Wednesday, February 26, 2020

Isak Tangis Warnai Peringatan Tsunami

Must Read

Lima Korban Tabrakan Kediri Dimakamkan di Neuheuen

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM- Lima warga Aceh yang menjadi korban tabrakan maut di perempatan jembatan baru Kelurahan Semampir Kota...

FOTO | Massa PA Cukur Rambut

Seorang simpatisan Partai Aceh dari Pidie mencukur rambut dengan menulis PA dan MoU saat menghadiri deklarasi pasangan calon kepala...

Bireuen Butuh Alat Tes Urin

BIREUEN | ACEHKITA.COM – Mengingat tingkat peredaran obat-obatan terlarang jenis psikotropika sudah sangat mengkhawatirkan di Bireuen, maka sudah saatnya...

Tompi Ngejazz di Banda Aceh

Musisi asal Aceh, Tompi, hadir pada konferensi pers menjelang konser jazz-nya yang akan digelar di Hotel Hermes, Banda Aceh, Sabtu...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Ribuan warga Banda Aceh dan Aceh Besar larut dalam zikir dan doa bersama untuk korban tsunami di sejumlah tempat, Sabtu (26/12). Rasa haru dan isak tangis mewarnai acara memperingati lima tahun tsunami itu.

Lokasi paling banyak dihadiri massa berdoa adalah di Kuburan massa Siron, Aceh Besar dam Ulee Lheue, Banda Aceh. Di sana, tak hanya muslim, puluhan umat Kristiani dan Budha juga mendoakan saudara mereka yang ikut jadi korban bencana akhir 2004.

Selain di kuburan massal, zikir bersama juga berlangsung di sejumlah masjid-masjid dan situs tsunami.

Misalnya di Lampulo, Banda Aceh.. Seratusan warga yang umumnya korban selamat dari bencana tsunami, bersamadiah di lokasi ‘boat’ yang bertengger di atas rumah. Sambil melantunkan asma Allah, mereka terisak-tersedu.

Saat tsunami tiba, hanya 1500 orang warga di sana selamat dari 6000 lebih penduduknya. Sekitar 59 diantaranya selamat karena sempat naik di Boat yang terdampar di atas rumah milik Habbasiah.

Tgk. Bustamam Juned, yang memimpin doa mengajak umat manusia untuk menjadikan musibah tsunami sebagai pelajaran berharga, untuk bertaubat.

“Meskipun dahsyat menurut kita, tapi bagi Allah, itu sangat kecil.. Akan ada bencana paling besar lagi sesuai Allah janjikan, yang di namakan kiamat besar,” kata dia.

Dia juga mengajak warga agar jangan terus larut dalam duka, dan harus tegar menghadapi hidup. “Kita yang selamat ini sebenarnya hanya diberi kesempatan oleh Allah untuk bertaubat kepadanya. Maka, jangan larut dengan duniawi,” ujarnya.

Di Punge Blang Cut, warga juga menggelar zikir dan dipimpin oleh Tgk. Ibnu Muda, pemuka agama dari Lamno, di Mesjid setempat. Dalam tausyiahnya, Ibnu juga mengajak umat manusia untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Doa bersama ini digelar saban tahun, sejak tsunami melanda. Tapi, pada peringatan lima tahun tsunami ini, antusias warga berkurang disbanding tahun lalu.

Jika tahun-tahun sebelumnya aktivitas warga sempat lesu saat doa bersama berlangsung, hari ini justru tak ada beda dengan hari biasa.

Pantauan acehkita.com, sejumlah pertokoan dan pusat-pusat perbelanjaan di Banda Aceh, seperti di Peunayong dan Keudah, sejak pagi sudah ramai.

Hanya nelayan yang total menghentikan aktivitasnya, dan memarkirkan boat-boat mereka di dermaga, seperti terlihat di TPI Lampulo.

Imbauan Muspida Aceh untuk menaikkan bendera setengah tiang, juga banyak tak digubris warga, kecuali di kantor-kantor Pemerintah. Hanya beberapa rumah dan pertokoan yang tampak menaikkan bendera setengah tiang.[]

Previous articleDoa Bersama
Next articleDoa Bersama

1 COMMENT

  1. assalamu ‘alaikum hai ureung aceh. Saya sangat gemar membaca ACEH KITA, namun sangat disayangkan kami disini sangat sulit mendapatkannya saya seorang mahasiswa Syariah, Al akhwal syakhshiyah semester lima di STAINI (Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Iman), parung,Bogor. Disini pelajar(santri) dari Aceh lebih kurang 45 orang. saya dan teman2 punya inisiatif, bagaimana kalau dari pihak ACEH KITA mengirimkan beberapa majalahnya setiap bulan ke tempat kami secara cuma2(tidak berbayar).seperti y dikirimi LENTAYON, majalah Pemkab Gayo Lues. Pasalnya,kami disini haus akan berita dan wajah UPDATE Aceh.untuk internet kami tidak leluasa karena kami berada di pondok pesantren. alamat kami: JL.Nurul iman no.1 RT 1/1. Desa Waru Jaya,kec Parung, kab Bogor.SWG 16500. ponpes Al-Ashriyyah Nurul Iman. Atas perhatian nya kami ucapkan terima kasih dan doa kami selaku santri semoga ACEH KITA benar jaya. Wujud kepedulianmu terhadap pendidikan kami Insya Allah akan sangat bermanfaat,dan saya yakin ACEK KITA pasti bisa. Wassalamu ‘alaikum.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Jajan Pakai Uang Palsu, Dua Warga Aceh Ditangkap Polisi

LHOKSEUMAWE | ACEHKITA.COM - Dua warga Aceh ditangkap polisi di Kota Lhokseumawe, setelah jajan makanan dan minuman dengan uang...

Diskusi Quo Vadis Rencana Investasi Aceh, Yuk!

Institute for Strategic and Policy Studies (ISPS) yang berkantor di Jakarta, bekerja sama dengan Aceh Bisnis Club (ABC) Jakarta, dan Donya Ekonomi Aceh (DEA),...

Wali Nanggroe Bertemu Dubes Uni Eropa Bahas MoU Helsinki

JAKARTA | ACEHKITA.COM - Wali Nanggroe Malik Mahmud Al-haythar bertemu Duta Besar (Dubes) Uni Eropa delegasi untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Vincent Piket, membahas...

Daftar Nama 22 Petugas Haji 2020 Kloter Aceh yang Lolos Seleksi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh mengumumkan 22 nama calon petugas haji Aceh yang lulus dalam seleksi petugas haji...

Busana Rumoh Syar’i di Aceh Wedding Expo 2020 Dapat Pujian dari Ketua DWP

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Aceh, Safrida Yuliani, memuji keindahan busana muslim hasil karya Rumoh Syar'i. Ia terpukau menyaksikan peragaan model yang mengenakan...

More Articles Like This