Tuesday, April 7, 2020

Enam Terminal Liar di Lhokseumawe

Must Read

Mahasiswa Galang Dana untuk Tangse

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Pelbagai elemen mahasiswa dari pelbagai kampus turun ke jalan untuk menggalang dana bantuan bagi...

Aneh, Proyektil tak Ditemukan di Mobil Bupati

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Kepala Polisi Resort Bener Meriah AKBP Hari Apriyono mengatakan, polisi tidak menemukan proyektil peluru...

Pasien Penyakit Kronis Bentuk Klub Senam

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Pasien penyakit kronis di Banda Aceh membentuk klub senam untuk memudahkan konsultasi dan olahraga...

Imam Masjid di Amerika Isi Kuliah di Fakultas Dakwah

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Imam Besar Masjid Joplin, Amerika Serikat, Lahmuddin, memberikan kuliah umum di kelas internasional Fakultas...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

LHOKSEUMAWE | ACEHKITA.COM — Dinas Perhubungan, Kebudayaan, dan Pariwisata Lhokseumawe mencatat ada enam terminal liar yang sering digunakan angkutan umum untuk menaik-turunkan penumpang. Akibatnya, di kawasan terminal liar tersebut sering menimbulkan kemacetan.

Enam lokasi yang sering dijadikan terminal liar pihak angkutan umum jenis L-300, labi-labi, bus berbadan sedang tersebut, yakni Simpang Selat Malaka, Simpang Kuta Blang, Simpang Palapa Kota Lhokseumawe, kawasan Mon Geudong, Pasar Batuphat dan kawasan Simpang Lantas Cunda.

Kepala Dinas Perhubungan Lhokseumawe Ishaq Rizal menyebutkan, untuk menertibkan terminal liar tersebut dalam waktu dekat pihaknya akan memanggil seluruh pengusaha angkutan umum di Kota Lhokseumawe untuk mensosialisasikan larangan mangkal di terminal liar.

“Sedangkan mulai Februari ini, akan kita siagakan petugas di enam lokasi tersebut untuk menjaga agar tidak ada lagi angkutan umum yang ambil penumpang di kawasan-kawasan terlarang,” ulas Ishaq Rizal kepada acehkita.com, Selasa (15/1/2013). []

* Novita Maulida, mahasiswi Basri Daham Institute of Journalism di Lhokseumawe. Basri Daham Institute merupakan lembaga pendidikan jurnalistik yang diinisiasi oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Lhokseumawe sejak pertengahan 2012. Novita Maulida adalah angkatan pertama yang magang di acehkita.com.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Tiga Pasien Positif COVID-19 di Aceh Sembuh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tiga pasien positif corona atau COVID-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Mereka diperbolehkan pulang setelah...

200 Pengemudi Ojek Daring di Aceh Peroleh Bantuan Sembako

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 200 pengemudi ojek daring di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Aceh, memproleh bantuan sembako dari Forum...

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan sembuh dan telah pulang dari...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

More Articles Like This