Monday, September 26, 2022
spot_img

Keurukon Katibul Wali Nanggroe Susun Rancangan Reusam Waliyul ‘Ahdi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Keurukon Katibul Wali Nanggroe dalam pekan ini kembali menyusun rancangan reusam sebagai bagian dari penyempurnaan perangkat kerja Lembaga Wali Nanggroe. Rancangan peraturan pelaksana (reusam) yang disusun kali ini adalah Reusam Wali Nanggroe tentang Waliyul ‘Ahdi.

Tim Penyusun Rancangan Reusam Waliyul ‘Ahdi tersebut diketuai oleh Tgk. H Muhammad Nuruzzahri Yahya dari unsur Majelis Tuha Peut Lembaga Wali Nanggroe, Wakil Ketua Teuku Kamaruzzaman, (Staf Khusus Wali Nanggroe), dan Sekretaris DR. T. Rasyidin (Staf Ahli).

“Kegiatan yang melibatkan seluruh unsur ini sudah dimulai sejak 14 Juli lalu, dan sesuai agenda hari ini (17 Juli) akan diplenokan,” kata Katibul Wali Nanggroe, Usman Umar, dalam siaran pers, Jumat (17/7).

Usman mengatakan, kegiatan penyusuan rancangan Reusam Wali Nangroe tentang Waliyul ‘Ahdi merupakan amanah dari Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 Tentang Pemerintahan Aceh, dan Qanun Aceh Nomor 8 Tahun 2012 tentang Lembaga Wali Nanggroe, sebagaimana telah diubah dengan Qanun Aceh Nomor 9 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Qanun Aceh Nomor 8 Tahun 2012 tentang Lembaga Wali Nanggroe.

Ia merincikan, pada pasal Pasal 4 Qanun Nomor 8 Tahun 2012 disebutkan bahwa susunan Kelembagaan Wali Nanggroe terdiri dari: Wali Nanggroe, Waliyul ‘Ahdi, Majelis Tinggi, Majelis Fungsional; dan Lembaga. Sementara saat ini struktur Waliyul ‘Ahdi masih terjadi kekosongan.

Sedangkan pada pasal 17 ayat 7 di qanun yang sama, sambung Usman, disebutkan bahwa Waliyul ‘Ahdi adalah Pemangku Wali Nanggroe atau orang yang merupakan perangkat kerja Lembaga Wali Nanggroe yang melaksanakan tugas, fungsi dan kewenangan Wali Nanggroe, apabila Wali Nanggroe tidak dapat melaksanakan tugas secara berkelanjutan atau berhalangan tetap.

“Jadi penyusunan Rancanga Reusam Waliyul ‘Ahdi kali merupakan bagian dari proses penyempurnaan perangkat Lembaga Wali Nanggroe. Secara khusus juga untuk membuat dasar pengusulan dalam rangka mempercepat proses pengisian personal Waliyul ‘Ahdi, membuat tata cara pengisian Waliyul ‘Ahdi, dan membuat kriteria pengisian Waliyul ‘Ahdi,” sebutnya.

Ia menyebut, para peserta penyusunan Rancangan Reusam Waliyul ‘Ahdi berjumlah 21 orang yang terdiri dari: Ketua, Wakil Ketua dan Anggota Majelis Tuha Peuet sejumlah tujuh orang, Ketua, Wakil Ketua dan dua anggota Majelis Tuha Lapan, ketua dan Wakil Ketua Majelis Fatwa sebanyak dua orang, empat orang staf khusus Wali Nanggroe, dua orang akademisi dan pakar hukum dari perguruan tinggi yang ada di Banda Aceh, serta satu orang Staf Ahli Keurukon Katibul Wali Nanggroe.

“Selama ini kita mendapatkan banyak desakan agar struktur Waliyul ‘Ahdi segera dapat difungsikan,” ujar Usman.

Menurutnya, setelah rancangan reusam tersebut ditetapkan oleh Wali Nanggroe Aceh Tgk Malik Mahmud Al Haytar menjadi Reusam Wali Nanggroe Tentang Waliyul ‘Ahdi, selanjutnya Wali Nanggroe dapat menunjuk Komisi Pemilihan Calon Waliyul ‘Ahdi dari Unsur Majelis Tuha Peut, untuk kemudian dilakukan proses seleksi Calon Waliyul ‘Ahdi Lembaga Wali Nanggroe.[]

Baca Tulisan Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Stay Connected

0FansLike
21,603FollowersFollow
23,600SubscribersSubscribe
- Advertisement -

TERBARU