Kasus Masih Bertambah, Satgas Covid-19 Aceh Ingatkan Warga Pedomani Tausiah MPU

Banda Aceh Perketat dan Perluas Area Razia Prokes Tekan Penyebaran COVID-19
Razia protokol kesehatan di Kota Banda Aceh, Aceh. (Foto: Abdul Hadi/acehkini)

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Kasus corona di Aceh masih terus bertambah hingga sehari menjelang Ramadhan 1442 Hijriah. Kasus positif terkonfirmasi Covid-19 bertambah sebanyak tujuh orang pada Minggu (11/4). Dengan demikian, saat ini tercatat ada 1.538 pasien Covid-19 dalam perawatan atau kasus aktif.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani, menyampaikan perlu upaya bersama untuk mencegah penularan virus corona selama bulan Ramadhan, sesuai Taushiah MPU Aceh Nomor 2 Tahun 2021 tanggal 11 Syakban 1442 H.

“Tausiah MPU Aceh tersebut seyogianya menjadi pedoman kita bersama,” ujar pria yang akrab disapa SAG itu dalam keterangan tertulisnya, Minggu (11/4) malam.

Menurut SAG, apabila semua lapisan masyarakat mentaati butir Tausiah MPU Aceh, Insya Allah penularan dan penyebaran virus corona selama bulan suci Ramadhan dapat terhambat.

Ia menambahkan, isi Tausiah MPU Aceh tersebut sangat menuntun segenap lapisan masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat dalam masa Pandemi Covid-19, seperti menjaga jarak fisik (physical distancing), menjaga jarak sosial (social distancing), dan menjaga kebersihan diri dan kebersihan lingkungan.

SAG menambahkan, Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh telah mengeluarkan Tausiah Nomor 2 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Ibadah Bulan Ramadhan dan Kegiatan Keagamaan Lainnya Tahun 1442 H. Tausiah bertajuk 11 Syakban 1442 H itu memuat delapan butir, dan tiga di antaranya terkait langsung dengan pencegahan Covid-19.

Dalam tausiahnya, MPU Aceh meminta pengurus dan pengelola rumah ibadah untuk menciptakan kenyamanan beribadah dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

MPU Aceh juga meminta kepada setiap komponen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan diri, keluarga, dan lingkungan, serta menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi makanan halal, baik, dan bergizi.

Selanjutnya MPU Aceh juga meminta kepada setiap komponen masyarakat untuk tidak melaksanakan kegiatan keramaian seperti duduk berkumpul-kumpul bersama di jalan, buka puasa bersama, sahur bersama, safari subuh dan lainnya.

“Tiga butir tersebut terkait langsung dengan upaya bersama-sama masyarakat untuk memutuskan penularan virus corona di bulan suci Ramadhan ini,” kata SAG.

Update Kasus Corona di Aceh

Selanjutnya, SAG melaporkan kondisi terakhir Pandemi Covid-19 di Aceh per 11 April 2021. Secara akumulatif, kasus Covid-19 di Aceh sudah tercatat sebanyak 10.082 kasus/orang. Para penyintas yang sudah sembuh sebanyak 8.142 orang. Pasien dirawat sebanyak 1.538 orang, dan kasus meninggal dunia sebanyak 402 orang.

Ia menyebutkan ada penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 sebanyak tujuh orang, meliputi warga Kabupaten Aceh Tamiang, Kota Lhokseumawe, dan warga Kabupaten Pidie, masing-masing dua orang. Satu orang lainnya tercatat sebagai warga Kabupaten Bireuen.

“Kasus sembuh tidak ada penambahan, begitu juga kasus meninggal dunia,” ujarnya. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.