Malam Ini, Rafli Konser Amal Peduli Thalassemia di Banda Aceh

0
766
Malam Ini, Rafli Konser Amal Peduli Thalassemia di Banda Aceh
Poster Konser Amal Peduli Thalassemia yang akan digelar pada Sabtu (27/7) malam di Banda Aceh. (Foto: Dok. Panitia)

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Yayasan Darah Untuk Aceh (YADUA) dan Perkumpulan Awak Droe Only (ADO) menggelar acara amal bertajuk “Peduli Thalassemia” yang dikemas dalam konser amal oleh penyanyi Rafli. Konser amal Peduli Thalassemia itu digelar di Le More Cafe Banda Aceh pada malam ini, Sabtu (27/7).

Pendiri YADUA, Nurjannah Husien mengatakan, kegiatan ini merupakan inisiatif pihaknya dan ADO dalam mengampanyekan thalassemia dan mengajak semua unsur yang mau peduli, baik itu masyarakat maupun pemerintah untuk dapat bersama-sama menyuarakan penyakit ketergantungan akan darah tersebut.

“Thalassemia adalah penyakit kelainan darah yang ditandai dengan kondisi sel darah merah yang rusak atau umurnya lebih pendek dari sel darah merah yang normal yakni 120 hari. Akibatnya penderita thalassemia akan mengalami gejala anemia di antaranya pusing, muka pucat, badan sering lemas, susah tidur, nafsu makan hilang, dan infeksi berulang,” sebut Nurjannah dalam keterangan tertulis, Jumat (26/7).

Ia menyebut thalassemia juga merupakan penyakit yang diturunkan oleh kedua orang tua yang merupakan pembawa sifat thalassemia, tidak menular, dan belum ditemukan obatnya.

Berdasarkan hasil survei Riset Kesehatan Dasar (Rikesdas) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2007, menempatkan Aceh sebagai salah satu propinsi dengan prevalensi thalassemia minor atau pembawa sifat tertinggi nasional dengan angka 13,4%, sedangkan Indonesia sendiri berada pada sabuk thalassemia dunia dan WHO menyatakan, 6 hingga 10 dari setiap 100 orang di Indonesia membawa gen penyakit ini.

Ibarat gunung es, kata Nurjannah, gen thalassemia tersimpan dalam kehidupan masyarakat di Aceh, lebih dari 500 penderita thalassemia yang sedang melakukan pengobatan rutin di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin Banda Aceh dan rumah sakit daerah lainnya. Angka ini akan bertambah terus dan tidak sedikit juga yang berhenti berjuang di usia yang relatif sangat muda.

“Oleh karena itu, sosialisasi kepada masyarakat bahwa thalassemia adalah penyakit keturunan harus segera dilakukan, mengingat peningkatan jumlah pasien yang sangat signifikan dari tahun ke tahun,” ujarnya.

Penyakit ini hanya bisa dicegah dengan tidak mempertemukan dua pembawa sifat (carrier) dalam ikatan pernikahan. Oleh karenanya pemahaman ini sangat penting dilakukan kepada remaja, generasi muda, serta seluruh lapisan masyarakat agar penyakit yang tidak menular ini bisa direduksi secara menyeluruh. Salah satu caranya melalui event-event yang melibatkan partisipasi publik seperti acara hiburan. Acara ini rencananya akan dibuka oleh Ibu Plt Gubernur Aceh, Dyah Erti Idawati.

Rafli dinilai sangat peduli dengan kegiatan-kegiatan sosial dan selalu terlibat dalam penggalangan dana untuk kemanusiaan. Konser amal ini menggandeng juga pihak AK Production yang akan mengemas acara hiburan sambil berdonasi.

Selain musik, ada juga penampilan pembacaan puisi oleh salah seorang penyintas thalassemia, Surya Risky, yang juga penulis dan puisi yang akan dibacakannya merupakan hasil karyanya sendiri.

“Penonton juga bisa langsung interaktif dengan dokter, pendamping, dan juga keluarga penyintas thalassemia dalam segmen talkshow yang juga dipandu oleh MC Dosi Elfian dari Smart Speaking,” ujar Nurjannah.

Untuk undangan peserta terdapat dua kategori, yaitu VIP senilai Rp1 juta, dan umum masing-masing Rp100 dan 50 ribu. Harga tersebut sudah termasuk dengan makanan. “Kami mengajak semua pihak untuk berpartisipasi menghadiri acara yang sarat dengan edukasi ini,” pungkasnya.[]

ACEHKITA.COM mendapatkan bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund sebesar US$5.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.