Wednesday, December 11, 2019

Kalah dari Persik Kediri, Persiraja Masih Punya Satu Peluang Lolos Liga 1

Must Read

Kini, Jurnalis Warga Bisa Gabung AJI

JAKARTA | ACEHKITA.COM -- Kongres IX di Bukittinggi, Sumatera Barat, menjadi babakan baru bagi Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia....

Evakuasi Korban

Tim SAR bersama warga mengevakuasi mayat Suryadi pegawai BRI Aceh Tenggara yang tewas terseret arus Sungai Alas...

Asing Mulai Bantu Padang

JAKARTA | ACEHKITA.COM -- Pihak luar negeri mulai membantu korban gempa di Sumatera Barat dan Jambi. Setelah sebelumnya World...

Jokowi Banggakan Bisnis Kaesang Pada Pemuda Aceh

Banda Aceh - Presiden Joko Widodo didampingi Iriana saat berkunjung ke Aceh menyempatkan diri ngobrol bareng kaum milenial Aceh...

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Peluang Persiraja Banda Aceh untuk promosi ke Liga 1 masih terbuka kendati kalah adu penalti dengan Persik Kediri, Jumat malam (22/11). Dengan catatan, tim Lantak Laju harus mampu mengalahkan Sriwijaya FC dalam laga perebutan tempat ketiga Liga 2 2019 pada Senin (25/11).

Persiraja harus menunda ambisinya untuk langsung lolos ke Liga 1 musim depan. Anak asuh pelatih Hendri Susilo ini ditaklukkan Persik Kediri melalui drama adu penalti 4-5, setelah bermain 0-0 di waktu normal dan perpanjangan waktu dalam laga semifinal.

Laga antara Persik Kediri kontra Persiraja berlangsung seru. Kedua tim tampil saling menyerang. Di laga yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Jumat malam (22/11), banyak peluang yang dihasilkan kedua tim namun belum membuahkan gol hingga pertandingan di waktu normal usai.

Saat adu penalti, Persiraja kurang beruntung setelah tendangan dua pemainnya gagal mengoyak jala gawang Persik Kediri. Adu penalti berakhir dengan skor 4-5 untuk Persik Kediri. Persik memastikan satu tiket promosi dan bersiap merebut trofi Liga 2 2019 melawan Persita Tangerang.

Pelatih Persiraja, Hendri Susilo, mengatakan timnya sudah bermain bagus, namun keberuntungan ada di pihak Persik Kediri. “Banyak peluang yang tidak kita maksimalkan. Saya respek kepada pemain yang konsisten bermain di 2 x 45 menit maupun 2 x 15 menit. Hanya saja kita kurang beruntung. Selamat untuk Persik,” ujar Hendri.

Hendri menyebut dirinya akan segera fokus menghadapi Sriwijaya FC pada perebutan tempat ketiga guna meraih satu tiket promosi ke Liga 1. Ia menilai peluang Persiraja dan Sriwijaya FC sama-sama besar. Apalagi Sriwijaya FC bukan lawan yang asing bagi Persiraja. Karena kedua tim sudah pernah bentrok di babak penyisihan wilayah barat dan babak 8 besar.

Duel Persiraja kontra Sriwijaya FC di partai perebutan tempat ketiga akan menjadi pertemuan keempat kali di Liga 2 musim ini. Pada pertemuan pertama keduanya di kandang Sriwijaya FC, Persiraja kalah 1-0. Namun pada pertemuan kedua Persiraja, giliran Sriwijaya FC yang kalah 1-0. Terakhir pertemuan kedua tim di babak 8 besar berlangsung imbang dengan skor 0-0.

“Saya pikir tidak ada masalah melawan Sriwijaya, yang jadi masalah recovery pemain. Kita akan mengembalikan kebugaran pemain. Karena kita punya peluang yang sama dengan Sriwijaya untuk memenangkan pertandingan dan lolos ke Liga 1,” tutur Hendri.

Sesuai jadwal yang sudah dirilis PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator kompetisi, laga perebutan tempat ketiga Liga 2 antara Persiraja kontra Sriwijaya FC dijadwalkan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Senin (25/11) pukul 15.00 WIB.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

LPSK: Saatnya Pemerintah Selesaikan Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu

JAKARTA | ACEHKITA.COM — Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) berpendapat inilah saatnya negara...

Aceh Butuh Tenaga Non-kependidikan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Majelis Pendidikan Aceh (MPA) melakukan Focus Group Discussion (FGD) hasil kajiannya tentang Tenaga Kependidikan Non Guru SMA/SMK dan Madrasah...

5 Pelari ‘Run To Care’ Anak Aceh Telah Selesaikan 250 Km

Memori perjuangan anak Aceh, menggerakkan kaki lima pelari Run To Care untuk lakukan misi kebaikan. Nicky Hogan, Carla Felany, Gatot Sudariyono, Vonny Anggraini, dan...

Mengabdi di Pedalaman Aceh, Sulastri Terima Penghargaan Guru Inspiratif dari Menag

Kepala Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Kala Wih Ilang, Sulastri mendapat penghargaan dari Menteri Agama RI dalam acara Ekspose Kompetensi dan Profesionalitas Guru Madrasah 2019....

Ambil Video acehkita dan acehkini, EO Festival Danau Lut Tawar Minta Maaf

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Event Organizer (EO) Bima Rakan Sejahtera (BRS), yang menjadi panitia pelaksana Festival Danau Lut Tawar 2019 meminta maaf atas...

More Articles Like This