Hari Ini 61 Tahun Persiraja Banda Aceh

0
1413

Hari ini, Sabtu (28/7), tepat 61 tahun lalu, klub sepak bola Persiraja Banda Aceh didirikan; 28 Juli 1957. Persiraja sendiri merupakan singkatan dari Persatuan Sepak Bola Indonesia Kutaraja.

Hingga genap usianya 61 tahun, Persiraja telah mengikuti berbagai kompetisi sepak bola di tanah air. Prestasi terbaiknya pernah dicapai sebagai juara perserikatan pada tahun 1980. Di partai final yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Persiraja sukses mengalahkan Persipura Jayapura dengan skor akhir 3-1 berkat 2 gol dicetak oleh Bustamam dan 1 gol lainnya diciptakan oleh Rustam Syafari.

Dikutip Acehkita dari laman Wikipedia, pada musim 2008/2009 Persiraja berlaga di Divisi Utama Liga Indonesia. Kemudian pada musim 2010/2011 Persiraja mengakhiri kompetisi sebagai juara 2 Divisi Utama Liga Indonesia usai kalah tipis 1-0 di partai final melawan Persiba Bantul. Prestasi sebagai runner-up ini kemudian mengantarkan Persiraja bermain di level kasta tertinggi kompetisi sepak bola Indonesia yang dikenal Indonesia Super League (ISL) untuk musim 2011/2012.

Hanya saja pada pertengahan 2011, kisruh di tubuh PSSI melahirkan dualisme kompetisi sepak bola di Indonesia. Nama kompetisi pun kemudian berubah dari ISL diganti nama dengan IPL. Dimana Persiraja memutuskan untuk mengikuti kompetisi resmi dari PSSI kepengurusan baru di bawah Djohar Arifin Husin yaitu Indonesian Premier League (IPL).

Di bawah kepengurusan PSSI yang baru tersebut terbit aturan yang mewajibkan tim-tim sepak bola di Indonesia agar tidak menggunakan anggaran daerah. Sehingga pada Agustus 2011 Persiraja melakukan kerjasama merger dengan Aceh United yang merupakan tim peserta IPL asal Aceh.

Persiraja yang bermarkas di Stadion H Dimurthala Lampineung terkenal angker bagi tim-tim tamu saat bermain di kandangnya. Salah satu faktornya disebut-sebutkan karena dukungan luar biasa yang saban ditunjukkan oleh para penonton dan suporter setianya yang tergabung dalam tifosi bernama SKULL (Suporter Kutaraja Untuk Lantak Laju).

Kini di usianya ke-61 tahun Persiraja berkompetisi di ajang Liga 2 Indonesia musim 2018. Dan tepat di hari lahirnya ini, Tim Lantak Laju harus melakoni laga terakhir putaran pertama Liga 2 kontra PSPS Riau bertempat di Stadion Kaharuddin, Rumbai, Sabtu (28/7) sore.

Di hari ultahnya yang ke-61 ini sejumlah ucapan selamat dan dukungan beserta sejumlah harapan disampaikan untuk tim sepak bola kebanggaan warga Kota Banda Aceh ini. Di antaranya disampaikan langsung oleh Ketua SKULL, Teuku Iqbal Djohan yang bersama dua temannya telah mendarat di Pekanbaru untuk menyaksikan langsung pertandingan tim kebanggaannya melawan PSPS Riau.

Di akun instagramnya jelang siang tadi, Iqbal menuliskan, “Mendarat di Pekanbaru mendukung Persiraja vs PSPS. Ternyata pertandingan hari ini bertepatan dengan ulang tahun Persiraja ke 61, karena itu akhirnya SKULL memutuskan away dadakan.”
Menurutnya, walaupun cuma bertiga hadir kesana, tapi semoga bisa melihat Persiraja merebut tiga poin hari ini sebagai kado untuk ultah Persiraja.

Ucapan selamat ultah untuk Persiraja juga disampaikan oleh seorang pecinta Persiraja yang kini berdomisili di Jakarta. Namanya Oki Tiba. Ia bahkan pernah memakai jersey kebanggaan Persiraja dan meneriakkan nama Persiraja di Wembley Stadium, Inggris, saat menonton langsung laga Tottenham Hotspur vs Chelsea.

Persiraja Banda Aceh itu klub sepak bola pertama saya. Dulu sekitar awal tahun 90-an waktu umur 9-10 tahunan, saya diajak teman utk nonton Persiraja di Stadion Lampineung. Pertandingannya waktu itu Piala Cakradonya. Wah, waktu itu keren sekali rasanya. Klub yang bermain dr mancanegara. Dan kita dukung Persiraja. Sekitar tahun 2006/2007 diajak lagi utk dukung Persiraja, sama Bang @iqbaldjohan dan teman2 yg ngumpul di Galaxy. Lebih serius kali ini. Bikin wadah supporter Persiraja, SKULL namanya. Bang Iqbal inisatornya gak minta bantuan kemana2. Semua di modalin sendiri. Mulai dr kaos, drum, minuman, bikin website, sampe sekretariat yg dibikin di tempat usahanya. Kita bahkan bikin rekaman lagu2 utk Persiraja. Begadang tiap malam di studio bang @teuku_irwan_djohan utk recording. Lagu2 itu akhirnya diputar di stadion saat Persiraja main. Ini dijalanin krn cinta Persiraja aja. Saya sih cuma bantu2 aja. Kalo ditanya nama pemain Persiraja pun saya gak hafal. Hahaha… Dan sekarang udh lebih 10 tahun, manajemen dan kepemilikan Persiraja udh berganti. Tapi utk SKULL tdk ada yg berubah. Meski udh pada sibuk sm kerjaan masing2, tp Pengorbanan utk Persiraja tetap sama. Persiraja Sampai Mati. Selamat hari ulang tahun Persiraja ke 61.

A post shared by Oki Tiba (@okitiba) on

Jurnalis Harian Kompas di Aceh, Zulkarnaini Masry juga turut menyampaikan harapannya kepada Persiraja. Di postingan laman instragram resmi Persiraja, dia menuliskan, “61 tahun usia yang tua. Tapi tim kebanggaan rakyat Aceh ini masih terus berada di kasta kedua. Semoga ke depan lebih baik, bangkit ke liga 1, kita layak berada dengan tim besar lain seperti Persija, Persipura dan Persib Bandung.”

Sejumlah mantan pemain Persiraja hari ini juga meramaikan media sosial mengucapkan selamat ulang tahun kepada Persiraja. Di antaranya Andri Muliadi, Fitra Ridwan, Miswar Saputra dan juga banyak suporter yang menyampaikan harapan-harapannya kepada Persiraja untuk bisa berjaya di masa mendatang. Selamat ulang tahun ke-61 Persiraja..

ACEHKITA.COM menerima bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund sebesar US$5.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.