Wednesday, July 17, 2024
spot_img

Jadi Kurir Sabu, 2 Mahasiswi di Aceh Ditangkap Polisi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Dua mahasiswi di Aceh ditangkap di Bandar Udara Sultan Iskandar Muda karena diduga membawa 1 kilogram narkotika jenis sabu. Keduanya diamankan saat berusaha menyelundupkan sabu dengan menggunakan sendal jepit yang telah dimodifikasi.

“Kedua tersangka IN (23) dan ZH (23) ditangkap ditangkap oleh petugas Bandara Sultan Iskandar Muda Blang Bintang, setelah kedapatan menyeludupkan narkoba jenis sabu, Minggu (23/8) sekitar jam 08.30 WIB,” ujar Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, dalam konferensi pers di Mapoolresta Banda Aceh, Kamis (17/9).

Trisno mengatakan, kedua tersangka itu terlibat dalam jaringan penyeludupan sabu lintas provinsi, bahkan internasional. Dari kedua tersangka, polisi mengamankan barang bukti satu kilogram sabu.

“Cara kedua tersangka ini menyeludupkan satu kilogram sabu dengan menggunakan sendal jepit yang telah dimodifikasi. Sabu tersebut hendak dikirim ke Jambi,” sebutnya.

Ia menyebut, kedua tersangka berinisial IN dan ZH merupakan kurir yang mengirim sabu ke bandara dengan tujuan ke Jambi. “Kecurigaan petugas Avsec bandara, mereka memerintahkan untuk membuka sandal yang dipakainya yang telah diisikan paket sabu per sandal seberat 250 gram. Mereka masih berstatus mahasiswi,” jelas Trisno.

Setelah dilakukan penangkapan terhadap dua mahasiswi tersebut, tambah Trisno, petugas selanjutnya melakukan pengembangan dan berhasil menangkap dua tersangka lainya.

“Dua tersangka lain yang ditangkap berinisial JN juga berjenis kelamin perempuan. JN ditangkap di Bireuen, sementara satu lagi berjenis kelamin laki-laki berinisial MF berhasil diamankan di Samahani, Aceh Besar. JN berperan menjadi orang yang mencari kurir untuk mengirimkan barang haram tersebut dengan upah 10 juta dari pemiliknya MD yang sedang dilakukan pencarian,” sebut Trisno.

Motif kedua mahasiswi menyeludupkan sabu, kata Trisno, karena alasan faktor ekonomi. “Motifnya ya ekonomi alasannya. Mereka diupah Rp 40 juta,” ujarnya.

Trisno menyampaikan, para tersangka itu sudah beberapa kali mengirimkan narkoba ke luar daerah. “Sudah tiga kali, dan lolos. Yang sebelumnya mereka membawa sabu dari Bireuen ke Medan dengan jalur darat kemudian naik pesawat. Kalau sebelumnya mereka kirim ke Lampung,” tuturnya.

“Modusnya juga sama, dengan menyelundupkan sabu ke dalam sendal,” sambung Trisno.[]

Baca Tulisan Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Stay Connected

0FansLike
21,903FollowersFollow
24,800SubscribersSubscribe
- Advertisement -

TERBARU