Tuesday, May 26, 2020

Mahfud Minta Masyarakat Aceh Tetap Tenang

Must Read

Melepas Penat di Pantai Iboih

Pantai Iboih memiliki daya tarik tersendiri bagi para wisatawan lokal dan mancanegara yang berkunjung ke Pulau Sabang. Berkunjung ke...

WhatsApp Segera Rilis Fitur Mode Malam dan Hapus Pesan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Untuk meningkatkan hasil tangkapan kamera saat dalam kondisi kurang cahaya atau malam hari, WhatsApp...

SBY Bertemu Jokowi

JAKARTA | ACEHKITA.COM – Presiden Joko “Jokowi” Widodo menerima kunjungan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), di Istana...

Rammang-rammang dan Investasi

INI adalah kawasan pegunungan karst di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Salah satu titiknya berada di Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa....
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH — Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD meminta masyarakat Aceh untuk tetap tenang menjelang akan diputuskannya sengketa tahapan penyelenggaraan pilkada di daerah itu pada Kamis (24/11).

“Kami minta masyarakat Aceh terus menjalankan aktivitasnya seperti biasa dan jangan mudah terpengaruh dengan isu-isu dan pemberitaan media terkait dengan akan diputuskannya sengketa tahapan pilkada oleh MK, Kamis besok,” katanya saat dihubungi di Jakarta, Rabu.

Dikatakannya, setiap sengketa pasti diakhiri dengan vonis, dan setiap vonis pasti tidak akan mungkin dapat memuaskan semua pihak, dan sejatinya selalu ada yang puas dan tidak puas.

“Untuk itu, saya berharap kepada semua pihak yang bersengketa nantinya dapat menerima putusan MK tersebut dengan ikhlas dan lapang dada,” jelas Mahfud.

Dan terhadap putusan itu, katanya, hendaknya masyarakat dapat menerimanya, karena persoalan sengketa tahapan pilkada di Aceh sudah dikaji secara mendalam dan komprehensif, sehingga putusannya nanti adalah sesuatu hal yang dilandaskan pada kepentingan penegakan konstitusi di Indonesia.

Ditambahkannya, akhir dari sebuah putusan selalu memiliki konsekuensi antara pihak yang puas dan pihak yang merasa tidak puas, namun justru disitulah letak pentingnya pengadilan.

Bahkan, Mahfud mengutip kaidah usul fiqih “Hukmul haakimu yarfa`ul khilaaf” yang bermakna setiap putusan hakim itu harus diterima sebagai hukum yang menyelesaikan pertentangan.

MK telah mengeluarkan putusan sela atas gugatan yang diajukan TA Khalid dan Fadhullah warga Aceh yang ingin mendaftar sebagai salah satu bakal calon kepala daerah di Aceh.

Dalam gugatannya ke MK, TA Khalid menggugat keabsahan penetapan tahapan penyelenggaraan Pilkada Aceh yang ditetapkan oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh.

Dalam putusan selanya MK memerintahkan kepada KIP Aceh untuk membuka kembali pendaftaran calon kepala daerah yang akan ikut dalam pemilihan bupati, wakil bupati, wali kota, wakil wali kota serta gubernur dan wakil gubernur Aceh dalam pilkada yang akan digelar nanti.

Pada tanggal 18 November lalu, MK kembali bersidang untuk memeriksa berkas perkara dan laporan akhir antara penggugat yakni TA Khalid dan Fadhullah berlawanan pihak tergugat yakni KIP Aceh.

Dan pada Kamis (24/11), MK akan kembali bersidang guna mengeluarkan putusan finalnya terkait dengan perkara dan sengketa yang diajukan keduanya ke MK. [antara]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Soal Larangan Mudik, Kankemenag Kabupaten/Kota se-Aceh Diminta Pantau ASN

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Djulaidi, kembali mempertegas larangan mudik...

17 Tahun Darurat Militer Aceh: Merawat Ingatan Kolektif Dampak Kekerasan

KontraS Aceh menggelar diskusi publik via online Zoom Meeting, Selasa (19/5/2020). Pertemuan ini menguak pengalaman dari sudut pandang pembicara, yakni; Faisal Hadi (Manajer Program...

Update Corona 14 Mei: Kasus Positif Covid-19 di Aceh Tak Bertambah dalam Sepekan Terakhir

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kasus positif terinfeksi virus Corona di Aceh tidak ada penambahan kasus baru dalam sepekan terakahir. Kasus positif Covid-19 terakhir...

Pasien Sembuh dari Covid-19 di Aceh Bertambah Jadi 12 Orang

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Pasien positif Covid-19 asal Bener Meriah berinisial BD (24), dinyatakan telah sembuh. Santri dari Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro, Magetan,...

KONI Aceh Serahkan Bonus untuk Atlet Peraih Medali Pra-PON, Porwil dan SEA Games

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Komite Olahraga Nasiona Indonesia (KONI) Aceh menyerahkan bonus uang tunai kepada para atlet dan pelatih peraih medali di ajang...

More Articles Like This