FOTO | Detik-detik Pemakaman Jenazah Dokter di Aceh Meninggal Karena COVID-19

0
179
FOTO | Detik-detik Pemakaman Jenazah Dokter di Aceh Meninggal Karena COVID-19
Prosesi pemakaman dokter yang meninggal akibat COVID-19 di Aceh dilakukan petugas pemulasaran RSUDZA Banda Aceh, Selasa 29 September 2020. (Foto: Ucok Parta/acehkita.com)

Kabar duka kembali menyelimuti dunia medis di Aceh. Seorang dokter senior ahli paru bernama dr T. Moead Zulkifly, Sp.P meninggal dunia di ruang RICU RSUDZA pada Selasa dini hari (29/9) usai menjalani perawatan beberapa hari akibat terinfeksi virus corona atau COVID-19.

Para tenaga medis terdiri dari dokter, perawat, staf hingga Direktur RSUDZA Banda Aceh melepaskan kepergian dokter spesialis paru itu dengan melaksanakan salat jenazah secara berjamaah di pelataran parkir RSUDZA, Selasa pagi.

Para tenaga medis melaksanakan salat jenazah secara berjamaah di pelataran parkir RSUDZA Banda Aceh, sebelum dimakamkan. (Foto: Ucok Parta/acehkita.com)

Salat jenazah dilakukan dengan menerapkan protokol COVID-19 membentuk saf menjaga jarak dan menggunakan masker. Peta jenazah dokter T Moead Zulkifly ditempatkan dalam ambulans.

Usai disalatkan, Direktur RSUDZA Banda Aceh Azharuddin menyampaikan jenazah almarhum untuk selanjutkan akan dibawa untuk dimakamkan di Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar. Prosesi pemakaman dilakukan petugas pemulasaran RSUDZA.

Petugas pemulasaran RSUDZA Banda Aceh membawa peti jenazah dokter yang meninggal karena COVID-19 untuk dimakamkan. (Foto: Ucok Parta/acehkita.com)

Pemakaman dokter jenazah dokter T Moead Zulkifly turut dihadiri keluarga almarhum dengan tetap mengatur jarak agar tidak saling berdekatan dan menggunakan masker. Prosesi pemakaman dilakukan petugas pemulasaran jenazah RSUDZA Banda Aceh secara protokol COVID-19. Para petugas mengenakan APD lengkap saat proses pemakaman jenazah.

Berikut foto-foto prosesi pemakaman jenazah dokter T Moead Zulkifly yang dikebumikan di pemakaman keluarga, Selasa (29/9) sekira pukul 10.00 WIB.

ACEHKITA.COM menerima bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund sebesar US$5.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.