Thursday, February 27, 2020

Jelang INACRAFT 2020, Dyah Ingatkan Dekranasda Daerah Siapkan Produk Kerajinan

Must Read

Pemerintah Didesak Tuntaskan Pelanggaran HAM

Puluhan Mahasiswa yang menamakan diri Gerakan Mahasiswa Peduli HAM, melakukan orasi, teatrikal, dan longmarch di bundaran Tugu Rencong Kota...

FOTO | Di Balik Layar Perekam Asian Games

Perhelatan Asian Games 2018 di Palembang dan Jakarta telah usai pada tanggal 2 September 2018 lalu. Namun, sejumlah momen...

Jaminan bagi Korban

Belasan mahasiswa berunjuk rasa di Mapolda Aceh Senin (1/3). Mereka menuntut pertanggungjawaban polisi atas korban salah tembak di kawasan...

Gemerlap Jalan Bintang K-Pop

TENTU tak asing bagi Anda Psy. Ya, penyanyi rap veteran Korea Selatan itu yang memperkenalkan Oppa Gangnam Style, tarian yang...

Menjelang perhelatan International Handicraft Trade Fair Tahun 2020 (INACRAFT 2020) di Jakarta pada April mendatang, Plt Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Aceh, Dyah Erti Idawati, mengimbau kepada seluruh pengurus Dekranasda kabupaten/kota di Aceh untuk fokus mempersiapkan produk kerajinan dan IKM khas daerah. Produk tersebut nantinya akan dipamerkan di INACRAFT 2020.

Hal itu disampaikan Dyah dalam rapat koordinasi dan silaturahmi bersama pengurus Dekranasda Kabupaten Nagan Raya di Aula Pendopo Bupati Nagan Raya, Rabu (12/2/2020).

“Setiap kabupaten harus menyiapkan kerajinan dan produk unggulan yang berkualitas baik untuk dipamerkan dan dijual di INACRAFT 2020,” kata Dyah.

Dyah menyampaikan, butuh Intervensi yang kuat dari Dekranasda kabupaten/kota untuk memotivasi pengrajin di daerah agar lebih fokus dan serius dalam membuat produk kerajinan yang berkualitas premium. Sehingga yang akan menarik perhatian pengunjung.

Ia juga menegaskan, produk yang akan dipertontonkan nantinya harus memiliki nilai unik dengan designe khusus yang mampu menonjolkan ciri khas dari masing-masing daerah. Sehinga menjadi daya tarik bagi pengunjung untuk melihat bahkan membeli produk Aceh.

“Apakah nanti khasap atau produk tas dengan kualitas premium untuk kita pamerkan di Anjungan,” kata Dyah.

Selain itu, Dyah juga mengatakan pengrajin lokal juga harus lebih peka dan paham terhadap trend mode yang sedang berkambang di kalangan masyarakat saat ini. “Harus ikuti tren fashion saat ini, karena fashion itu kebutuhan yang tidak ada putusnya dan memiliki pasar yang tidak ada habisnya,” ujar Dyah.

Pameran INACRAFT 2020 tersebut nantinya akan menampilkan Provinsi Aceh sebagai ikon utama pameran. INACRAFT sendiri merupakan ajang bergengsi untuk produk kerajinan terbesar di Asia Tenggara.

Ia meyakini, melalui perhelatan international tersebut mampu memajukan produk kerajinan khas Aceh dengan memaperkan dan memperkenalkan produk-produk andalan khas daerah Aceh.[RIL]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Jajan Pakai Uang Palsu, Dua Warga Aceh Ditangkap Polisi

LHOKSEUMAWE | ACEHKITA.COM - Dua warga Aceh ditangkap polisi di Kota Lhokseumawe, setelah jajan makanan dan minuman dengan uang...

Diskusi Quo Vadis Rencana Investasi Aceh, Yuk!

Institute for Strategic and Policy Studies (ISPS) yang berkantor di Jakarta, bekerja sama dengan Aceh Bisnis Club (ABC) Jakarta, dan Donya Ekonomi Aceh (DEA),...

Wali Nanggroe Bertemu Dubes Uni Eropa Bahas MoU Helsinki

JAKARTA | ACEHKITA.COM - Wali Nanggroe Malik Mahmud Al-haythar bertemu Duta Besar (Dubes) Uni Eropa delegasi untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Vincent Piket, membahas...

Daftar Nama 22 Petugas Haji 2020 Kloter Aceh yang Lolos Seleksi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh mengumumkan 22 nama calon petugas haji Aceh yang lulus dalam seleksi petugas haji...

Busana Rumoh Syar’i di Aceh Wedding Expo 2020 Dapat Pujian dari Ketua DWP

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Aceh, Safrida Yuliani, memuji keindahan busana muslim hasil karya Rumoh Syar'i. Ia terpukau menyaksikan peragaan model yang mengenakan...

More Articles Like This