Tuesday, March 31, 2020

Ini Dia Suara Rakyat Aceh versi FMPPA

Must Read

Bener Meriah Dilanda Angin Puting Beliung, 8 Korban Luka-Luka

REDELONG - Angin puting beliung yang terjadi di Kabupaten Bener Meriah mengakibatkan sejumlah fasilitas rusak dan merenggut 8 korban...

Bawa Tersangka Teroris

Polisi menggiring seorang tersangka teroris untuk menjalani pemeriksaan di Polda Aceh, Selasa (13/4). Dalam penggerebekan teroris Senin kemarin, polisi...

Tengkorak dan Tulang Gajah Ditemukan di Keumala

KEUMALA | ACEHKITA.COM - Seekor gajah liar ditemukan mati di kawasan Guha Rimueng Gle Barat, Desa Jijiem Kecamatan Keumala,...

Persiraja Kembali Kalah di Laga Uji Coba

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Di laga uji coba ketiga, Selasa (8/11), Persiraja kalah 0-1 dari Persis Solo. Kekalahan...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Peduli
Perdamaian Aceh (FMPPA) menggelar aksi damai di depan gerbang Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, Kamis (5/4) malam. Aksi tersebut digelar di tengah berlangsung acara Debat Kandidat Gubernur Aceh 2012.

Forum Mahasiswa Peduli Perdamaian Aceh itu terdiri dari mahasiswa IAIN Ar-Raniry, AMIKI dan STAI Pante Kulu. Semua mereka memakai kaos putih yang bertuliskan mahasiswa cinta damai.

Dalam aksinya, FMPPA hanya mengusung beberapa helai spanduk menuntut pilkada aman dan damai. Mereka juga membentang selembar spanduk putih meminta tanda tangan dari peserta debat saat pulang.

Lewat aksi yang digelar bersamaan debat kandidat gubernur Aceh 2012, Koordinator Aksi Firman Saputra menyatakan, mereka ingin menyampaikan aspirasi rakyat Aceh setelah mereka melakukan konvoi keliling Aceh pada 3 April hingga 5 April 2012.

“Selama konvoi keliling Aceh itu kami mendapat data konkrit dari rakyat. Dan malam ini kami akan menyampaikan suara rakyat itu kepada semua kandidat gubernur Aceh,” sebutnya.

Adapun suara rakyat versi FMPPA itu di antaranya disebutkan agar penyampaian visi dan misi tidak hanya di atas panggung saja, namun dapat direalisasikan dan dibuktikan dengan nyata apabila nantinya
terpilih.

Juga disebutkan apabila visi dan misi tersebut tidak direalisasikan maka harus bersedia turun dari jabatannya sebagai gubernur terpilih dengan hormat sebelum rakyat yang menurunkan.

Selanjutnya mereka menyampaikan, agar menjadi pemilukada Aceh yang amai dan damai tanpa ada perselisihan dan pertengkaran antar kandidat satu sama lain sehingga dapat terwujudnya masyarakat yang makmur, damai dan sejahtera.

Suara rakyat Aceh versi FMPPA yang terakhir yakni menyediakan pendidikan yang lebih baik untuk semua anak Aceh, jangan sampai hanya janji-janji politik semata yang dipenuhi. []

1 COMMENT

  1. salut kepada mahasiswa yang cinta damai tapi jangan anarkis krn itu akan merugikan diri sendiri dan orang lain

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Cegah Corona, Masjid Raya Baiturrahman Disemprot Disinfektan Sebelum Salat Jumat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Enam belas personel gabungan dari unit KBR (kimia, biologi, radio aktif) Detasemen Gegana Satuan...

Cegah Penyebaran Corona, Arab Saudi Hentikan Shalat Berjamaah di Masjid

RIYADH – ACEHKITA.COM – Pemerintah Arab Saudi, hari Selasa waktu setempat (Rabu dini hari WIB), menghentikan sementara pelaksanaan shalat berjamaah di semua masjid negara...

Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Pemerintah Aceh Liburkan Sekolah Mulai Besok

Mengantisipasi meluasnya penyebaran virus corona atau Covid-19, Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah, meliburkan sekolah-sekolah di bawah kewenangan Pemerintah Aceh, mulai besok, Senin (16/3/2020). Penegasan...

Biaya Haji Aceh 2020 Rp 31.454.602, Termurah se-Indonesia

Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 1441 H/2020 untuk Jamaah Calon Haji asal embarkasi Aceh sebesar Rp 31.454.602 per jamaah, sedangkan besaran Bipih 1441 H/2020...

Persiraja Jadi Klub Pertama di Liga 1 2020 yang Didenda Komdis PSSI

Komite Disiplin (Komdis) PSSI mengeluarkan keputusan dari hasil sidang yang dilakukan pada Senin (9/3/2020) lalu. Ada 3 hukuman yang diberikan buat klub dan individu...

More Articles Like This