Wednesday, May 27, 2020

Lima Nelayan Hilang Belum Ditemukan

Must Read

Sengketa Lahan di Aceh Tamiang, LBH Dampingi Warga Sungai Iyu

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Sebanyak 22 warga Sungai Iyu, Kecamatan Bendahara, Aceh Tamiang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kepolisian...

43 Personel TNI Dipecat Selama 2009

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Sepanjang tahun 2009, jajaran Kodam Iskandar Muda memberhentikan sebanyak 43 personel TNI yang tersangkut...

Inflasi Turun

Suasana kawasan perdagangan Jl. KH. Ahmad Dahlan, Banda Aceh, Rabu (1/7). Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) angka inflasi di...

S.O.S… Selamatkan PSAP

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Prestasi PSAP Sigli, Pidie, benar-benar terpuruk pada musim kompetisi Indonesian Super League ini. Dari...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH |ACEHKITA.COM — Lima nelayan Aceh yang dinyatakan hilang sejak 22 Oktober 2009 lalu, hingga kini belum diketahui keberadaannya. Kelimanya yakni Joni, asal Labuhan Haji, dan tiga nelayan asal Aceh Utara yakni Pawang Subhi, Abu, Rustam, dan salah seorang yang belum diketahui identitasnya.

Data Panglima laot Aceh menyebutkan kelima nelayan tersebut berangkat dari Lampulo dengan menggunakan boat Hendra Hendri untuk memancing ikan Hiu.

”Kebiasaan nelayan kita, jika musim barat memilih mancing Hiu ke perbatasan Thailand dan musim Timur memilih ke perbatasan India,” kata Kepala Riset Dan Media Panglima Laot Aceh, T Muttaqin Mansur, Rabu (20/1). “Kami sudah menyurati Kementrian Luar Negeri RI untuk mengantisipasi jika mereka terdampar di luar negeri,” tambahnya.

Ia mengatakan sejak 2007-2009 sebanyak 58 nelayan asal Aceh terdampar di luar negeri. Sebagian besar terdampar di Thailand, India, dan Myanmar. “53 sudah kembali ke Aceh sedang 5 lagi belum kita ketahui,” ungkapnya.

Menurut Mutaqqin sebagian nelayan itu terdampar karena peralatan yang mereka gunakan masih sangat sederhana, sehingga mengalami kerusakan saat melaut.

Dia berharap Pemerintah Aceh ikut membantu upaya mencari keberadaan korban. Sementara itu bagi keluarga diminta bersabar sambil menunggu pencarian kelimannya. “Kita minta pihak keluarga bersabar untuk menunggu dan berdoa, semoga kelimanya ditemukan selamat,” pintanya. []

Previous articleKunjungi Lokasi Wisata
Next articleRakit Lamno

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Soal Larangan Mudik, Kankemenag Kabupaten/Kota se-Aceh Diminta Pantau ASN

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Djulaidi, kembali mempertegas larangan mudik...

17 Tahun Darurat Militer Aceh: Merawat Ingatan Kolektif Dampak Kekerasan

KontraS Aceh menggelar diskusi publik via online Zoom Meeting, Selasa (19/5/2020). Pertemuan ini menguak pengalaman dari sudut pandang pembicara, yakni; Faisal Hadi (Manajer Program...

Update Corona 14 Mei: Kasus Positif Covid-19 di Aceh Tak Bertambah dalam Sepekan Terakhir

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kasus positif terinfeksi virus Corona di Aceh tidak ada penambahan kasus baru dalam sepekan terakahir. Kasus positif Covid-19 terakhir...

Pasien Sembuh dari Covid-19 di Aceh Bertambah Jadi 12 Orang

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Pasien positif Covid-19 asal Bener Meriah berinisial BD (24), dinyatakan telah sembuh. Santri dari Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro, Magetan,...

KONI Aceh Serahkan Bonus untuk Atlet Peraih Medali Pra-PON, Porwil dan SEA Games

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Komite Olahraga Nasiona Indonesia (KONI) Aceh menyerahkan bonus uang tunai kepada para atlet dan pelatih peraih medali di ajang...

More Articles Like This