Wednesday, April 8, 2020

Gubernur Anugerahi Bapak Pembangunan untuk Mawardy Nurdin

Must Read

Di Aceh, Ibu Negara Kenakan Hijab

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengenakan gamis batik yang dipadu jilbab hitam saat tiba...

Lagi, Seekor Gajah Mati Mengenaskan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Seekor gajah Sumatera tewas mengenaskan di sebuah alur sungai Krueng On, Desa Pante Kuyun,...

Pasar Aceh

Aktivitas di Pasar Aceh yang dibangun dengan bantuan pemerintah Jepang. Sejumlah 90 persen dari 315 kios telah dipergunakan para...

Selamat Jadi, Gempa tak Jadi Selamat

Bongkahan batu bata bertumpukan. Besi pondasi melonjong ke atas. Atap berserakan, bukan lagi di atas. Dinding telah musnah, rata...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Pemerintah Aceh memberikan gelar kehormatan untuk Walikota Banda Aceh Mawardy Nurdin, yang meninggal kemarin sore. Gubernur Aceh Zaini Abdullah menyebutkan, atas jasa-jasanya dalam membangun selama delapan tahun memimpin, Pemerintah Aceh menganugerahi Mawardy Nurdin sebagai Bapak Pembangunan Kota Banda Aceh.

“Kami menilai beliau pemimpin Aceh yang komplit,” ujar Zaini saat memimpin prosesi pemakaman jenazah Mawardy di Lamteumen Barat Banda Aceh, Ahad (9/2/2014).

Kepala Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) Kuntoro Mangkusubroto menyebutkan, Mawardy Nurdin adalah salah seorang sosok yang membuat proses rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh, sukses.

“Dia orang yang sangat membantu saya (dalam proses rekonstruksi Aceh),” kata mantan Kepala BRR Kuntoro.

Bantuan yang diberikan itu, sebut Kuntoro, adalah menyiasati pelbagai macam peraturan perundang-undangan untuk mempermudah proses pembangunan kembali Aceh pascatsunami. Sebagai catatan, saat itu Mawardy baru saja ditunjuk sebagai Penjabat Walikota Banda Aceh.

Karenanya, Kuntoro menilai tepat langkah Pemeritah Aceh menganugerahi Mawardy sebagai Bapak Pembangunan. “Tanpa dia akan sulit melakukan pembangunan,” sebutnya. “Saat saya pertama sekali mendarat di sini, saya tidak tahu kantor di mana. Lalu beliau menawarkan kantornya untuk saya rapat pertama.”

Tokoh muda Banda Aceh, TAF Haikal menilai Mawardy sebagai pemimpin yang punya konsep. “Misalnya konsep pembangunan Pasar Atjeh yang metropolis tradisional. Membangun pasar secara megah dan bagus, tetapi nyak-nyak dan pegadang kaki lima bisa berjualan di situ,” sebut Haikal sembari menyebutkan sejumlah prestasi telah diraih semasa duet Mawardy dengan Illiza Saaduddin Djamal. “Kota lebih tertata apik, walaupun masih ada kekurangannya.” []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Tiga Pasien Positif COVID-19 di Aceh Sembuh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tiga pasien positif corona atau COVID-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Mereka diperbolehkan pulang setelah...

200 Pengemudi Ojek Daring di Aceh Peroleh Bantuan Sembako

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 200 pengemudi ojek daring di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Aceh, memproleh bantuan sembako dari Forum...

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan sembuh dan telah pulang dari...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

More Articles Like This