Wednesday, April 8, 2020

Jilbab Jadi Seragam Resmi Polisi Skotlandia

Must Read

PLN Kebut Pemasangan Tower Darurat

ACEH UTARA | ACEHKITA.COM -- Petugas PLN terus mengebut pembangunan tower darurat di Desa Matang Sijuek Barat, Kecamatan Baktiya,...

FOTO | Razia Busana

Polisi Syariah menasehati warga yang diduga melanggar Qanun No 11/2002, tentang Aqidah, Ibadah dan Syariat Islam dalam razia di...

Hotel Tidak Rayakan Tahun baru

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Pihak hotel di Banda Aceh menegaskan tidak merayakan malam pergantian Tahun Baru Masehi. Hal...

AYF Minta Pemuda Tidak Dikekang

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Peluhan pemuda yang tergabung dalam Aceh Youth Forum (AYF), Rabu (28/10) siang, menggelar aksi...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

SKOTLANDIA — Kepolisian Skotlandia akhirnya menjadikan hijab atau jilbab sebagai bagian dari seragam resmi personel polisi setempat. Keputusan ini diambil untuk menghormati polisi wanita yang beragama Islam.

Sebelum menjadikan hijab sebagai bagian dari seragam resmi, Kepolisian Skotlandia sudah membolehkan polwan berseragam islami, namun harus mendapat persetujuan dari kepala polisi. Tapi kini, hijab menjadi bagian dari seragam resmi.

Polisi Skotlandia menyebutkan, kebijakan ini diambil sebagai bagian dari menghormati umat Islam dan upaya institusi kepolisian untuk membuat mereka lebih “mewakili” komunitas yang dilayani.

“Saya senang untuk membuat pengumuman ini dan menyambut dukungan dari komunitas Muslim, dan masyarakat luas, serta petugas polisi dan staf. Seperti banyak sektor lain, terutama di sektor publik, kami bekerja untuk memastikan layanan kami adalah wakil dari masyarakat yang kami layani,” kata Kepala Polisi Phil Gormley, seperti acehkita.com kutip dari Daily Mail, Rabu (24/8/2016).

Keputusan ini disambut baik oleh Asosiasi Polisi Muslim Skotlandia (Scottish Police Muslim Association, SPMA), sebuah organisasi yang dibangun sejak 2010 untuk mendekatkan diri dengan komunitas Muslim.

“Ini suatu langkah positif ke arah yang benar,” kata Ketua SPMA Fahad Bashir.

Kebijakan ini juga didasari pada keinginan Kepolisian Skotlandia mengajak warga Muslim untuk masuk polisi. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Tiga Pasien Positif COVID-19 di Aceh Sembuh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tiga pasien positif corona atau COVID-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Mereka diperbolehkan pulang setelah...

200 Pengemudi Ojek Daring di Aceh Peroleh Bantuan Sembako

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 200 pengemudi ojek daring di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Aceh, memproleh bantuan sembako dari Forum...

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan sembuh dan telah pulang dari...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

More Articles Like This