Friday, February 28, 2020

Kata Mereka tentang Zaini-Muzakir

Must Read

DATA | Mencoblos di Bawah Laras Senapan

PENGANTAR REDAKSI: Saat itu, Pemilu legislatif tahun 2004, tetap digelar meski saat itu Aceh sedang konflik dengan status Darurat...

Generasi Muda Aceh, Menulislah

“Untuk mengenal dunia, maka membacalah, untuk dikenal dunia, maka menulislah”. Ini bukanlah sebuah kalimat hiburan, tetapi kalimat yang punya...

Malam Pertama, Jemaah Tarawih Membludak

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Umat Islam di Aceh memadati masjid-masjid dan meunasah untuk melaksanakan ibadah salat tarawih malam...

Polisi Rampas Kamera Jurnalis

Unjuk rasa mahasiswa Aceh menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di Banda Aceh diwarnai aksi perampasan kamera jurnalis...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Mengenakan rompi hitam bercorak merah, Muzakir Manaf menghipnotis ribuan massa yang datang ke arena kampanyenya di pelataran parkir Stadion Harapan Bangsa Banda Aceh, Senin (2/4).

Agus Setyadi/ACEHKITA.COM
Kepada para pendukungnya, Muzakir berjanji banyak hal: mulai dari pembangunan infrastruktur pendaratan ikan bagi nelayan, pendidikan gratis mulai dari taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas, pengobatan gratis, kredit mudah-bunga ringan, hingga perbaikan taraf kesejahteraan masyarakat.

Calon wakil gubernur ini juga berjanji akan memperjuangkan seluruh butir kesepakatan damai antara Pemerintah Indonesia dengan Gerakan Aceh Merdeka di Helsinki, 15 Agustus tujuh tahun silam. Langkah awal yang akan dilakukan, begitu Muzakir, adalah menuntaskan pengaturan pembagian hasil minyak dan gas antara Pusat-Aceh dengan porsi 30 persen (pusat) banding 70 persen (Aceh).

Berkali-kali, massa meneriakkan yel-yel “hidup zikir”, “hidup Partai Aceh”. Zikir adalah akronim dari Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf. Massa semakin panas ketika bekas panglima Gerakan Aceh Merdeka ini mengkritisi program Jaminan Kesehatan Aceh yang mulai berlaku pada masa pemerintahan Irwandi Yusuf-Muhammad Nazar.

Menurut Muzakir, program kesehatan gratis itu bukanlah milik Irwandi seutuhnya, seperti klaimnya selama ini. “Itu berkat perjuangan kader-kader Partai Aceh yang berada di DPRA,” kata Muzakir disambut histeris ribuan pendukungnya.

Muzakir bilang, Irwandi tak berhak mengklaim program JKA dengan memasang foto dirinya di kartu berobat itu. “Kini, masyarakat bisa berobat gratis tanpa perlu kartu yang ada foto dia,” ujarnya.

Di antara kerumunan, sejumlah massa berteriak soal penyediaan lapangan kerja. “Beri kami lapangan kerja,” kata seorang peserta kampanye. Suaranya hilang ditelan teriakan “hidup Zikir”, “hidup PA” yang menggema pada sore itu.

Dalam kampanye itu, Muzakir tak menyinggung soal penyediaan lapangan kerja untuk mengurangi angka pengangguran di Aceh. Hanya saja, Zaini Abdullah yang tampil sebelum Muzakir Manaf menyebutkan bahwa pasangan ini akan berupaya meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat Aceh.

Lalu, bagaimana pendapat masyarakat terhadap pasangan yang pernah menolak mendaftar pada pilkada ini?

“Pasangan ini cocok untuk menjadi pemimpin Aceh,” kata Sulaiman, seorang warga yang datang dari Aceh Besar.

Agus Setyadi/ACEHKITA.COM
Menurut Sulaiman, Zaini dan Muzakir merupakan kandidat yang berasal dari Gerakan Aceh Merdeka yang paham betul tentang butir-butir kesepakatan damai, MoU Helsinki. “Hanya pasangan ini yang mengerti,” kata dia kepada acehkita.com.

MoU Helsinki adalah nota kesepahaman bersama antara Indonesia dan GAM ketika bersepakat untuk mengakhiri perang tiga dekade di Aceh. Dalam kesepahaman itu diatur sejumlah hal, antara lain pembagian kewenangan (baca: kekuasaan) antara Jakarta dengan Aceh; bagi hasil migas 70:30 persen, dan Aceh berhak mengatur pemerintahannya sendiri.

Bagi Sulaiman, Zaini Abdullah yang lama menetap di luar negeri menjadi modal untuk membangun Aceh yang lebih baik di masa mendatang.

Hal senada dikemukakan Umar. “Lima tahun Aceh dipimpin orang lain. Kami belum merasakan kesejahteraan,” kata Umar. Ia juga datang dari Aceh Besar.

Umar hakul yakin pasangan Zaini-Muzakir mampu menyejahterakan rakyat. “Saya menginginkan perubahan. Karena itu mendukung mereka,” lanjutnya.

Saifuddin berbeda pendapat dengan dua peserta kampanye tadi. Menurut Saifuddin, usai Zaini yang sudah teramat tua tidak efektif lagi memimpin Aceh. Zaini berusia 72 tahun.

“Beliau sudah tua sekali. Apakah ia sanggup berpikir untuk Aceh ke depan?” tanya Saifuddin.

Bagaimana dengan Muzakir? Menurut Saifuddin, Muzakir tak punya modal yang cukup untuk memimpin Aceh. “Apakah ia tahu cara memimpin? Menurut saya, mereka tak layak memimpin Aceh,” kata dia.

Saifuddin datang ke arena kampanye hanya ingin mengetahui program-program yang disampaikan pasangan ini. “Hanya untuk meramaikan,” ujarnya. []

18 COMMENTS

  1. ngen so meuprang??? Kapike aceh nyoe ata PA???? rakyat yg pileh hay,,,,jadi so manteng yg menang nyan pilihan rakyat.

  2. yanmar, nyan yg beutoi, 5 thon yg ka rugoe aceh di pimpin lee urueng yg hana tupue peukara MOU

  3. Zikir nyo zikir jeh. Irwandi nyo irwandi jeh, yg betoi so yg na jok proyek nyan keuh nyan ta top oke!

  4. Bangsa long yang mulia ban sigom donya.Assalamualaikum ww. Han tercapai hasrat utk mewujudkansaboh masyarakat yang adildan saboh nanggro yang aman makmu melainkan ngeon lebeh dilee membentuk masyarakat aceh udep berteraskan islam. rasulallah saw,menyadari hakikatnyo berpandukan petunjuk dari Allah swt.Pembentukan individu individu muslim aceh yang sebenarnya merupakan usaha nomor satu yang mesti di selesaikan dengen segera,menurut ajaran Allah swt.Pembentukan nyo bertujuan mengubah sifeut masyarakat aceh yang hampir menuju kepada sekularisme kepada yang digelar muslim sejati. Dari muslim menuju kepada mukmin,yang faham agama islam,yang akan menghayati seluruh ajaran islam kaffah mengikuti sunnah rasulallah saw dan para sahabatnya. disamping berusaha supaya nilai nilai hidup islam udep dan menjadi kenyataan di dalam masyarakat aceh khususnya.yakin hanya Allah saja yang berkuasa, uwang,kantor,kebun,rumah besar,purumoh chantek,mobil mewah,mandum benda benda nyo hana kuasa untuk bri mudharat dan munafaat. Ynag bri mudharat dan munafaat hanya Allah swt rabbaal alamin.

  5. pang tibang jameun kon kana,peu lom antek2 pang tibang…nyan kapatot that dipecat..nyoe irwandy meuphom MoU helsinky nyan baro jeut takheun carong,nyoe laa tan jiteupeu jieh nyan n lalee bak peuhabeh peng nanggroe pakiban tameupeuek pemimpin,ureung galak peujeut droe keu peumimpin harem tapileh..nyoe hn meuphom neujak meureuno polem beh,bek ata kaleuh neuhah…

  6. pilkada katoe le that yg janji2 kosong para cagub.na yg na sikula dan na yg hana sikula para kandidat cagub.na yg na ilmu kepemimpinan na yg hana alias bangai. cuma satu saja plihan yg hana salah yaitu shalat minta petunjuk pada Allah yg mana harus kita coblos. dan insyaallah Allah akan memberikan pilihan pada kita.

  7. Bagi loen peu njang dipeugah buet jaini muzakir manaf hana seupaham karna ureung njan kon kheun droe jih njan mamandum heut malek mahmud,jih keuh (malek mahmud)biang di aceh seumeupoh droe keudroe, peucat kiban galak droe peu njan aceh jih…..?

  8. Zaini dan Muzakir menyeuk jeut Gebenur Atjeh, hana can sagai Atjeh utk ke depan. Krn janti leu tah , peng 1 juta per KK, Peng migas panen lau.

  9. Doto zaini dengan usia yg sdh menua, sudah pasti tak selincah kijang. Mualem mantan panglima sangat tidak cocok utk menjadi penjabat gubernur. Sudah menjadi rahasia umum, mualem hanya memenuhi hasrat mentro malek, yg memamfaatkan masa mualem. mentro merasa ketakutan jika kandidatnya kalah bersaing dengan irwandi, sperti terjadi pada tahun 2006 ( H2O yg diusung mentro kalah popularitas dengan irwandi). Siapa yg menang cagub/cawagub di aceh tahun 2012 ? Sdh pasti doto zaini dan mualem. Banyak pengamat secara terselubung memprediksi bahwa aceh tdk akan lebih baik jika kedua org ini menjadi penguasa.

  10. hidup orang aceh yang damai berakhlaq mulia .hidup kebebasan orang aceh memilih pemimpin tanpa paksaaan dan intimidasi.kami secara pribadi salut pd pak saifuddin,cerdas dan berfikir maju tanpa emosi dan kepentingan pribadi smg kita semua berfikir seperti pak saifuddin.

  11. benar seperti komentar sulaiman,aceh tidak butuh program terlalu muluk yang aceh butuh aqidah yang kuat akhlaq mulia HANYA ITU KEMULIAAN ACEH SERAMBI MEKKKAH bukan kekerasan dan cacimaki hasut2an seperti yang sedang berlaku selama ini.semoga ALLAH SWT memberi kepada kita semua.amin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Jajan Pakai Uang Palsu, Dua Warga Aceh Ditangkap Polisi

LHOKSEUMAWE | ACEHKITA.COM - Dua warga Aceh ditangkap polisi di Kota Lhokseumawe, setelah jajan makanan dan minuman dengan uang...

Diskusi Quo Vadis Rencana Investasi Aceh, Yuk!

Institute for Strategic and Policy Studies (ISPS) yang berkantor di Jakarta, bekerja sama dengan Aceh Bisnis Club (ABC) Jakarta, dan Donya Ekonomi Aceh (DEA),...

Wali Nanggroe Bertemu Dubes Uni Eropa Bahas MoU Helsinki

JAKARTA | ACEHKITA.COM - Wali Nanggroe Malik Mahmud Al-haythar bertemu Duta Besar (Dubes) Uni Eropa delegasi untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Vincent Piket, membahas...

Daftar Nama 22 Petugas Haji 2020 Kloter Aceh yang Lolos Seleksi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh mengumumkan 22 nama calon petugas haji Aceh yang lulus dalam seleksi petugas haji...

Busana Rumoh Syar’i di Aceh Wedding Expo 2020 Dapat Pujian dari Ketua DWP

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Aceh, Safrida Yuliani, memuji keindahan busana muslim hasil karya Rumoh Syar'i. Ia terpukau menyaksikan peragaan model yang mengenakan...

More Articles Like This