Sunday, February 23, 2020

Isak Tangis Warga Warnai Doa untuk Diana

Must Read

Aksi Solidaritas Jurnalis Banda Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Para jurnalis lintas organisasi di Banda Aceh menggelar aksi solidaritas terkait kekerasan dan intimidasi...

Tahan Motor Istri TNI, Pos Lantas Diserbu

LHOKSEUMAWE -- Bentrokan antara personel polisi lalu lintas dan TNI Kavaleri 112 nyaris terjadi di Lhokseumawe. Gara-garanya, Polisi Lalu...

Asus Buka Tabir Zenfone 3

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Asus memastikan jadwal perilisan tiga model Zenfone 3 pada ajang Computex 2016 di Taipe,...

FOTO | Perayaan Imlek di Banda Aceh

Warga Aceh keturunan etnis Tionghoa melakukan sembahyang menyambut Imlek di Vihara Darma Bhakti, Banda Aceh, Kamis (19/2/2015). Pergantian tahun...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Seribuan warga Kota Banda Aceh dari berbagai kalangan melakukan doa bersama untuk Diana di rumah duka di Gampong Peulanggahan, Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh, Senin (1/4/2013).

Pantauan acehkita.com, doa bersama ini berlangsung sekitar pukul 16.00 WIB di lorong depan rumah korban. Hadir dalam doa bersama ini diantaranya Wakil Walikota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal dan sejumlah pejabat dari Pemerintah Kota Banda Aceh. Ayah korban, Mawardi, juga ikut mengirimkan doa bersama untuk buah hatinya bersama seribuan warga lainnya.

Tak sedikit warga yang meneteskan air mata saat doa bersama ini berlangsung. Isak tangis warga pecah kala Wakil Wali Kota Banda Aceh menyampaikan kata-kata sambutan sebelum doa bersama dimulai. Ayah Diana juga terlihat tak kuasa menahan air mata. Ia beberapa kali terlihat mengusap air mata kala doa bersama berlangsung.

Wakil Walikota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal, mengatakan, perbuatan yang dilakukan oleh kedua pelaku ini sangat tidak manusiawi. Untuk itu, ia meminta agar pihak kepolisian memproses keduanya dan menghukum dengan hukuman yang setimpal.

“Apalagi salah satu pelaku juga sudah pernah melakukan hal yang sama tahun 2004 lalu. Ia diputuskan 15 tahun tapi baru empat tahun sudah bebas berkeliaran,” kata Illiza.

Illiza juga berharap agar kasus yang menimpa Diana ini tidak akan terulang lagi pada anak-anak lain yang ada di Aceh. Untuk itu, Illiza meminta kepada seluruh orang tua untuk dapat menjaga anaknya lebih baik.

“Hukum kedua pelaku dengan hukuman seberat-beratnya agar kasus serupa tidak menimpa anak-anak lain,” harap Illiza.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Diskusi Quo Vadis Rencana Investasi Aceh, Yuk!

Institute for Strategic and Policy Studies (ISPS) yang berkantor di Jakarta, bekerja sama dengan Aceh Bisnis Club (ABC) Jakarta,...

Wali Nanggroe Bertemu Dubes Uni Eropa Bahas MoU Helsinki

JAKARTA | ACEHKITA.COM - Wali Nanggroe Malik Mahmud Al-haythar bertemu Duta Besar (Dubes) Uni Eropa delegasi untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Vincent Piket, membahas...

Daftar Nama 22 Petugas Haji 2020 Kloter Aceh yang Lolos Seleksi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh mengumumkan 22 nama calon petugas haji Aceh yang lulus dalam seleksi petugas haji...

Busana Rumoh Syar’i di Aceh Wedding Expo 2020 Dapat Pujian dari Ketua DWP

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Aceh, Safrida Yuliani, memuji keindahan busana muslim hasil karya Rumoh Syar'i. Ia terpukau menyaksikan peragaan model yang mengenakan...

Persiraja Resmi Kontrak Pemain Timnas Lebanon Samir Ayass

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Persiraja resmi mengikat kontrak pemain Timnas Lebanon, Samir Ahmed Ayass, selama satu musim. Tanda tangan kontrak pemain untuk slot...

More Articles Like This