Monday, March 30, 2020

Maulid Awak Aceh di Chow Kit

Must Read

Abdullah Puteh Ramaikan Bursa Pilkada Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Bursa pemilihan kepala daerah mulai ramai. Abdullah Puteh kembali ke panggung politik Aceh setelah...

Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Gubernur Nonaktif Aceh Terhadap KPK

JAKARTA | ACEHKITA.COM - Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Riadi Sunindio Florentinus, menolak permohonan praperadilan Gubernur nonaktif Aceh, Irwandi...

Masyarakat Pesisir Diminta Tanam Bakau

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Mangrove atau bakau memiliki segudang manfaat bagi masyarakat. Karena itu, masyarakat yang mendiami pesisir...

Kalla: Pilih Presiden Karena Kemampuan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Jusuf Kalla, calon presiden yang diusung Partai Golkar dan Partai Hanura, meminta masyarakat Indonesia...

MALAM makin larut. Dengan pisau di tangan, seratusan pria masih berjejer berhadap-hadapan memotong-motong daging. Puluhan lainnya mengatur meja serta kursi di bawah tenda selebar 10 meter yang memanjang mencapai 200 meter. Di dapur, dari 12 kuali besar terus-menerus mengepul asapnya. Tetamu silih berganti mencicipi aneka masakan. Di panggung gema zikir terus dikumandangkan.

Itulah suasana perayaan Maulidul Rasul Masyarat Aceh Malaysia atau lebih dikenal Maulid Awak Aceh di Chow Kit, Kuala Lumpur yang berlangsung hari ini Minggu (15/1). Tapi sejak Sabtu pagi para perantau sudah berkumpul untuk bergotong royong.

Selain kambing, tak kurang 25 ekor sapi disembelih untuk hajatan yang bertema ‘Nabiku Guruku’ itu.

Herman seorang perantau Aceh Utara yang sudah belasan tahun berjualan di Chow Kit menyatakan, acara Maulid tersebut rutin dilaksanakan tiap tahunnya. “Biasanya ada ribuan tamu yang datang, mulai malam ini sampai esok petang.”

Menurut Herman, siapa saja tamu yang datang dipersilakan mengambil sendiri hidangnya. Sebagai tuan rumah, bersama puluhan lainnya Herman bekerja mempersiapkan segelanya sampai acara usai.

Dana untuk hajatan itu hasil sumbangan dari orang-orang Aceh yang umumnya punya usaha di Chow Kit. “Toke yang punya kedai jamu atau beberapa kedai runcit ada yang menyumbang satu sampai tiga ekor sapi,” Jelas Agus Salim warga Calue, Pidie yang sudah belasan tahun mengelola kedai runcit (kelontong).

Hajatan Maulid Masayarakat Aceh-Malaysia sudah berlangsung sejak 1986. Sejak 31 tahun lalu Maulid Chow Kit adalah hajatan besar yang dilaksanakan oleh masyarakat Aceh di Kuala Lumpur. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Cegah Corona, Masjid Raya Baiturrahman Disemprot Disinfektan Sebelum Salat Jumat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Enam belas personel gabungan dari unit KBR (kimia, biologi, radio aktif) Detasemen Gegana Satuan...

Cegah Penyebaran Corona, Arab Saudi Hentikan Shalat Berjamaah di Masjid

RIYADH – ACEHKITA.COM – Pemerintah Arab Saudi, hari Selasa waktu setempat (Rabu dini hari WIB), menghentikan sementara pelaksanaan shalat berjamaah di semua masjid negara...

Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Pemerintah Aceh Liburkan Sekolah Mulai Besok

Mengantisipasi meluasnya penyebaran virus corona atau Covid-19, Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah, meliburkan sekolah-sekolah di bawah kewenangan Pemerintah Aceh, mulai besok, Senin (16/3/2020). Penegasan...

Biaya Haji Aceh 2020 Rp 31.454.602, Termurah se-Indonesia

Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 1441 H/2020 untuk Jamaah Calon Haji asal embarkasi Aceh sebesar Rp 31.454.602 per jamaah, sedangkan besaran Bipih 1441 H/2020...

Persiraja Jadi Klub Pertama di Liga 1 2020 yang Didenda Komdis PSSI

Komite Disiplin (Komdis) PSSI mengeluarkan keputusan dari hasil sidang yang dilakukan pada Senin (9/3/2020) lalu. Ada 3 hukuman yang diberikan buat klub dan individu...

More Articles Like This