Sunday, February 23, 2020

Pelemparan Bus Marak, Sopir Pakai Helm

Must Read

Menhan: Kalau Berulang, Nanti Ada DOM Lagi

JAKARTA | ACEHKITA.COM – Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu berharap kasus penembakan dua anggota intel Kodim 0103 Aceh Utara...

5 Pejabat Banda Aceh Terjebak di Belanda

BANDA ACEH – Lima pejabat Pemerintah Kota Banda Aceh dilaporkan terjebak di Belanda. Mereka tak bisa pulang, karena...

PA Dukung Tito sebagai Bupati Aceh Barat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Partai Aceh menyatakan dukungannya terhadap pasangan calon bupati Teuku Alaidinsyah atau Haji Tito dan...

Penyiksaan Polisi

Burhanuddin, warga Meunasah Keudee, Kecamatan Masjid Raya, Aceh Besar, memberikan keterangan pers tentang meninggalnya Susanto, 28 tahun, keponakannya dalam...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Aksi pelemparan terhadap bus yang melintas di jalan perbatasan Aceh-Medan semakin kerap terjadi. Akibatnya, sopir yang mengemudi bus pada malam hari terpaksa memakai helm untuk menghindari terkena lemparan batu dan serpihan kaca.

Heri (53) salah seorang sopir bus yang menjadi sasaran pelemparan ini mengatakan, bus yang melintas di perbatasan Aceh-Sumatera Utara pada malam hari acap menjadi sasaran pelemparan batu dilakukan sekelompok orang yang belum diketahui identitasnya.

“Kami belum mengetahui motif dari pelemparan bus ini pada malam hari. Karena pelaku belum pernah ditangkap,” kata Heri kepada wartawan, Jumat (15/3/2013).

Saat melakukan aksinya, kata Heri, pelaku biasanya bersembunyi di semak-semak di sekitar jalur lintas Provinsi Aceh-Sumatera Utara. Hampir tiap malam, sejumlah bus dari berbagai perusahaan angkutan menjadi korban pelemparan.

“Mereka menjalankan aksinya tidak memilih bus dari perusahaan mana untuk menjadi target pelemparan. Pokoknya, asal ada bus yang lewat kerap menjadi korban,” jelasnya.

Menurutnya, pihak bus telah melapor aksi pelemparan bus ini kepada pihak kepolisian. Namun hingga kini, pelakunya belum ada yang ditangkap. Heri mengungkapkan, pihaknya berharap pihak kepolisian agar dapat mengatasi permasalah yang kerap menimbulkan kerugian di pihak perusahaan bus. Tak hanya kerugian mobil, sopir yang mengemudikan bus juga kerap menjadi korban.

“Aksi ini juga dapat berimbas pada penumpang. Untuk menghindari aksi ini, kami para sopir kadang harus memakai helm agar tidak luka di kepala,” ungkapnya.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Diskusi Quo Vadis Rencana Investasi Aceh, Yuk!

Institute for Strategic and Policy Studies (ISPS) yang berkantor di Jakarta, bekerja sama dengan Aceh Bisnis Club (ABC) Jakarta,...

Wali Nanggroe Bertemu Dubes Uni Eropa Bahas MoU Helsinki

JAKARTA | ACEHKITA.COM - Wali Nanggroe Malik Mahmud Al-haythar bertemu Duta Besar (Dubes) Uni Eropa delegasi untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Vincent Piket, membahas...

Daftar Nama 22 Petugas Haji 2020 Kloter Aceh yang Lolos Seleksi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh mengumumkan 22 nama calon petugas haji Aceh yang lulus dalam seleksi petugas haji...

Busana Rumoh Syar’i di Aceh Wedding Expo 2020 Dapat Pujian dari Ketua DWP

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Aceh, Safrida Yuliani, memuji keindahan busana muslim hasil karya Rumoh Syar'i. Ia terpukau menyaksikan peragaan model yang mengenakan...

Persiraja Resmi Kontrak Pemain Timnas Lebanon Samir Ayass

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Persiraja resmi mengikat kontrak pemain Timnas Lebanon, Samir Ahmed Ayass, selama satu musim. Tanda tangan kontrak pemain untuk slot...

More Articles Like This