Friday, April 10, 2020

Korban Tsunami Sambangi Kantor Gubernur

Must Read

54 Etnis Rohingya Terdampar di Krueng Geukuh

ACEH UTARA | ACEHKITA.COM -- Sebanyak 54 etnis Rohingya terdampar di perairan Krueng Geukuh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, Selasa...

Donald Trump Menang

RAKYAT Amerika Serikat telah menentukan pilihannya. Mereka memberikan suara terbanyak bagi Donald Trump, calon yang diusung Partai Republik. Taipan...

Jenazah Nowi Chain Ditemukan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Nowi Chain, penyelam yang hilang di Pelabuhan Lhong, Aceh Besar, akhirnya ditemukan, Rabu (7/3)...

30 Warga Pidie Pengguna Narkoba Direhabilitasi

SIGLI | ACEHKITA.COM - Sebanyak 30 warga Kabupaten Pidie yang ketergantungan narkoba telah direhabilitasi oleh Badan Narkotika Nasional (BNN)...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Sekitar dua puluhan korban tsunami yang kini tinggal di barak, berunjukrasa ke Kantor Gubernur Aceh, Senin (28/12). Mereka meminta Pemerintah menertibkan dan mengusut penggunaan rumah bantuan di Mireuk Lamreudeup dan Labuy, Aceh Besar, karena disinyalir banyak ditempati oleh mereka yang tak berhak, bukan korban tsunami.

Ani Mujiani, koordinator aksi, mengatakan, mulanya rumah bantuan yang dibangun di Lamreudeup dan Labuy, diperuntukkan untuk korban tsunami yang tinggal di barak Bakoy, Ulee Lheue, Banda Aceh dan Barak Raider Lambaro, Aceh Besar.

“Tapi waktu kami pindah ke sana, rumah itu sudah diserobot orang,” kata Ani, yang mengaku penghuni barak Bakoy.

Akibat rumah untuk mereka diserobot, kata Ani, puluhan korban tsunami yang belum mendapat rumah terpaksa tinggal di barak.

Di barak Bakoy sendiri, kini penghuninya mulai kelabakan karena pemilik tanah sudah meminta mereka membayar uang sewa.
Ani meminta Pemerintah memperhatikan hal ini.

Tak lama di luar, tiga perwakilan pengunjukrasa diizinkan menemui Wakil Gubernur Muhammad Nazar.
Menanggapi tuntutan pendemo, Nazar berjanji pihaknya akan menertibkannya dan bila diperlukan melibatkan penegak hukum.

“Tapi kita akan duduk rapat dulu dengan BKRA, mantan orang-orang BRR dan juga bupati Aceh Besar dan walikota Banda Aceh,” katanya.

Terkait tanggal rapat, Nazar belum memastikan. “Kita lihat dulu, kapan mereka bisa.”

Nazar tak menampik banyak dugaan penyalahgunaan rumah bantuan. Menurutnya, ini terjadi akibat penyakit sosial yang terjadi di masyarakat dan sangat sensitif.
Usai mendengar janji Wagub, pengunjukrasa pun bubar sekitar pukul 12.30 WIB. []

2 COMMENTS

  1. Sayang that korban tsunami. why doesn’t the indonesian goverment help the survivers of the tsunami? i could feel their hatred toward aceh people. We hate the indonesian goverment like satan! i hope Allah will punish the indonesian goverment. Long live aceh! please free aceh! Allahuakbar!!!!!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Banyak Warga Aceh Belum Peroleh Pengetahuan Terkait COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebagian besar warga di Aceh sampai saat ini disebut belum memperoleh pengetahuan mengenai virus...

Tiga Pasien Positif COVID-19 di Aceh Sembuh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tiga pasien positif corona atau COVID-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Mereka diperbolehkan pulang setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit...

200 Pengemudi Ojek Daring di Aceh Peroleh Bantuan Sembako

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 200 pengemudi ojek daring di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Aceh, memproleh bantuan sembako dari Forum...

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan sembuh dan telah pulang dari...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

More Articles Like This