Makin Meluas! Virus Corona Sudah Menyebar ke 17 Kabupaten/Kota di Aceh

0
220
Angka Penularan COVID-19 Melonjak Cepat, Wali Kota Minta Warga di Rumah Saja
Penyemprotan disinfektan di Kota Banda Aceh. (Foto: Dok. Humas BNA)

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Penyebaran virus corona di Aceh semakin meluas. Kali ini, sudah menyebar hingga ke Aceh Tengah. Dengan demikian, 17 kabupaten/kota sudah terpapar corona. Artinya, tersisa 6 kabupaten/kota yang masih nol kasus positif COVID-19.

“Dataran Tinggi Gayo yang selama ini nihil COVID-19 ditemukan 3 kasus sekaligus, dari 45 kasus baru dari seluruh Aceh. Masyarakat diminta tidak panik, namun disiplin menjalankan protokol kesehatan,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Aceh, Saifullah Abdulgani, dalam keterangannya, Rabu (29/7) malam.

Jubir yang akrab disapa SAG itu mengatakan, tiga kasus pertama COVID-19 di Aceh Tengah merupakan bagian dari 45 kasus baru yang dilaporkan dari 11 kabupaten/kota di Aceh per tanggal 29 Juli 2020 pukul 15.00 WIB.

“Virus corona mulai menjalar ke Aceh Tengah. Tinggal Aceh Tenggara, Aceh Barat, Aceh Singkil, Nagan Raya, Pidie Jaya dan Subulussalam, yang masih nihil COVID-19,” tutur SAG.

Ia merincikan sebaran 45 kasus baru virus corona di Aceh per Rabu (29/7), yakni 11 orang warga Bener Meriah, 8 warga Aceh Tamiang, 6 warga Bireuen, 6 warga Aceh Besar, 4 warga Lhokseumawe, 3 warga Aceh Tengah, 3 warga Aceh Selatan, 1 warga Aceh Utara, 1 Aceh Barat Daya, 1 Pidie, dan 1 Banda Aceh.

Menurut SAG, 45 kasus baru tersebut merupakan lonjakan tertinggi COVID-19 harian sepanjang pandemi virus corona menjalar di Aceh, mulai akhir Maret 2020.

“Kita semua tidak boleh lagi menyepelekan potensi ancaman penularan yang lebih luas. Protokol kesehatan pencegahan penularannnya harus dijalankan oleh semua pihak, baik secara pribadi mapun komunitas,” kata SAG.

Pada tingkat individual, jelas SAG, jaga diri dan lindungi keluarga kita. Caranya menjaga kebersihan, mengelola stres, olah raga teratur, dan istirahat yang cukup.

Selain itu, sambungnya, cuci tangan dengan sabun, menjaga jarak antar sesama, dan selalu memakai masker saat di luar rumah. Harus menjadi kebiasaan baru bagi setiap pribadi dan keluarga.

“Apabila protokol kesehatan sudah menjadi perilaku baru dalam keseharian semua orang, potensi penularan virus corona dalam suatu komunitas pun menjadi lebih rendah,” sebutnya.

Akumulasi Kasus
Selanjutnya, SAG melaporkan jumlah akumulatif COVID-19 di Aceh berdasarkan rekap data dari 23 kabupaten/kota, per tanggal 29 Juli 2020 pukul 18.00 WIB. Ia menyampaikan bahwa jumlah kasus positif COVID-19 di Aceh sudah mencapai 238 orang. Dengan rincian: 132 orang dalam perawatan, 94 orang sudah sembuh, dan 12 orang meninggal dunia.

“Berdasarkan data dashboard kasus, ada 2 lagi pasien COVID-19 meninggal, namun belum ada informasi yang lebih rinci,” kata SAG.

Sementara itu, lanjutnya, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di seluruh Aceh secara akumulatif sebanyak 2.342 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 2.322 orang sudah selesai isolasi mandiri, dan 20 orang dalam pemantauan Tim Gugus Tugas COVID-19.

“Sedangkan jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 135 kasus. Dari jumlah tersebut, 2 PDP dalam perawatan, 131 PDP telah dinyatakan sembuh, dan 2 orang lainnya meninggal dunia,” ujar SAG.[]

ACEHKITA.COM menerima bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund sebesar US$5.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.