Thursday, April 2, 2020

Mapala Telusuri Gua

Must Read

2.579 Peserta SBMPTN Diterima di Unsyiah

UPDATE: Anda bisa melihat pengumuman hasil SBMPTN di sini. BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Universitas Syiah Kuala mengumumkan sebanyak 2.579...

FOTO | Kepala Satpol PP/WH Ditahan Polisi

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja/Wilayatul Hisbah Provinsi Aceh, Khalidin Lhoong memberikan keterangan kepada wartawan saat ditahan di Mapolresta Banda...

Gubernur Terpilih Minta Pers Netral

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Gubernur Aceh terpilih dr Zaini Abdullah meminta pers atau media untuk mengkritik pemerintah dengan...

Universitas Teuku Umar Diusulkan jadi Negeri

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Rektorat IAIN Ar-Raniry Banda Aceh mengusulkan agar Universitas Teuku Umar di Meulaboh, Aceh Barat,...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Belasan mahasiswa dari berbagai universitas di Aceh yang tergabung dalam Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) menelusuri gua yang ada di Mata Ie, Aceh Besar, sepanjang 14-24 November. Ini merupakan bagian dari kursus bagi mahasiswa pecinta alam.

Arief Maulana
Arief Maulana
Gua-gua yang ditelusuri oleh peserta KDKL antara lain, Gua Ai Mata Putri (Moen), Gua Landak, Gua kambing, Gua 27 dan gua Paroy.

“Kursus ini merupakan kegiatan tahunan UKM Pecinta Alam Leuser untuk mendidik anggota Mapala yang ada di Aceh untuk mempelajari segala hal tentang gua dan melestarikan kebradaan kehidupan di dalam gua”, ungkap Darwis, ketua UKM PA Leuser, Kamis (25/11).

Kegiatan yang bertema Kursus Dasar dan Kursus Lanjutan (KDKL), menghadirkan instruktur dari Himpunan Kegiatan Speleologi Indonesia.

Jaswadi efendi, salah satu instruktur Hikespi menyebutkan, banyak keunikan dan daya tarik yang terdapat di dalam gua dan jika dikelola dengan baik dapat dijadikan objek wisata.

“Sebenarnya di Aceh sangat banyak gua yang memiliki potensi wisata,hanya saja perlu dukungan dari pemerintah. Di luar Aceh, banyak sekali gua yang di jadikan objek wisata,” paparnya.

Jaswadi menambahkan, selama ini tidak ada perhatian dari pemerintah terhadap keberadaan gua di Aceh. Padahal menurutnya, pemerintah bisa memasukkannya dalam program Visit Aceh 2010, untuk menarik wisatawa luar dan dalam negeri. []

5 COMMENTS

  1. pro yg posting berita: itu ft expdc penelusuran & pemetaan gua paroy feb’08 ya? yg dilakukan oleh diksar 24 UKM-PA LEUSER

  2. Mantap itu, coba kalian bikin juga pemetaan gua-gua lain, aku pernah ke Gua tujoh di Laweung. Mantap itu guanya, coba kalian susuri sampe di mana batasnya dan bikin petanya. Mungkin bisa dibuat untuk ambil L anggota baru.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

Ruang Outbreak Pinere RSUDZA Dijadikan Tempat Isolasi Pasien COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - RSUDZA Banda Aceh telah memiliki 12 ruang Outbreak Pinere (Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging) pada Selasa (31/3/2020). Ke-12 ruang...

Update Corona di Aceh: 5 Positif, 2 Meninggal, 44 PDP, 797 ODP

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona di Aceh bertambah 177 orang menjadi 797 orang per Selasa (31/3/2020) pukul 15.00...

Cegah Corona, Masjid Raya Baiturrahman Disemprot Disinfektan Sebelum Salat Jumat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Enam belas personel gabungan dari unit KBR (kimia, biologi, radio aktif) Detasemen Gegana Satuan Brimob Kepolisian Daerah Aceh dan...

More Articles Like This