Thursday, April 9, 2020

Gubernur: Aceh Aman untuk Investasi

Must Read

Tiga Warga Pidie Dicambuk di Bulan Puasa

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Meski bulan suci Ramadan, Kejaksaan Negeri Sigli tetap melaksanakan eksekusi cambuk terhadap tiga warga...

Gempa Lombok: 16 Meninggal Dunia, 5.141 Mengungsi dan 1.454 Rumah Rusak

LOMBOK | ACEHKITA.COM -- Pascagempabumi dengan kekuatan 6,4 SR mengguncang wilayah Lombok, Bali dan Sumbawa pada Minggu (29/7/2018) pukul...

Menlu Australia: Selamat Berpuasa!

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Menteri Luar Negeri Australia Bob Carr mengirimkan pesan Ramadan kepada umat Islam yang berada...

VIDEO — Polisi Musnahkan 29 Hektar Ladang Ganja

ACEH BESAR -- Kapolres Aceh Besar AKBP Heru Novianto menyebutkan, penemuan seluas 29 hektar ladang ganja di Lamteuba, Seulimuem...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Gubernur Aceh Zaini Abdullah menerima kunjungan kerja Konselor Bidang Hukum, Politik, dan Ekonomi Kedutaan Besar Australia untuk Indonesia, Laurence Bain, di Pendopo Gubernur Aceh, Rabu (5/1) siang. Laurence didampingi Sekretarisnya, Annie Hildebrant. Pertemuan ini mendiskusikan kerja sama dan iklim investasi di Aceh. Kepada Dubes, Gubernur bilang bahwa Aceh merupakan wilayah yang aman bagi investasi.

Gubernur Zaini menyebutkan, Aceh memiliki Sumber daya alam yang melimpah. Letak Aceh juga sangat strategis dalam peta dunia, berada di kawasan Laut Hindia yang memungkinkan Aceh terhubung dengan banyak negara di kawasan Asia (Tengara, Selatan), Timur Tengah, Afrika, bahkan Eropa.

“Dengan posisi geografisnya ini Aceh memiliki peluang dan akses yang sangat besar terlibat dalam interaksi perdagangan global dunia dengan membangun kontak-kontak perdagangan dengan negara-negara di kawasan tersebut,” ujar Zaini.

Gubernur juga mengatakan Aceh memiliki potensi besar energi listrik panas bumi yakni geothermal.

Terkait investasi, Zaini Abdullah mengharapkan kerjasama yang sinergis di sektor peternakan, baik capacity building kepada peternak Aceh maupun impor sapi untuk memenuhi kebutuhan industri kecil menengah di Aceh.

“Kebutuhan daging sapi di Aceh sangat tinggi, selama ini disuplai dari Lampung, sementara sapi Lampung diimpor dari Australia. Jadi, lebih baik Aceh langsung menerima sapi impor dari Australia,” kata Gubernur.

Sektor lain, tambah Doto Zaini, juga sangat potensial untuk dikembangkan di Aceh, misalnya sektor perikanan, pertanian, perkebunan dan sebagainya.

“Dan Aceh berbeda dengan provinsi lain, karena Aceh memiliki status otonomi khusus (otsus) yang dibarengi dengan pemberlakuan UU No.11 tentang Pemerintahan Aceh. Dalam UUPA tersebut termaktub pasal-pasal yang memberi peluang bagi penguatan ekonomi Aceh,” ujar Zaini.

Kepada Laurence Bain, Zaini menegaskan bahwa Pemerintah Aceh menjamin keamanan terhadap investor yang ingin menanamkan modalnya. “Aceh saat ini sangat kondusif dan aman untuk investasi,” tegas Zaini.

Sementara itu, Laurence Bain berharap hubungan antara Pemerintah Aceh dan Australia terus berlanjut. Ia sangat appresiatif atas penjelasan dari Pemerintah Aceh terkait gambaran dan potensi Aceh secara komprehensif.

“Australia sangat tersentuh dengan musibah Tsunami, dan kami ikut berkontribusi bersama-saman dalam membangun kembali Aceh pasca Tsunami,” katanya.

Lebih lanjut Ia mengatakan, terkesan dengan suasana Aceh yang aman, panorama yang indah, dan masyarakatnya yang ramah.

“Kami sangat terkesan dengan keindahan Aceh, Aceh aman dan masyarakat yang ramah, ini memungkinkan sekali untuk untuk investasi Australia di Aceh” tandasnya. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Tiga Pasien Positif COVID-19 di Aceh Sembuh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tiga pasien positif corona atau COVID-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Mereka diperbolehkan pulang setelah...

200 Pengemudi Ojek Daring di Aceh Peroleh Bantuan Sembako

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 200 pengemudi ojek daring di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Aceh, memproleh bantuan sembako dari Forum...

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan sembuh dan telah pulang dari...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

More Articles Like This