Sunday, March 29, 2020

Karyawan Bank Aceh Peroleh Santunan

Must Read

Lhokseumawe Deflasi 1,53 Persen

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh menyebutkan, Kota Lhokseumawe mengalami deflasi sebesar 1,53 persen pada...

Donald Trump Menang

RAKYAT Amerika Serikat telah menentukan pilihannya. Mereka memberikan suara terbanyak bagi Donald Trump, calon yang diusung Partai Republik. Taipan...

Ini Penyebab Banjir Bandang Versi Walikota Sabang

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Sejumlah desa di dua kecamatan di Sabang dilanda banjir bandang pada Selasa (27/12) dinihari....

Usai Dicambuk, Perempuan Ini Pingsan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Kejaksaan Negeri Langsa mengeksekusi hukuman cambuk terhadap delapan pelaku pelanggaran syariat Islam di kota...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Gubernur Zaini Abdullah menyantuni keluarga Yudesri, karyawan Bank Aceh yang meninggal dalam kebakaran kantor pusat bank tersebut Rabu lalu, senilai Rp100 juta.

Santunan itu diserahkan Gubernur Zaini saat berkunjung ke rumah duka di Desa Cot Lamkeuweueh, Kecamatan Meuraxa, Jumat (24/4/2015). Santunan diterima oleh istri korban. Santunan juga berasal dari perusahaan jaringan IT Bank Aceh, PT. Kolega Inti Pratama.

Gubernur Zaini berharap agar istri dan keluarga Yudesri tabah menghadapi musibah yang menimpa Yudesri.

Direktur Utama Bank Aceh Busra Abdullah menyatakan, Yudesri akan memperoleh gaji penuh selama setahun ke depan, serta pelbagai santunan lain.

“Biasa untuk karyawan yang meninggal diberi gaji penuh selama enam bulan, tapi untuk Yudesri karena meninggal saat bertugas akan kami berikan selama setahun,” kata Busra.

Rabu lalu, Yudesri menghembuskan nafas terakhirnya setelah terjebak dalam kobaran api yang menghanguskan kantor pusat Bank Aceh di Jalan Teungku Daud Beureu-eh, Kuta Alam. Belum diketahui penyebab kebakaran.

Polisi telah memeriksa empat saksi terkait kebakaran usai salat subuh tersebut. Kepala Bidang Humas Polda Aceh AKBP Teuku Saladin menyebutkan, mereka yang dimintai keterangan adalah petugas satuan pengamanan dan polisi.

Polisi belum mengetahui penyebab kebakaran. Mabes Polri mengirimkan tim Pusat Laboratorium Forensik untuk menyelidiki musabab kebakaran yang menghanguskan gedung tiga lantai itu. []

GHAISAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Cegah Corona, Masjid Raya Baiturrahman Disemprot Disinfektan Sebelum Salat Jumat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Enam belas personel gabungan dari unit KBR (kimia, biologi, radio aktif) Detasemen Gegana Satuan...

Cegah Penyebaran Corona, Arab Saudi Hentikan Shalat Berjamaah di Masjid

RIYADH – ACEHKITA.COM – Pemerintah Arab Saudi, hari Selasa waktu setempat (Rabu dini hari WIB), menghentikan sementara pelaksanaan shalat berjamaah di semua masjid negara...

Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Pemerintah Aceh Liburkan Sekolah Mulai Besok

Mengantisipasi meluasnya penyebaran virus corona atau Covid-19, Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah, meliburkan sekolah-sekolah di bawah kewenangan Pemerintah Aceh, mulai besok, Senin (16/3/2020). Penegasan...

Biaya Haji Aceh 2020 Rp 31.454.602, Termurah se-Indonesia

Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 1441 H/2020 untuk Jamaah Calon Haji asal embarkasi Aceh sebesar Rp 31.454.602 per jamaah, sedangkan besaran Bipih 1441 H/2020...

Persiraja Jadi Klub Pertama di Liga 1 2020 yang Didenda Komdis PSSI

Komite Disiplin (Komdis) PSSI mengeluarkan keputusan dari hasil sidang yang dilakukan pada Senin (9/3/2020) lalu. Ada 3 hukuman yang diberikan buat klub dan individu...

More Articles Like This