Saturday, December 14, 2019

Galang Bantuan Gempa, Biker Konvoi

Must Read

FOTO | Demo Lelang CT-3

Puluhan massa Gerakan Mahasiswa Anti-Suap berunjuk rasa di kantor DPRA, Banda Aceh, Jumat (4/5). Dalam aksinya mereka menuntut pemerintah...

Rumah Pekerja Perabot Terbakar

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Sebuah rumah panggung di Desa Merduati, Banda Aceh, ludes terbakar, Senin (8/2) jelang siang....

Tere Nyanyikan Bungong Jeumpa

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Theresia Ebenna Ezeria Pardede yang akrab dipanggil Tere ikut memeriahkan Grand Final Bottoms Up...

Napi dan Sipir Main Mata

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Praktik main-mata antara narapidana dan oknum sipir di Lembaga Pemasyarakatan Klas II-A Banda Aceh...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Bikers Aceh yang tergabung dalam beberapa club sepeda motor di Banda Aceh akan melakukan konvoi kemanusiaan untuk menggalang dana untuk Sumatera Barat, Ahad (18/10). Konvoi akan mengambil start di depan Masjid Raya Baiturrahman pada pukul 15.00 WIB dan mengelilingi Kota Banda Aceh.

Konvoi sepeda motor ini merupakan rangkaian kegiatan Gelar Amal Aceh untuk Sumatera Barat yang digagas Poros kemanusiaan Aceh. Kegiatan ini diharapkan mampu menggugah masyarakat Banda Aceh dan Aceh Besar untuk bersama-sama menyumbang kepada korban Gempa di Sumatera Barat dan sekitarnya.

“Konvoi ini sebagai solidaritas dari pengguna motor yang tergabung dalam klub masing-masing, dan selain konvoi para bikers juga akan melakukan atraksi menrik dengan sepeda motor,” kata Taufik dari Jupiter Series Club.

Kata Taufik, para bikers yang nanti ikut konvoi berasal dari berbagai klub motor yang ada di Banda Aceh seperti Clup Honda, Yamaha, Suzuki Shogun, Club Motor Ceper. Diperkirakan 200 bikers akan ikut.

Rute bermula dari halaman Mesjid Raya Baiturahman, pasar Aceh, Pante Pirak, Simpang Lima, T Nyak Arief, Simpang Mesra, Jambo Tape, T Chik Ditiro, dan berakhir di Jalan Muhammad Jam dan ditutup dengan atraksi sepeda motor sekitar 30 menit.

“Atraksi ini bukan ugal-ugalan, tapi memang keterampilan. Dan yang melakukan atraksi memang sudah terlatih dengan baik, dan mudah-mudahan akan menjadi suguhan menarik bagi masyarakat,” kata Taufik. [ril]

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Ketua MPU Aceh, Tgk Muslim Ibrahim, Meninggal Dunia

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Innalillahi wainna ilaihi raji'un. Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Prof Tgk H Muslim...

LPSK: Saatnya Pemerintah Selesaikan Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu

JAKARTA | ACEHKITA.COM — Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) berpendapat inilah saatnya negara mengambil keputusan dengan mempertimbangkan beberapa...

Aceh Butuh Tenaga Non-kependidikan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Majelis Pendidikan Aceh (MPA) melakukan Focus Group Discussion (FGD) hasil kajiannya tentang Tenaga Kependidikan Non Guru SMA/SMK dan Madrasah...

5 Pelari ‘Run To Care’ Anak Aceh Telah Selesaikan 250 Km

Memori perjuangan anak Aceh, menggerakkan kaki lima pelari Run To Care untuk lakukan misi kebaikan. Nicky Hogan, Carla Felany, Gatot Sudariyono, Vonny Anggraini, dan...

Mengabdi di Pedalaman Aceh, Sulastri Terima Penghargaan Guru Inspiratif dari Menag

Kepala Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Kala Wih Ilang, Sulastri mendapat penghargaan dari Menteri Agama RI dalam acara Ekspose Kompetensi dan Profesionalitas Guru Madrasah 2019....

More Articles Like This