Friday, February 28, 2020

Jelang Lebaran, Permintaan Lembu Meningkat

Must Read

Layanan JKA Berlaku di Rumah Sakit Swasta

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Gubernur Aceh Zaini Abdullah menandatangani perjanjian kerjasama untuk pelayanan kesehatan dengan Direktur Utama PT...

Mantan Ketua AJI Terpilih Jadi Presiden SEAPA

JAKARTA | ACEHKITA.COM -- Eko "Item" Maryadi, Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia periode 2011-2014, terpilih menjadi Presiden...

Museum of Me, Situs Museum Virtual

JAKARTA | ACEHKITA.COM -- Perusahaan terkemuka Intel, baru-baru ini meluncurkan sebuah situsn yang bernuansa futuristik. Situs ini diberi nama...

Advokasi Media dan Relevansi Zaman

Mari kita andaikan UU Pers tak ada lagi.  Beberapa media mungkin menjadi korban karena bekerja tanpa perlindungan. Tapi setidaknya...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Menjelang Hari Raya Idul Adha, permintaan lembu di Banda Aceh dan Aceh Besar meningkat. Akibatnya, harga jual lembu mengalami kenaikan sebesar Ro2 juta per ekor.

Pantauan acehkita.com, jumlah pembeli lembu di pasar hewan ternak di Cot Iri sudah mulai ramai. Para pembeli rata-rata membeli lembu itu untuk disembelih pada Hari Raya Qurban. Harga lembu yang dijual di kawasan ini berkisar antara Rp10 juta hingga Rp30 juta.

Muhammad Daud, salah seorang penjual lembu di Cot Iri mengatakan, permintaan lembu di pasar hewan ternak Cot Iri biasanya mengalami peningkatan pada H-5 lebaran. Harga lembu yang dijual di kawasan itu mengalami peningkatan harganya berkisar antara Rp1,5 juta hingga Rp2 juta dari hari-hari biasanya.

“Meski harga meningkat, namun pembeli masih tetap ramai. Kadang satu orang ada yang membeli tiga ekor untuk qurban,” kata Daud saat ditemui di Cot Iri, Sabtu (20/10).

“Jumlah permintaan mengalami peningakatan dari hari-hari biasanya. Namun kalau dibandingkan dengan tahun sebelumnya, masih tetap sama,” ungkapnya.

Menurut Daud, masyarakat lebih memilih lembu lokal untuk dijadikan hewan qurban dibandingkan dengan lembu dari luar Aceh. “Untuk qurban, masyarakat lebih banyak memilih lembu lokal,” pungkasnya.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Jajan Pakai Uang Palsu, Dua Warga Aceh Ditangkap Polisi

LHOKSEUMAWE | ACEHKITA.COM - Dua warga Aceh ditangkap polisi di Kota Lhokseumawe, setelah jajan makanan dan minuman dengan uang...

Diskusi Quo Vadis Rencana Investasi Aceh, Yuk!

Institute for Strategic and Policy Studies (ISPS) yang berkantor di Jakarta, bekerja sama dengan Aceh Bisnis Club (ABC) Jakarta, dan Donya Ekonomi Aceh (DEA),...

Wali Nanggroe Bertemu Dubes Uni Eropa Bahas MoU Helsinki

JAKARTA | ACEHKITA.COM - Wali Nanggroe Malik Mahmud Al-haythar bertemu Duta Besar (Dubes) Uni Eropa delegasi untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Vincent Piket, membahas...

Daftar Nama 22 Petugas Haji 2020 Kloter Aceh yang Lolos Seleksi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh mengumumkan 22 nama calon petugas haji Aceh yang lulus dalam seleksi petugas haji...

Busana Rumoh Syar’i di Aceh Wedding Expo 2020 Dapat Pujian dari Ketua DWP

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Aceh, Safrida Yuliani, memuji keindahan busana muslim hasil karya Rumoh Syar'i. Ia terpukau menyaksikan peragaan model yang mengenakan...

More Articles Like This