Friday, February 28, 2020

Jangan Tinggalkan Budaya Aceh: Gubernur

Must Read

JCH Aceh Kloter 1 Sudah Selesaikan Umrah Wajib

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - 393 Jemaah Calon Haji (JCH) Aceh yang tergabung dalam Kloter 1 (BTJ) dilaporkan telah...

Seknas Jokowi Aceh Terbentuk

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Sejumlah elemen masyarakat sipil yang mendukung pencalonan Joko Widodo alias Jokowi sebagai presiden mendeklarasikan...

Maher Zain Terkesan dengan Rakyat Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Penyanyi yang tengah naik daun, Maher Zain, akan menggelar konser di Stadion Dimoertala Lampineung...

Abrar dan Alvi Duta Wisata Banda Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Muhammad Abrar Azhar dan Alvi Chairiah terpilih menjadi Agam Inong atau duta wisata Kota...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA — Gubernur Aceh Irwandi Yusuf mengajak masyarakat untuk tidak melupakan budaya dan adat warisan leluhur. “Kita akan merasa sedih kalau masyarakat melupakan budaya dan adat sendiri dan kemudian beralih ke budaya asing,” kata Irwandi di Banda Aceh, Ahad.

Permintaan itu disampaikan Irwandi sehubungan dengan pelaksanaan Pekan Kebudayaan Aceh V yang berlangsung hingga 10 Agustus. Pekan ini merupakan ajang pagelaran seni, budaya, dan adat yang berasal dari 23 kabupaten/kota di Aceh. Selain pagelaran budaya, PKA juga diisi dengan pameran pembangunan Aceh International Expo.

Irwandi menyebutkan, momentum Pekan Budaya ini diharapkan bisa digunakan masyarakat Aceh untuk lebih mengenal lagi budaya dan adat yang diwariskan leluhur.

“Tidak ada larangan untuk mempelajari budaya asing, tapi sangat pantas bagi kita tidak melupakan budaya Aceh,” ujar Irwandi.

Di sisi lain, Irwandi mengharapkan agar Pekan Budaya ini bisa menjadi ajang mempromosikan Aceh ke dunia luar.

“Saya tertarik melihat pameran budaya Aceh ini,” kata seorang warga Korea Selatan yang hadir pada pembukaan Pekan Budaya di halaman Masjid Raya Baiturrahman. Dia datang bersama 40 warga Korea lainnya. Selain dari Korea, terlihat juga utusan dari Malaysia. []

Previous articlePasukan Kuda
Next articleNabella Jadi Pecemburu

1 COMMENT

  1. justru masyarakat Aceh sendiri jangan ‘kerasukan’ dengan budaya Asing. Olah pongah sekarang yang terjadi malah, banyaknya kaum akademisi yang lupa dengan budaya sendiri. Hal terkecil adalah bahasanyan sendiri. Begitu bang Wandi!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Jajan Pakai Uang Palsu, Dua Warga Aceh Ditangkap Polisi

LHOKSEUMAWE | ACEHKITA.COM - Dua warga Aceh ditangkap polisi di Kota Lhokseumawe, setelah jajan makanan dan minuman dengan uang...

Diskusi Quo Vadis Rencana Investasi Aceh, Yuk!

Institute for Strategic and Policy Studies (ISPS) yang berkantor di Jakarta, bekerja sama dengan Aceh Bisnis Club (ABC) Jakarta, dan Donya Ekonomi Aceh (DEA),...

Wali Nanggroe Bertemu Dubes Uni Eropa Bahas MoU Helsinki

JAKARTA | ACEHKITA.COM - Wali Nanggroe Malik Mahmud Al-haythar bertemu Duta Besar (Dubes) Uni Eropa delegasi untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Vincent Piket, membahas...

Daftar Nama 22 Petugas Haji 2020 Kloter Aceh yang Lolos Seleksi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh mengumumkan 22 nama calon petugas haji Aceh yang lulus dalam seleksi petugas haji...

Busana Rumoh Syar’i di Aceh Wedding Expo 2020 Dapat Pujian dari Ketua DWP

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Aceh, Safrida Yuliani, memuji keindahan busana muslim hasil karya Rumoh Syar'i. Ia terpukau menyaksikan peragaan model yang mengenakan...

More Articles Like This