Sunday, March 29, 2020

Mau Kabur, Polisi Tembak Penumpang Bus

Must Read

Ie Bu Peudah, Sajian Berkhasiat di Bulan Ramadan

SIANG itu, Mulyadi sibuk memasak di dapur khusus meunasah di Desa Bueng Bak Jok, Kecamatan Kutabaro, Aceh Besar. Dibantu...

SAR: Potensi Kecelakaan di Aceh Tinggi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kepala Kantor SAR Banda Aceh, Suyatno Harjo mengatakan potensi kecelakaan di Aceh sangat tinggi....

Aneh, Proyektil tak Ditemukan di Mobil Bupati

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Kepala Polisi Resort Bener Meriah AKBP Hari Apriyono mengatakan, polisi tidak menemukan proyektil peluru...

Pemain Bola Aceh Jalani Oprasi di Paraguay

PARAGUAY - Di Ansuni, Kamis, 10 sebtember 2009, pukul 09 pagi waktu paraguay, Randi Rizki asal Aceh besar...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

PADANG TIJI | ACEHKITA.COM — Aparat Kepolisian Sektor Padang Tiji, Pidie, menembak mati seorang penumpang bus Kurnia bernomor polisi BL 7344 PB, yang diklaim sebagai teroris, Rabu (3/3) dinihari. Polisi mengklaim berhasil menyita barang bukti jenis AK-47.

Reporter acehkita.com yang berada di lokasi tak lama setelah kejadian melaporkan, bus Kurnia tujuan Medan itu menaikkan tiga orang penumpang tak jauh dari lokasi razia. Namun, begitu bus berhenti karena razia, tiga penumpang tersebut panik dan mencoba melarikan diri.

“Mereka baru naik bus di kawasan Padang Tiji. Bahkan mereka belum dapat tempat duduk,” kata kernet bus.

Polisi mencurigai tiga penumpang itu terkait jaringan kelompok bersenjata yang tengah diburu polisi. Sebelum menembak mati, polisi menyebutkan sempat memberikan tembakan peringatan. “Tapi tidak dihiraukan, sehingga dilumpuhkan,” sebut seorang polisi.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih bersiaga dengan senjata lengkap. Polisi yakin dua penumpang yang berhasil kabur masih berada di kawasan Padang Tiji.

Pascapenembakan, arus lalulintas dari Banda Aceh dan Medan macet hingga satu kilometer. Sementara mayat dan penumpang bus hingga kini masih berada di Mapolsek Padang Tiji.

Polisi Padang Tiji gencar merazia pengguna jalan setelah penangkapan tujuh orang yang diduga terkait kelompok teroris. []

12 COMMENTS

  1. peu hana lee hukom laen di nanggroe nyan ka takheun awai masa nanggroe prang,nyoe peu kalom ,peu ka di pakat lom.

  2. TERUS KOMENTAR APA LAMBAK BUAT MAS TONI(L)
    Mmmmmh…..
    Ah ngak jadi ahhhhh…..
    N g a k j a d i a h h h h h h . . . . . . . . .
    Pletak !

  3. BUAT KAKAK DINUL, ABANG FAUZI DAN ADEK KOLIK MARWOTO….
    Apa lambak mencoba melempar ulang sebuah wacana. Bukan berarti mendewakan judul dan menistakan isi berita. Apa lambak hanya ingin wartawan aceh bisa berbuat sesuatu untuk kemanusian. Pembuatan judul yg Apa Lambak tawarkan sebenarnya adalah kaidah umum jurnalisme yg memang tdk bersifat kaku, namun jika dilihat dari kondisi daerah aceh dan ”daerah perang”’ lainnya ternyata pilihan membuat judul seperti itu juga mempunyai nilai filosofis yg bertujuan secara tdk lansung untuk menabalkan bahwa BETAPA BERHARGANYA NYAWA ORANG dan BETAPA KEKERASAN HARUS DIHENTIKAN SEKARANG JUGA.
    Syukur jika ini bisa bermanfaat buat JURNALISME ACEH untuk bersama-sama meujudkan ”Aceh: Hunian yg Nyaman” Insya Allah !
    Peace !

  4. Dalam berita lempang (hard news) rumusan pembuatannya adalah segitiga terbalik, yang terpenting ditempatkan paling atas begitu selanjutnya hingga yang kurang penting ditempatkan paling bawah. Ini pun membantu tugas editor dalam mengedit berita tampa harus merombak berita secara total sebelum ”fit to print”.
    +dalam ”hutan rimba berita” kita tidak harus membaca semua berita, apalagi keterbatasan waktu pembaca. Nah disinilah tugas redaktur untuk ”membantu” pembaca medianya. Dan itu dimulai dari judul. Makanya di ranah jurnalisme kita mengenal istilah pembaca dgn kategori masing2 ”pembaca judul”, pembaca lead (alenia pertama dalam berita, dan pembaca berita
    +rumusan segitiga terbalik tidak berlaku untuk jenis tulisan feture yg bersifat non berita dan biasanya berisi sisi humaisme manusia dalam kesehariannya.
    + jadi bukan mengajak pembaca langsung mengambil kesimpulan dari judul, karena funsi judul sebenarnya dalam kaidah jurnalisme lama adalah sebagai ”pintu untuk masuk” Semoga tak salah menangkap apa yg Apa lambak sekedar tulis ini
    +mohon maaf apa lambak bila ada yg kurang berkenan.
    Semoga JURNALISME ACEH (dan kebetulan saja kali ini AK.COM) dapat berfungsi sebagai pilar ke empat setelah pilar eksekutif, yudikatif dan legilatif.
    AYOLAH PAK POLISI MARI BERSAMA LAWAN KEKERASAN ! JANGAN MALAH MENCIPTAKAN KEKERASAN

  5. nyan nan jieh.. ketika seseorang melakukan suatu perbuatan tanpa adanya keikhlasan, apa yang terjadi/? tujuan tidak tercapai.. atw tidak sempurna… kejadian ini membuktikan bahwa si pelaku melakukannya bukan atas dasar keikhlasan dalam menunaikan kewajibannya.. tp hanya untuk gaji semata.. makanya hal seperti di atas terjadi..
    bisa jadi korban penembakan itu lari karena trauma masa lalu.. dan bukan terorris yang dimaksud.. bagaimana kita menyingkapinya…
    aceh merdeka!! bebas dari ri

  6. Kapan Aceh akan aman dari hal-hal yang kayak gini ya? melawan kekerasan dengan kekerasan lainnya. Kok harus langsung eksekusi sampai mati kalau belum terbukti, apa polisinya gak ada tenaga buat ngejar ya 🙂

    Menunggu kecaman dan kutukan ulama Aceh yang suci untuk kasus ini, atau minimal sekedar komentar mereka lah 🙂

  7. Nyan di Nanggro Islam nyawong hana yum le, menyoe di nanggroe gop hana jitembak dile seulama mantong na cara untuk let. Ato menyoe ji tembak, keupu sampe mate.. Aceh han abeh2 lam karu.
    Menyoe na yg galak keu Judul lagak, baca running text di TV mantong…

  8. Yang baca judul saja orang malas sih. maka media perlu sedikit meramu judul buat menarik orang untuk baca berita sampa habis, baru kliping hehe peace!

  9. Baik ia orang berjenggot maupun orang berkumis…
    Baik ia orang aceh maupun orang pandeglang misalnya…
    Baik ia normal maupun ia waria….
    Baik ia pengayuh becak maupun seorang jenderal

    Hanya Tuhan yang boleh mencabut nyawanya.
    HENTIKAN KEKERASAN BAIK DIDALAM RUMAH TANGGA MAUPUN DILUAR RUMAH TANGGA SEKARANG JUGA !

  10. JURNALISME AK.COM
    usur nyawa seorang itu menjadi penting. Jika ada berita kebakaran dan ada yg meninggal maka informasi orang yg meninggal, mendapat tempat dijudul [mis : gedung putih terbakar, 5 tewas]. Setidaknya begitulah para wartawan mengingatkan akan betapa berhaganya ‘nyawa’.
    Judul berita ini buruk, seharusnya pembaca harus sdh diberitahukan bahwa orang yg ditembak meninggal itu meninggal didalam judul, untuk kasus berita ini kita baru tahu setelah membaca lead(alenia pertama).
    dan pemelihan judul seperti ini bkn ingin membesarkan masaalah atau dramatisasi, tapi ada yg lebih penting lagi yaitu betapa barhaganya nyawa dan kekerasan harus dihentikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Cegah Corona, Masjid Raya Baiturrahman Disemprot Disinfektan Sebelum Salat Jumat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Enam belas personel gabungan dari unit KBR (kimia, biologi, radio aktif) Detasemen Gegana Satuan...

Cegah Penyebaran Corona, Arab Saudi Hentikan Shalat Berjamaah di Masjid

RIYADH – ACEHKITA.COM – Pemerintah Arab Saudi, hari Selasa waktu setempat (Rabu dini hari WIB), menghentikan sementara pelaksanaan shalat berjamaah di semua masjid negara...

Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Pemerintah Aceh Liburkan Sekolah Mulai Besok

Mengantisipasi meluasnya penyebaran virus corona atau Covid-19, Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah, meliburkan sekolah-sekolah di bawah kewenangan Pemerintah Aceh, mulai besok, Senin (16/3/2020). Penegasan...

Biaya Haji Aceh 2020 Rp 31.454.602, Termurah se-Indonesia

Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 1441 H/2020 untuk Jamaah Calon Haji asal embarkasi Aceh sebesar Rp 31.454.602 per jamaah, sedangkan besaran Bipih 1441 H/2020...

Persiraja Jadi Klub Pertama di Liga 1 2020 yang Didenda Komdis PSSI

Komite Disiplin (Komdis) PSSI mengeluarkan keputusan dari hasil sidang yang dilakukan pada Senin (9/3/2020) lalu. Ada 3 hukuman yang diberikan buat klub dan individu...

More Articles Like This