Tuesday, April 7, 2020

Kepala Dinas Kehutanan Diperiksa Polisi

Must Read

Dinas Kesehatan Jamin Stok Tamiflu

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Dinas Kesehatan Aceh menyatakan persediaan obat tamiflu bagi pasien terinfeksi virus H1N1 atau flu...

Galaxy Note 6 Akan Diluncurkan Sebulan Sebelum iPhone 7

SAMSUNG Galaxy Note 6 bakal menjadi salah satu perangkat paling ditunggu-tunggu pada pertengahan tahun ini. Kehadirannya diramalkan akan berbarengan...

Warga Bersihkan Krueng Daroy

ACEHKITA.COM, BANDA ACEH - Wakil Wali Kota Banda Aceh Zainal Arifin ikut bergotong-royong bersama warga membersihkan Krueng Daroy. Titik pembersihannya...

14 Kapal Layar Parade di Sabang

SABANG | ACEHKITA.COM – Sebanyak 14 kapal layar (yacht) melakukan parade di Laut Pulau Weh, Minggu, (29/4/2018), sebagai bagian...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Aceh Hanifah Affan, diperiksa Direktorat Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polda Aceh terkait kasus pembersihan lahan di Desa Seunebok Bayu, Kecamatan Indra Makmur, Aceh Timur.

Kabid Humas Polda Aceh, Komisaris Besar Farid Ahmad menyebutkan, pihaknya memeriksa Hanifah Affan selaku kuasa penguna anggaran proyek pembersihan lahan (land clearing) senilai lebih dari Ro 3 milyar di kabupaten tersebut. Dia masih dijadikan sebagai saksi.

“Dia diperiksa sejak jam 10.00 pagi, penyidik baru menanyakan 16 pertanyaan dari 50 pertanyaan yang disiapkan, pemeriksaannya bisa sampai dua hari,” kats Farid Ahmad, Senin, (29/6).

Selain Hanifah Affan, Polisi juga memeriksa Hudayah, pejabat Dinas kehutanan dan perkebunan Aceh, yang bertugas melakukan evaluasi dan monitoring kegiatan pembukaan lahan tersebut.

“Masih banyak yang akan kita periksa dalam kasus ini, sejauh ini baru 9 orang yang sudak kita periksa, termasuk kepala dinas kehutanan Aceh Timur,” sebutnya.

Pekan lalu, polisi menangkap Saifuddin, direktur CV Bumi Pantai Lestari, yang menjadi penanggung jawab proyek pembersihan lahan dari Dinas Kehutanan dan Perkebunan Aceh. Perusahaan itu, melakukan penebangan hutan di luar kontrak pembersihan lahan.

“Di dalam kontrak, lahan yang dibersihkan hanya 500 hektar, ternyata perusahaan itu juga menebang 100 hektar hutan di luar kontrak land clearing,” katanya. []

Previous articleKAMMI Protes Anggota Dewan
Next articleProtes

4 COMMENTS

  1. Ini hanya sebagian kecil dari kejahatan lingkungan yang terungkap ke publik, dalam hal ini apresiasi sepatutnya untuk polisi kita berikan, Dengan menjunjung tinggi azas praduga tak bersalah biarlah proses hukum yang menjawab persoalan ini hingga tuntas.
    Ada banyak lagi kasus kasus serupa di aceh,kita harapkan tentunya dengan dukungan semua pihak polisi dan pihak terkait dapat terus melakukan upaya penindakan hukum bagi siapa saja yang tersalah dalam pengrusakan hutan dan lingkungan..lestari

  2. jika dia terbukti bersalah maka hukuman yang cocok adalah dipenjara dan di cambuk depan rakyat aceh

  3. Kasihan lahan Semakin Kritis,,anak cucu kita dimasa mendatang hanya bisa menikmati keraknya saja…..

  4. saya minta tolong berita ini dikirimkan ke email saya. wartawan information coruption wacth. trim’s

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Tiga Pasien Positif COVID-19 di Aceh Sembuh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tiga pasien positif corona atau COVID-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Mereka diperbolehkan pulang setelah...

200 Pengemudi Ojek Daring di Aceh Peroleh Bantuan Sembako

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 200 pengemudi ojek daring di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Aceh, memproleh bantuan sembako dari Forum...

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan sembuh dan telah pulang dari...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

More Articles Like This