Sunday, June 7, 2020

Pemerintah Cabut Pembatasan Akses Media Sosial, WA Sudah Bisa Kirim Foto-Video Lagi

Must Read

‘Paman Sam’ Tunggu Lawan Final

AFRIKA SELATAN | ACEHKITA.COM-Amerika Serikat membuat kejutan besar di babak semifinal Piala Konfederasi. Pasukan 'Paman Obama' itu menekuk jawara...

Plt Gubernur Bicarakan Arah Pembangunan Aceh pada Rakonreg RPJMN 2020-2024

Pelaksana tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, membicarakan pembangunan berbasis kawasan, rencana strategis, serta rincian proyek utama yang menjadi rencana...

Bupati Ruslan Ditahan KPK

JAKARTA -- Mantan Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Sabang yang kini menjabat Bupati Bener Meriah, Ruslan Abdul Gani, resmi ditahan...

Dua Jurnalis Aceh Juara Lomba Foto PU

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Dua jurnalis Aceh kembali menoreh prestasi di kancah nasional, setelah berhasil menang dalam lomba...

JAKARTA | ACEHKITA.COM – Mulai pukul 13.00 WIB hari ini Sabtu (25/5), fitur platform media sosial dan pesan instan kembali normal. Layanan pesan instan WhatsApp (WA) sudah bisa berkirim foto dan video. Hal ini seiring pembatasan akses terhadap media sosial telah dicabut oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dengan melakukan normalisasi atas pembatasan sebagian fitur platform media sosial dan pesan instan.

Menteri Kominfo Ridiantara menyampaikan normalisasi atau pengembalian fungsi fitur pengiriman gambar, foto dan video itu diambil karena situasi yang kondusif. “Situasi pasca kerusuhan sudah kondusif sehingga pembatasan akses fitur video dan gambar pada media sosial dan instant messaging (dicabut dan fitur bisa) difungsikan kembali,” sebut Rudiantara dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (25/4).

Baca: AJI: Hormati Hak Publik, Cabut Pembatasan Akses Media Sosial

Menteri Kominfo mengajak semua warganet agar senantiasa menjaga dunia maya dan dipergunakan untuk kegiatan positif. “Saya mengajak semua masyarakat pengguna media sosial, instant messaging maupun video file sharing untuk senantiasa menjaga dunia maya Indonesia. Digunakan untuk hal-hal yang positif,” ujarnya.

Rudiantara juga mengajak warganet Indonesia untuk memerangi hoaks, ujaran kebencian dan provokasi. “Ayo kita perangi hoaks, fitnah, informasi-informasi yang memprovokasi seperti yang banyak beredar saat kerusuhan.”

Lebih lanjut ia menyebutkan, Kementerian Kominfo mendorong masyarakat untuk melaporkan melalui aduankonten.id atau akun twitter @aduankonten jika menemukenali keberadaan konten dalam situs atau media sosial mengenai aksi kekerasan atau kerusuhan di Jakarta.

“Kami mengimbau agar pengguna telepon seluler atau gadget dan perangkat lain segara menghapus pemasangan (uninstall) aplikasi virtual private network (VPN) agar terhindar dari risiko pemantauan, pengumpulan hingga pembajakan data pribadi pengguna,” pungkasnya.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Perjuangan Para Ibu di Aceh Hidupkan Ekonomi Keluarga di Tengah Covid-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Dagangan bakso goreng milik Aswah pernah hampir tidak laku selama sepekan setelah salah satu...

Unmuha, Universitas Swasta Terbaik Di Aceh Versi 4ICU

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) masuk dalam 10 Universitas terbaik di Aceh Alhamdulillah Unmuha memperoleh peringkat 1 PTS se-Aceh, peringkat...

Pemko Banda Aceh Gandeng Unsyiah Gelar Tes Swab Massal untuk 1.300 Warga

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Pemerintah Kota Banda Aceh bekerja sama dengan Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) menggelar tes swab corona yang menyasar sekitar 1.300...

Proxemics

Proxemics Saiful Mahdi* Menurut ahli zoologi Swiss Heini Hediger, hewan menjaga berbagai batasan jaraknya dengan yang lain. Batasan ini tergantung apakah hewan dalam posisi bersiap untuk...

Haul ke-10, Wali Nanggroe Kenang Perjuangan Tgk Hasan Tiro

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Memperingati 10 tahun haul almarhum Paduka Yang Mulia Wali Nanggroe Aceh DR Tgk Hasan Muhammad Di Tiro, Tgk Malik...

More Articles Like This