Lafarge Berkomitmen Investasi Jangka Panjang di Aceh

0
1375

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Memasuki tahun ke-20 operasi bisnisnya, PT Lafarge Cement Indonesia menggarisbawahi komitmen jangka panjangnya. Hal ini sejalan dengan program Pemerintah Daerah Aceh yang dalam beberapa tahun terakhir, kian gencar menggalakkan promosi investasi untuk menarik investor baru dari luar negeri.

Komitmen ini kembali ditegaskan Country CEO Lafarge Cement Indonesia, Antony Ricolfi, pada saat menerima kunjungan Gubernur Aceh Zaini Abdullah, Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud dan Ketua DPR Aceh Hasbi Abdullah, serta para pejabat lain di jajaran Pemerintahan Daerah Aceh.

“Sejak pertama beroperasi di Indonesia, Lafarge memiliki komitmen jangka panjang yang dibuktikan selama 20 tahun kami hadir di Bumi Serambi Mekah. Lafarge akan tetap dengan komitmen jangka panjang ini. Tak hanya itu, melalui program tanggungjawab sosial perusahaan, Lafarge juga menjalankan program pengembangan masyarakat bagi masyarakat Aceh,” ujar Antony Ricolfi, Country CEO Lafarge Cement Indonesia, di Lhoknga, Aceh Besar, Selasa, 28 Januari 2014.

Sempat terhenti pada tahun 2004 akibat tsunami yang menghantam Aceh, Lafarge memperlihatkan komitmennya dengan melakukan rekonstruksi atas fasilitas produksi usai tsunami. Sesudah pemulihan fasilitas produksi dilakukan, maka pada tahun 2010, Lafarge sudah dapat beroperasi total kembali dengan kapasitas produksi yang lebih besar 20% jika dibandingkan dengan sebelum tsunami.

PT Lafarge Cement Indonesia akan menambah nilai investasi sebagai komitmen jangka panjangnya. Rencananya, Lafarge akan mengembangkan ekspansi bisnis dengan menggelontorkan dana sekitar 35 juta hingga 40 juta Euro.

Saat ini Lafarge tengah mempersiapkan diri mencapai ambisi sebagai perusahaan kelas dunia pada 2015 ini. Pelbagai upaya tengah dilakukan untuk mencapai tujuan itu, di antaranya pengembangan sumber daya manusia, menata biaya produksi, penyaluran CSR kepada masyarakat sekitar perusahaan, dan peningkatan kualitas kesehatan dan keselamatan kerja.

Gubernur Aceh Zaini Abdullah berharap agar Lafarge bisa terus berinvestasi di Aceh. “Kami memberi apresiasi sangat tinggi kepada Lafarge Cement Indonesia yang telah berinvestasi dan tetap beroperasi di Indonesia,” ujar Zaini.

Menurut Gubernur, pabrik semen Lafarge di Lhoknga ini diharapkan dapat memicu investor asing lain untuk menanamkan modalnya di daerah bekas konflik dan tsunami ini.

“Apa yang kita harapkan di Aceh ke depannya adalah hadirnya investasi asing yang lebih banyak lagi, karena situasi saat ini sudah sangat kondusif bagi investasi,” ungkap Zaini. []

ACEHKITA.COM menerima bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund sebesar US$5.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.