Wednesday, April 1, 2020

Mahasiswa Unsyiah Dirikan Posko Tolak Politisasi Kampus

Must Read

FOTO | Punker Menyanyi

Punker yang sedang dibina di Sekolah Polisi Negara (SPN) Seulawah larut dalam bernyanyi bersama, Selasa (20/12). Sebanyak 64 anak...

Pariaman Diguncang Gempa Susulan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melansir data gempa susulan terjadi di Padang Pariaman,...

Peserta Jambaro Kader PKK se-Aceh Adu Kepiawaan Berpidato

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Para kader PKK di Aceh mengikuti perlombaan pidato antar-kader PKK seluruh Provinsi Aceh dalam...

VIDEO — Tergiur Upah Gede, Sopir Nekat Angkut 4,8 Ton Ganja

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Empat warga Aceh Besar ini, M, NS, SF, dan MS, nekat menjadi pengangkut 4,8...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Sejumlah mahasiswa Universitas Syiah Kuala mendirikan Posko Tolak Politisasi Kampus di depan pintu masuk Kampus Fakuktas Ekonomi Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, Jumat (2/12). Posko dibentuk untuk menolak upaya politisasi Universitas Syiah Kuala menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah pada Februari 2012.

Pantauan acehkita.com, posko dibentuk sejak Jumat pagi. Di posko itu dituliskan pamplet “Tolak Politisasi Kampus”. Ini adalah bentuk penolakan sejumlah mahasiswa Unsyiah terhadap upaya penggiringan kampus ‘jantong hate rakyat Aceh’ ke dalam politik praktis. Di depan posko, sejumlah mahasiswa juga terlihat menyampaikan orasi.

“Siapa saja yang berpolitik di Unsyiah harus non-aktif dulu dari PNS atau mengundurkan diri dari jabatannya,” kata Koordinator Lapangan Maulana Rida kepada acehkita.com, Jumat.

Mereka memberikan tenggat bagi dosen dan pejabat di Unsyiah untuk mengundurkan diri paling lambat 15 Desember. Posko pun akan dibuka hingga tanggal tersebut.

Untuk diketahui, Rektor Universitas Syiah Kuala Prof Darni Daud mencalonkan diri sebagai bakal calon gubernur Aceh melalui jalur perseorangan.

Maulana berharap agar rektor dan dosen yang terlibat dalam politik praktis tidak memanfaatkan jabatan dan posisinya untuk menyeret kampus Unsyiah ke jalur politik. “Sekarang banyak dosdn yang berkampanye di dalam ruang belajar. Itu saya kira kurang wajar,” sebutnya.

Ia meminta agar dosen yang melaksanakan kampanye terselubung itu untuk mengundurkan diri. []

3 COMMENTS

  1. Hom hai… ureung yang terdidik mantong ka lagee nya, peu lom yang laen, han jeut tapeugah lee.

  2. ya seharusnya begitu tetapi kebanyakan yang mecalonkan diri menjadi pejabat daerah baik Gubernur maupun Bupati secara sengaja maupun dengan alasan Administrasi telah menerapkan dengan istilah gantung baju. bila tidak lolos terpilih atau menjadi Pejabat Publik maka Baju yang telah di gantung tersebut akan dipakai lagi untuk bekerja sebagai PNS, Dosen dan Rektor. Keu pak Darni pat janji droe neuh..yang akan siap mundur bila mencalonkan diri Sebagai Bakal Calon Gubernur Aceh. Bek Neu bloe KTP Mahasiswa dan Staf di UNSYIAH hai Tgk.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis...

Ruang Outbreak Pinere RSUDZA Dijadikan Tempat Isolasi Pasien COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - RSUDZA Banda Aceh telah memiliki 12 ruang Outbreak Pinere (Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging) pada Selasa (31/3/2020). Ke-12 ruang...

Update Corona di Aceh: 5 Positif, 2 Meninggal, 44 PDP, 797 ODP

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona di Aceh bertambah 177 orang menjadi 797 orang per Selasa (31/3/2020) pukul 15.00...

Cegah Corona, Masjid Raya Baiturrahman Disemprot Disinfektan Sebelum Salat Jumat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Enam belas personel gabungan dari unit KBR (kimia, biologi, radio aktif) Detasemen Gegana Satuan Brimob Kepolisian Daerah Aceh dan...

Cegah Penyebaran Corona, Arab Saudi Hentikan Shalat Berjamaah di Masjid

RIYADH – ACEHKITA.COM – Pemerintah Arab Saudi, hari Selasa waktu setempat (Rabu dini hari WIB), menghentikan sementara pelaksanaan shalat berjamaah di semua masjid negara...

More Articles Like This