Friday, February 21, 2020

Makin Pintar, Makin Canggih Korupsinya: Mahfud MD

Must Read

Bea Cukai Sita Barang Ilegal Senilai Rp2,8 Miliar

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Kantor Bea Cukai Aceh berhasil menyita barang ilegal yang masuk ke Aceh senilai Rp2,8...

Yuk, Dukung Syarifah Aulia di Muslimah Beauty 2011

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Syarifah Aulia Fitri (22 tahun), lewat akun twitternya @SroyAlaydrus menulis “Mohon dukungannya utk saya...

Unjukrasa Mahasiswa

Mahasiswa saling baku hantam dengan Satpol PP ketika berunjukrasa menuntut pemerintah pusat merevisi Undang-undang Pemerintahan Aceh di depan gedung...

Serie A bakal Tiru Liga Inggris

ITALIA-Kompetisi Liga Italia Serie A hampir pasti akan berpisah dengan Lega Calcio yang juga membawahi Serie B dan bakal...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Ketua Mahkamah Konstitusi Mohamad Mahfud MD mengaku prihatin dengan kasus korupsi yang marak terjadi belakangan ini. Menurutnya, pelaku korupsi dilakukan oleh lulusan perguruan tinggi yang pintar, tapi tidak memiliki nurani.

Pernyataan itu disampaikan Mahfud ketika menjadi Dies Reader pada Dies Natalis Universitas Syiah Kuala ke-51 di Gedung AAC Dayan Dawood Darussalam, Jumat (31/8). Hadir dalam dies natalis tersebut, Penjabat Rektor Unsyiah Prof Samsul Rizal, Gubernur Aceh Zaini Abdullah, Ketua DPRA Hasbi Abdullah, Staf Ahli Menteri Pertahanan Adnan Ganto, para guru besar dan dosen, serta mahasiswa Universitas Syiah Kuala.

Mahfud menyebutkan, para koruptor yang menilep uang rakyat di Indonesia hampir 95 persen merupakan lulusan perguruan tinggi. “Semakin tinggi pendidikannya, semakin canggih pula (cara) korupsinya,” kata Mahfud.

Menurutnya, selama ini perguruan tinggi di Indonesia hanya memproduksi sarjana, bukan sarjana yang mempunyai intelektualitas dan bernurani. “Banyak sarjana, bukan hanya menjadi beban negara, tapu merusak moral,” sebut bekas Menteri Pertahanan di era Presiden Abdurrahman “Gus Dur” Wahid itu.

Banyak lulusan perguruan tinggi yang menjadi koruptor, sebut Mahfud, dikarenakan sistem dan konsep pendidikan Indonesia yang belum matang. Berdasarkan konstitusi negara, pendidikan itu bertujuan untuk memajukan kehidupan bangsa.

“Bukan hanya mencerdaskan otak manusia. Selama ini, pendidikan hanya dilakukan untuk mencerdaskan otak,” kata dia.

Dalam menyelenggarakan pendidikan, kata Mahfud, pemerintah melupakan konsep mencerdaskan kehidupan bangsa, sehingga terjadi disorientasi.
“Seharusnya mencerdaskan otak dan memuliakan watak,” papar bekas Menteri Kehakiman dan HAM pada era Megawati. “Selama ini, watai tidak diperhatikan, makanya banyak orang yang otaknya pintar, tapi hatinya tidak ada. Akibatnya,banyak sekali muncul garong yang menilep uang rakyat.”

Banyaknya koruptor yang lulusan perguruan tinggi, lanjut Mahfud, karena terjadinya disorientasi pada konsep pendidikan nasional. Untuk itu, ia berharap agar pemerintah menyusun konsep pendidikan yang terintegrasi antara ilmu dan agama.

“Kedua hal ini tidak boleh dipisahkan. Tidak boleh ada sekularisasi pendidikan,” pungkasnya. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Diskusi Quo Vadis Rencana Investasi Aceh, Yuk!

Institute for Strategic and Policy Studies (ISPS) yang berkantor di Jakarta, bekerja sama dengan Aceh Bisnis Club (ABC) Jakarta,...

Wali Nanggroe Bertemu Dubes Uni Eropa Bahas MoU Helsinki

JAKARTA | ACEHKITA.COM - Wali Nanggroe Malik Mahmud Al-haythar bertemu Duta Besar (Dubes) Uni Eropa delegasi untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Vincent Piket, membahas...

Daftar Nama 22 Petugas Haji 2020 Kloter Aceh yang Lolos Seleksi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh mengumumkan 22 nama calon petugas haji Aceh yang lulus dalam seleksi petugas haji...

Busana Rumoh Syar’i di Aceh Wedding Expo 2020 Dapat Pujian dari Ketua DWP

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Aceh, Safrida Yuliani, memuji keindahan busana muslim hasil karya Rumoh Syar'i. Ia terpukau menyaksikan peragaan model yang mengenakan...

Persiraja Resmi Kontrak Pemain Timnas Lebanon Samir Ayass

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Persiraja resmi mengikat kontrak pemain Timnas Lebanon, Samir Ahmed Ayass, selama satu musim. Tanda tangan kontrak pemain untuk slot...

More Articles Like This