Ketika Cinta Bertasbih Diputar di Aceh

0
1842

BANDA ACEH |ACEHKITA.COM – Bagi Anda pencinta film, selama tiga hari ini tak perlu kebingungan mencari bioskop di Banda Aceh. Balai Chik Ditiro, disulap khusus hanya untuk memutarkan film yang diangkat dari novel karya Habiburrahman El Shirazy, Ketika Cinta Bertasbih (KCB).

“Dari awal kita memang sudah ingin sekali agar film ini diputar di Aceh,” kata Public Relation Sinemart Abdul Aziz saat jumpa pers di The Pade Hotel Banda Aceh, Jumat (10/7).

Film KCB akan diputar mulai Sabtu hingga Senin (11-13 Juli) di Gedung Chik Ditiro Banda Aceh. Untuk pemutaran ini, tim Sinemart harus memboyong semua peralatan dari Jakarta agar kualitas suara dan gambar bisa tampil maksi. Pasalnya, tak ada bioskop di provinsi yang menerapkan syariat Islam ini.

Pemutaran KCB perdana ini menghadirkan para pemain KCB, di antaranya Kholidi Asadi Alam yang berperan sebagai Azam, Oki Setiana Dewi (Anna), dan Meyda Safira (Husna). Hadir pula novelis Habiburrahman El Shirazy, yang juga berperan sebagai Ustad Mujad, dalam film yang menceritakan kisah cinta mahasiswa Indonesia di Mesir itu
.
Habiburrahman mengatakan, film ini berusaha mengabungkan nusantara. Salah satu tokoh dalam film ini juga berasal dari Aceh. “Beberapa adegan juga menyuguhkan budaya Aceh, seperti acara pesta perkawinan adat Aceh, serta ada musik pengiring lagu Aceh,” sebutnya.

Sementara Meyda Safira mengatakan, dirinya punya kesan tersendiri tentang Aceh. Meski berdarah Sunda, dia mengaku mempunyai keluarga di Sigli, Pidie. “Saya sangat tertarik dengan Islam dan budayanya, mudah-mudahan bisa dipertahankan,” sebutnya. []

ACEHKITA.COM mendapatkan bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund sebesar US$5.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.