Monday, December 9, 2019

Kuburan Massal Korban Tsunami Dipindahkan

Must Read

Tarmizi Karim Tawarkan Kartu Aceh Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Jika Provinsi DKI Jakarta punya program kesehatan yaitu pemberian Kartu Jakarta Sehat, maka Calon...

Malam Ini, Musisi Aceh Pentaskan Tribute to Slank

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Gabungan Musisi Aceh nanti malam (Jumat, 7/12/2012) akan mementaskan tembang-tembang grup Slank untuk menghibur...

Gadis dengan Keterbelakangan Mental Diperkosa 

BANDA ACEH| ACEHKITA.COM - Seorang gadis dengan keterbelakangan mental yang masih berusia 14 tahun asal Desa Garot, Kecamatan Indrajaya,...

61 Jemaah Haji Aceh Berangkat via Embarkasi Medan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Sebanyak 61 jemaah calon haji asal Aceh tidak akan berangkat melalui Embarkasi Banda Aceh....
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Setelah sewindu tsunami, 10 jenazah korban tsunami yang dikuburkan secara massal di belakang rumah seorang warga di Punge Blang Cut, Banda Aceh, akhirnya dipindahkan ke Gampong Lambadeuk, Aceh Besar, Senin (11/3/2013).

Agus Setyadi/ACEHKITA.COM
Agus Setyadi/ACEHKITA.COM
Pemindahan kuburan ini dilakukan setelah pemilik rumah meminta keluarga korban untuk memindahkan kuburan yang berada di belakang rumah mereka. Sebelum tsunami menerjang, rumah itu merupakan milik korban.

“Kemudian rumah ini dijual oleh adik korban kepada Eli. Dan sekarang Eli meminta keluarga korban ini untuk memindahkan kuburan ini karena anaknya sering sakit dan mimpi yang macam-macam,” kata Muhammad Rusdi, salah seorang tetangga korban.

Rusdi mengatakan, beberapa hari pascatsunami, kesepuluh jenazah ini dikuburkan di depan rumah yang kini ditempati Eli itu. Namun setelah tiga tahun tsunami menerjang Aceh, kuburan itu dipindahkan ke belakang rumah.

Dari 10 jenazah, delapan di antaranya merupakan jasad satu keluarga. Sementara dua lainnya tidak diketahui.

Evakuasi pemindahan jenazah ini melibatkan tim Basarnas Banda Aceh, relawan Radio Antarpenduduk Indonesia, dan bantu masyarakat sekitar. “Jenazah ini dipindahkan ke kampung halamannya di Desa Lambadeuk Aceh Besar. Kuburan darurat ini memiliki kedalaman setinggi pinggang orang dewasa,” jelas Rusdi.

Sementara Eli, yang kini menempati rumah itu mengatakan, rumah itu ia beli dari adik korban pada tahun 2008. Namun saat rumah itu dijual, adik korban tidak memberitahu kepada dirinya tentang keberadaan kuburan di belakang rumah itu.

“Kalau tahu ada kuburan di belakang rumah ini, saya tidak akan beli,” kata Eli.

Kesepuluh jasad yang dipindahkan itu adalah Bahruni Ibrahim, Nursalamah, Nurasiah, Lismayani, Nurul Andriani, Ilham Ahadi, Nurhasiah Ulfah, Muhamar Kholis Hidayah. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

KUA Kecamatan Makmur Sosialisasikan Pencegahan Pernikahan Dini ke Siswa

BIREUEN | ACEHKITA.COM - Guna menekan angka pernikahan dini di bawah usia 19 tahun, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan...

Palembang Tuan Rumah Kongres dan Fesmed AJI 2020

Pengurus Nasional Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia akhirnya memilih Kota Palembang sebagai tuan rumah penyelenggaraan Kongres AJI dan Festival Media (Fesmed) Tahun 2020. Keputusan...

KIA Beri Anugerah Keterbukaan Informasi Badan Publik 2019 di Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Komisi Informasi Aceh (KIA) memberikan penghargaan Keterbukaan Informasi Publik 2019 kepada badan publik di Aceh. Pemberian anugerah keterbukaan informasi...

Plt Gubernur Sampaikan Duka Atas Meninggalnya Bupati Aceh Selatan

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya Bupati Aceh Selatan, Azwir. Bupati Aceh Selatan, Azwir, meninggal dunia pada...

Gugatan Pemutusan Akses Internet Papua Berlanjut ke Persidangan

JAKARTA | ACEHKITA.COM — Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta memutuskan gugatan terhadap kebijakan pemerintah terkait pemutusan akses internet di Papua saat kejadian rusuh Agustus...

More Articles Like This