Wednesday, February 19, 2020

Enam Rancangan Qanun Disetujui DPRK Aceh Tengah

Must Read

Aceh Targetkan 1,3 Juta Wisatawan pada 2013

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Dinas Pariwisitas dan Kebudayaan Aceh menargetkan jumlah wisatawan mancanegara dan nasional yang berkunjung ke...

Antrian Warga Ambil Bantuan

Warga dari berbagai kabupaten mengantri, menunggu giliran pengambilan bantuan Dinas Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Aceh di jalan Teuku Nyak...

Pasokan Listrik ke Aceh Berangsur Normal

JAKARTA | ACEHKITA.COM -- Suplai arus listrik ke Aceh berangsur normal setelah sempat terhenti akibat gempa berkekuatan 7,2 pada...

Polisi Tangkap Penyekap Suami-Istri

LHOKSEUMAWE | ACEHKITA.COM -- Tim Reserse dan Kriminal Polres Lhokseumawe dan Polsek Simpang Kramat Aceh Utara, Rabu (22/2) petang...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

TAKENGON | ACEHKITA.COM – DPRK Aceh Tengah telah menyetujui enam Rancangan Qanun (Raqan) yang diusulkan oleh Pemerintah Daerah setempat dalam acara penutupan rapat paripurna, Rabu (7/11) malam. Persetujuan tersebut tercantum dalam Keputusan DPRK Aceh Tengah Nomor 54 Tahun 2011.

Keenam Raqan yang baru disetutujui itu meliputi Raqan tentang Pemerintahan Kampung, Raqan tentang Kemukiman, Raqan Tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU),  Raqan tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Baitul Mal Kabupaten (BMK),  Raqan tentang perubahan kedua Qanun Nomor 20 tahun 2008 tentang susunan organisasi dan tata kerja Dinas–dinas Daerah Kabupaten Aceh Tengah, dan  Raqan tentang pencabutan Qanun Kabupaten Aceh Tengah Nomor 15 Tahun 2004 tentang Badan Penyelenggaraan Perguruan Tinggi Gajah Putih Takengon.

Ketua DPRK Aceh Tengah, Zulkarnain, menyatakan keenam Raqan itu sangat mendesak untuk dijadikan Qanun dan sudah ditunggu-tunggu kehadirannya oleh para pemangku kepentingan.

“Terealisasinya keenam Qanun tersebut diharapkan dapat memperjelas dan mempertegas tugas, wewenang dan fungsi para pihak yang diatur dalam qanun,” ujar dia sebagaimana disebutkan dalam keterangan yang dirilis Humas Pemkab Aceh Tengah.

Namun dia meminta kepada Bupati dan jajarannya agar terlebih dahulu mensosialisasikannya kepada masyarakat supaya penerapan Qanun tersebut nantinya dapat berjalan dengan baik dan dapat mencegah kemungkinan terjadinya kesalahpahaman.

Atas persetujuan keenam raqan tersebut, Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin, mengaku dirinya sangat menghargai peran semua pihak yang ikut serta dalam menyukseskan hadirnya keenam Qanun yang baru disetujui oleh DPRK.

“Setiap kebijakan bila dirumuskan dan dipikirkan bersama dengan keikhlasan berbuat yang terbaik untuk masyarakat akan memiliki pengaruh yang besar untuk mewujudkan visi dan misi Pemerintah Daerah,” kata Bupati Nasaruddin. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Daftar Nama 22 Petugas Haji 2020 Kloter Aceh yang Lolos Seleksi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh mengumumkan 22 nama calon petugas haji Aceh yang...

Busana Rumoh Syar’i di Aceh Wedding Expo 2020 Dapat Pujian dari Ketua DWP

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Aceh, Safrida Yuliani, memuji keindahan busana muslim hasil karya Rumoh Syar'i. Ia terpukau menyaksikan peragaan model yang mengenakan...

Persiraja Resmi Kontrak Pemain Timnas Lebanon Samir Ayass

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Persiraja resmi mengikat kontrak pemain Timnas Lebanon, Samir Ahmed Ayass, selama satu musim. Tanda tangan kontrak pemain untuk slot...

Puluhan Anak Muda Aceh Suarakan Pemenuhan HKSR

Puluhan anak muda Aceh yang mewakili lintas komunitas dan Forum Perempuan Muda menyuarakan pemenuhan Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR) untuk kelompok muda Aceh....

Jelang Kenduri Kebangsaan, Yayasan Sukma Gelar Seminar Keacehan di Unsyiah

Yayasan Sukma Bangsa bersama Forbes Anggota DPR dan DPD RI asal Aceh dan Universitas Syiah Kuala menggelar seminar Keacehan bertema ‘Kearifan Masa Lalu Kejayaan...

More Articles Like This