Wednesday, May 27, 2020

Jelang Puasa, Harga Barang Naik

Must Read

LBH Tolak 5 Rancangan Qanun

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Lembaga Bantuan Hukum Banda Aceh menolak lima rancangan qanun yang sedang dibahas di DPR...

Komunitas Motor Pulsar Touring ke Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Puluhan pecinta sepeda motor produksi Bajaj yang tergabung dalam Pulsar Owner (Power) Indonesia melakukan...

FOTO | Bersihkan Longsor

Sebuah alat berat membersihkan tanah dari badan jalan yang longsor di Desa Blang Malo, Tangse, Senin (5/3). Ruas jalan...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Sejumlah barang kebutuhan pokok mulai merangkak naik dalam sepekan ini. Naiknya harga kebutuhan pokok ini tak terlepas dari semakin dekat dengan bulan puasa, Ramadan 1432 H.

Laporan dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Aceh, beberapa bahan pokok seperti gula pasir dalam dan luar negeri serta minyak goreng curah di pedagang eceran mengalami kenaikan harga masing-masing berkisar Rp 11.000 – Rp 11.500 per kilogram dibandingkan sepekan sebelumnya Rp 10 ribu per kilogram.

Selain itu, harga cabai merah juga mengalami peningkatan menjadi Rp 15.000 dari sebelumnya Rp 13.000 per kilogram. Begitu pula dengan Telur ayam kampung dari sebelumnya Rp 20.000 kini naik menjadi Rp 21.600 per kilogram.

“Meski demikian harga sejumlah kebutuhan pokok secara keseluruhan masih kita anggap stabil,” kata Kadis Perindustrian dan UKM Aceh, Cipta Hunai kepada acehkita.com, di Banda Aceh, Selasa (12/7).

Beberapa kompditi lainnya seperti bawang merah masih bertahan yakni Rp 18.000 per kilogram di tingkat pedagang eceran. Sementara harga daging sapi murni juga naik yakni mencapai Rp 90 ribu per kilogram, dibandingkan sepekan sebelumnya hanya Rp 80 ribu per kilogram. Telur ayam kampung juga mengalami kenaikan.

Harga beras masih bertahan di kisaran Rp 7.300 hingga Rp 10.000 per kilogram.

Kenaikan harga barang ini dibenarkan sejumlah pedagang di pasar Kampung Baro, Banda Aceh. “Permintaan sejumlah barang meningkat karena warga menyetok untuk bulan puasa,” kata Ismail, seorang pedagang. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Soal Larangan Mudik, Kankemenag Kabupaten/Kota se-Aceh Diminta Pantau ASN

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Djulaidi, kembali mempertegas larangan mudik...

17 Tahun Darurat Militer Aceh: Merawat Ingatan Kolektif Dampak Kekerasan

KontraS Aceh menggelar diskusi publik via online Zoom Meeting, Selasa (19/5/2020). Pertemuan ini menguak pengalaman dari sudut pandang pembicara, yakni; Faisal Hadi (Manajer Program...

Update Corona 14 Mei: Kasus Positif Covid-19 di Aceh Tak Bertambah dalam Sepekan Terakhir

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kasus positif terinfeksi virus Corona di Aceh tidak ada penambahan kasus baru dalam sepekan terakahir. Kasus positif Covid-19 terakhir...

Pasien Sembuh dari Covid-19 di Aceh Bertambah Jadi 12 Orang

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Pasien positif Covid-19 asal Bener Meriah berinisial BD (24), dinyatakan telah sembuh. Santri dari Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro, Magetan,...

KONI Aceh Serahkan Bonus untuk Atlet Peraih Medali Pra-PON, Porwil dan SEA Games

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Komite Olahraga Nasiona Indonesia (KONI) Aceh menyerahkan bonus uang tunai kepada para atlet dan pelatih peraih medali di ajang...

More Articles Like This