Luar Biasa, Ada Perang Gayo Aceh di Bus Transjakarta

0
1096

JAKARTA — Ada perang syair ala Gayo Aceh di Bus Transjakarta. Penyair asal Aceh Fikar W Eda menggelar karya bertajuk “Jakarta Dalam Puisi Didong asal Gayo Aceh di dalam Bus Transjakarta”, rute PGC Cililitan – Grogol.

“Pertunjukan yang akan ditampilkan yakni acara syair dan puisi, yang melibatkan 25 seniman didong dari grup Singkite Ciputat dan Grup Bintang Duta Cibubur,” kata Fikar kepada wartawan di PGC Cililitan (03/06/2012).

Pertunjukan di atas bus Transjakarta ini, menurut Fikar, akan menampilkan seni tradisi syair/puisi didong khas Gayo Aceh.

“Nanti akan menampilkan 20 puisi didong tidak dalam bahasa Gayo, namun Bahasa Indonesia,”tutur Fikar.

Pertunjukan seni ini dilakukan oleh kaum urban dari Gayo dalam merespon kehidupan sosial di Jakarta. Isi pertunjukan nantinya berupa kritisi terhadap masalah-masalah sosial di Jakarta. (Banjir, macet, korupsi dll) melalui kesenian.

Menurut Fikar, Didong adalah sastra tutur dari Gayo, Aceh. Di tanah asalnya, keseniah didong dipertunjukan satu malam suntuk yang dilakukan oleh dua grup didong, masing-masing grup terdiri dari 20 hingga 25 pria dewasa.

Saat ditanya kenapa Pilih Bus Tranjakarta, Fikar menjawab karena Transjakarta merupakan Moda Transportasi Masyarakat Jakarta.

“Di atas busway nanti akan ada perang-perang syair didong antara urbanis Gayo Ciputat dan Cibubur,”ujar Fikar

Di tempat yang sama Koreografer IKJ Sarjono W Kusumo menjawab mengapa pertunjukan dilakukan di dalam bus Trans Jakarta. Ia menjawab bus Transjakarta merupakan simbol metafora sebuah perjalanan urbanisasi dari desa ke kota, bus Transjakarta juga menjadi simbol perjalanan budaya, usaha mencari kehidupan yang baru.

“Acara ini bukan hanya pertunjukan juga kolaborasi dengan kameramen juga seni video,”kata Sarjono kepada wartawan.

Pertunjukan ini merupakan ekspresi seni dan hiburan bagi masyarakat Jakarta khususnya pengguna Transjakarta dari Fikar W Eda yang merupakan mahasiswa Program Pasca Sarjana di Institut Kesenian Jakarta. [tribunnews.com]

ACEHKITA.COM menerima bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund sebesar US$5.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.