Tuesday, May 26, 2020

Mahasiswa IAIN Canangkan Pembentukan Pustaka Gampong di Delima

Must Read

FOTO | Imigrasi Tangkap Imigran Gelap

Imigran gelap asal Bangladesh, Muhammad Makky Rohan (kanan) menutup wajahnya pada saat diliput oleh para wartawan di Kantor Imigrasi...

Duel Persiraja-Persiba Dipentaskan di Lampineung

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Sore ini, Persiraja Banda Aceh akan menjamu Persiba Bantul dalam lanjutan Liga Prima Indonesia....

Bangun Jalan di Gayo Lues, Pemerintah Aceh Alokasikan Anggaran Rp84,5 M

Pemerintah Aceh mengalokasikan anggaran sebesar Rp84,5 miliar untuk pembangunan enam ruas jalan dan satu abutmen jembatan di Gayo Lues....

Foto-foto KMP BRR Gagal Berlabuh

Kapal KMP BRR gagal berlabuh akibat angin kencang yang melanda perairan Ulee Lheue, Banda Aceh. Tali tros pengikat kapal...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

PIDIE | ACEHKITA.COM — Melihat minat baca yang kurang di kalangan anak usia sekolah di Desa Neulop Reubee, Pidie, mahasiswa IAIN Ar-Raniry yang tengah menjalankan pengabdian di desa tersebut, mencanangkan pembentukan pustaka gampong.

Suhaimi, ketua Kuliah Pengabdian Mahasiswa (KPM) di Gampong Neulop, menerangkan, niat tersebut lahir dari observasi pihaknya di desa yang ada di Kecamatan Delima tersebut. “Kita lihat pustaka sudah tidak ada dan minat baca saya dengar sangat kurang,” katanya, Rabu, 13 Oktober 2012.

Keuchik Desa Neulop Fauzan menyebutkan, dulu di desanya telah dibentuk satu unit pustaka gampong. Namun, hal tersebut tidak berlangsung lama. Kesadaran yang kurang dari pengguna pustaka menjadikan pekerjaan mulia tersebut pupus ditengah jalan.

“Kondisinya demikian. Anak-anak disini ramai, namun kondisinya, sampai kelas tiga SD (Sekolah Dasar) ada yang belum bisa membaca,” katanya siang tadi.

“Sebuah alasan, bahwa tertinggalnya masyarakat karena kurang membaca,” tambah Suhaimi.

Kekhawatiran tersebut menggerakkan niat para mahasiswa. Berbekal dukungan dari pemerintah gampong, mereka mengharap pemerintah maupun pihak lain untuk bisa ikut mendukung pihaknya.

“Berbicara fasilitas, mungkin masih sangat kurang. Tapi kan dengan kita coba gerakkan, minimal muncul minat baca sehingga pendidikan terbangun di pusat kecamatan ini,” kata Suhaimi.

Sementara itu, Ketua Komite Sekolah MIS Reubee, Idrus, menyebutkan, pemahaman masyarakat tentang pendidikan di Reubee sangatlah kurang. Dimana, partisipasi untuk memajukan pendidikan dan tanggung jawab kadang masih abai.

“Bahkan ada anggapan pendidikan itu tanggung jawab pemerintah, padahal dirumah juga harus dan itu menjadi tanggung jawab kita semua.”

Suhaimi menyebutkan, pihaknya menerima sumbangan buku dari pihak manapun. Untuk sumbangan, bisa langsung menghubungi Suhaimi di 085276364700. “Kita sendiri yang nantinya akan bawa ke Neulop Reubee, Pidie.” []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Soal Larangan Mudik, Kankemenag Kabupaten/Kota se-Aceh Diminta Pantau ASN

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Djulaidi, kembali mempertegas larangan mudik...

17 Tahun Darurat Militer Aceh: Merawat Ingatan Kolektif Dampak Kekerasan

KontraS Aceh menggelar diskusi publik via online Zoom Meeting, Selasa (19/5/2020). Pertemuan ini menguak pengalaman dari sudut pandang pembicara, yakni; Faisal Hadi (Manajer Program...

Update Corona 14 Mei: Kasus Positif Covid-19 di Aceh Tak Bertambah dalam Sepekan Terakhir

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kasus positif terinfeksi virus Corona di Aceh tidak ada penambahan kasus baru dalam sepekan terakahir. Kasus positif Covid-19 terakhir...

Pasien Sembuh dari Covid-19 di Aceh Bertambah Jadi 12 Orang

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Pasien positif Covid-19 asal Bener Meriah berinisial BD (24), dinyatakan telah sembuh. Santri dari Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro, Magetan,...

KONI Aceh Serahkan Bonus untuk Atlet Peraih Medali Pra-PON, Porwil dan SEA Games

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Komite Olahraga Nasiona Indonesia (KONI) Aceh menyerahkan bonus uang tunai kepada para atlet dan pelatih peraih medali di ajang...

More Articles Like This