Friday, April 3, 2020

Gema Takbir Iringi Jenazah Muhammad Ali

Must Read

Banda Aceh Gelar Festival Sekolah Siaga Bencana

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Walikota Banda Aceh Mawardy Nurdin mengajak semua pihak untuk bisa mensukseskan program Pengurangan Risiko...

FOTO | Rohinya Akan Dipindahkan

Rabiah (20) wanita etnis Rohingya mengobrol dengan rekannya di ruang UPTD Dinas Sosial Rumoh Sejahtera, Ladong Kecamatan Mesjid Raya,...

Dokter Angkat Serpihan Granat dari Kepala Bocah Lamseupeung

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Tim dokter Rumah Sakit Umum dr Zainoel Abidin berhasil mengangkat serpihan granat yang bersarang...

Palembang Tuan Rumah Kongres dan Fesmed AJI 2020

Pengurus Nasional Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia akhirnya memilih Kota Palembang sebagai tuan rumah penyelenggaraan Kongres AJI dan Festival...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

KENTUCKY — Sedikitnya 14 ribu pendukung, umat Islam, selebritas, dan tokoh dunia menghadiri upacara penghormatan terakhir bagi petinju legendaris Muhammad Ali di Louisville, Kentucky.

Salat jenazah Muhammad Ali digelar di Freedom Hall, sebuah kompleks tempat Ali pernah mengalakan Willi Besmanoff pada 1961 dalam pertarungan tinju terakhirnya di Louisville.

Pada even salat jenazah dan penghormatan terakhir itu, sejumlah tokoh dunia terlihat mengiringi Ali. Salat jenazah diimami oleh Imam Zaid Shakir, pendiri sekolah Zaytuna College di Berkeley, California.

Takbir “Allahu Akbar” menggema di Freedom Hall saat jenazah Ali tiba di sana. Ribuan orang dari lintas agama, bangsa, dan latar belakang berkumpul untuk memberikan penghormatan terakhir untuk Ali.

Tak sedikit di antara mereka yang mengabadikan momen itu dengan kamera dan ponsel. Suasana duka dan haru kental terasa di dalam Freedom Hall yang dipenuhi orang. 

Jenazah Ali akan dimakamkan pada hari Jumat waktu Amerika Serikat. Upacara pemakaman akan dihadiri oleh mantan Presiden Bill Clinton dan Presiden Turki Tayyip Erdogan, serta komedian Blly Crystal.

“Ali tidak pernah mati. Semangatnya akan senantiasa hidup dan menyala,” kata Don King, promotor tinju, seperti dilansir Reuters.

Ali meninggal di usia 74 tahun dalam perawatan medis akibat gangguan pernafasan. Sejak 1984, Ali diserang penyakit Parkinson. Kepergian Ali meninggalkan duka bagi dunia.

Seorang pengagumnya, Ali Shah, 45 tahun, rela datang dari California ke Kentucky untuk melihat jenazah Ali terakhir kalinya.

“Sepertinya tidak terlalu banyak saya menghabiskan perjalanan beberapa hari untuk memberikan penghormatan terakhir untuk pahlawan yang menginspirasi saya, Muhammad Ali, senama dan pahlawan,” kata Ali Shah. “Dia hanya menjadi inspirasi positif bagi saya selama saya punya kenangan.” []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

Ruang Outbreak Pinere RSUDZA Dijadikan Tempat Isolasi Pasien COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - RSUDZA Banda Aceh telah memiliki 12 ruang Outbreak Pinere (Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging) pada Selasa (31/3/2020). Ke-12 ruang...

Update Corona di Aceh: 5 Positif, 2 Meninggal, 44 PDP, 797 ODP

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona di Aceh bertambah 177 orang menjadi 797 orang per Selasa (31/3/2020) pukul 15.00...

More Articles Like This