usulan penguatan pola pembelajaran Pendidikan Tinggi Vokasi Prodi Manajemen Agribisnis yang berorientasi terhadap produk dalam mengekselerasi ekosistem pembelajaran berbasis teaching factory dan teaching industry, dengan judul “Penguatan Teaching Factory dan Teaching Industry Manajemen Agribisnis Dalam Pengembangan Produk Purwarupa Kopi Arabika Gayo Single Variety”.

Menurut Baihaqi, kegiatan itu merupakan hibah dari Direktorat Pendidikan Tinggi Vokasi dan Profesi Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dengan Universitas Syiah Kuala. “Karena banyaknya saingan di bidang kopi, maka kami di Aceh membuat produk dengan komoditas Gayo yang menjadi basis dari penelitian yang harus diturunkan ke dalam hibah tersebut walau dengan kondisi, pada akhirnya kami harus membuat produk single veriety,” katanya.

Menurut Baihaqi, ada tiga varietas yang diangkat dalam hibah tersebut yaitu Gayo 1 (tim-tim), Gayo 2 (bor-bor) dan Ateng Super yang sudah dipack. Program tesebut juga akan dilaksanakan dengan berbagai kegitan seperti pelatihan barista dan uji cita rasa yang menjadi tahapan pertama dari program tersebut.

“Jadi intinya, dalam program kurikulum baru pada Manajemen Agribisnis ini ada beberapa urutan kegiatan, seperti budidaya hingga dapat melakukan bisnis kopi. Harapannya, kami bisa mendevelop bagaimana agar mahasiswa harus punya science, mengembangkan bisnis perkopian. Mudah-mudahan ini menjadi langkah awal yang baik dan dapat dijalankan sebagaimana mestinya,” tutupnya.

Pelatihan barista kopi

Kopi arabika Gayo merupakan komoditi unggulan Provinsi Aceh. Saat ini ekspor kopi arabika gayo masih dalam bentuk green beans. Disisi lain variasi kopi kemasan selalu diminati baik di cafe, hotel, dan sebagai buah tangan daerah Aceh, sehingga terdapat peluang potensial untuk mengembangkan kopi siap seduh dalam kemasan variasi kopi arabika Gayo.

Pelatihan Barista Kopi oleh Prodi Manajemen Agribisnis dilakukan pada tanggal 13-15 November 2021 di White Elephant Café, Banda Aceh.

Muhammad Ihsan, yang menjadi narasumber pada kegiatan tersebut merupakan Founder Coffee Friends. Ia juga bekerja sebagai seorang barista dan instruktur dalam beberapa pelatihan kopi.

Menurut Ihsan, ini menjadi hal baru baginya dalam memberikan pelatihan kepada dosen, karena hampir kebanyakan yang mengikuti pelatihan adalah para kawula muda. “Maka ini dapat menjadi ajang pengenalan kopi, dimana masih banyak bapak/ibu yang sebelumnya belum tau tentang kopi, jadi tau tentang kopi dan cara pembuatannya,” katanya.

Hal ini juga dapat menjadi salah satu kesempatan bagi Manajemen Agribisnis agar dapat mengubah pola pikir mahasiswa yang ketika lulus kuliah, tidak melulu hanya mencari kerja tapi bisa membuka lapangan kerja, minimal sebagai pengembangan diri sendiri dan tidak berharap pada perusahaan atau lainnya.

“Pesan untuk pemula yang mau berbisnis atau membuka usaha kopi harus mempunyai mental yang kuat, karena di awal buka kadang-kadang tidak ada pembeli, omsetnya sedikit, nol bahkan minus. Selanjutnya harus belajar ilmu finansial seperti manajemen waktu, keuangan dan lainnya,” kata Ihsan. [Uswah HN]

Baca Tulisan Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Stay Connected

0FansLike
21,059FollowersFollow
22,600SubscribersSubscribe
- Advertisement -

TERBARU