Friday, April 10, 2020

Duta Bahasa Kritisi Penulisan yang Sering Keliru

Must Read

Education 2012 Aceh Expo Dimulai

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Education 2012 Aceh Expo yang diselenggarakan oleh Pemerintah Korea bekerjasama dengan Pemerintah Aceh dan...

Kemenag Aceh Siapkan 10 Teleskop untuk Pantau Gerhana Matahari Cincin 26 Desember

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Aceh menyiapkan 10 teleskop serta 500 kacamata untuk...

ACEHKITA.tv | Kader Partai Nasional Aceh Tewas Diberondong

BANDA ACEH -- Kekerasan menjelang pemilu kembali terjadi di Aceh. Pada Minggu malam, (2/3) sekitar pukul 21. 00 Wib,...

Trafo Listrik Meledak, Disangka Bom

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Sebuah trafo pembangkit listrik di gardu milik PT Perusahaan Listrik Negara yang terletak di...

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Duta Bahasa Favorit Aceh 2018, Ziaul Fahmi mengkritisi penulisan yang sering keliru namun tetap digunakan dalam penyampaian pesan di papan informasi umum, spanduk, baliho, bahkan di toko-toko.

“Karena sudah sering digunakan di mana-mana akhirnya banyak orang yang tidak lagi mengindahkan penggunaan bahasa yang baik dan benar dalam bahasa Indonesia, kita berharap hal ini bisa diubah untuk membudayakan berbahasa yang baik dan benar,” kata Ziaul Fahmi dalam keterangan tertulis kepada ACEHKITA, Senin (30/7).

Ziaul mencontohkan penulisan pada toko pakaian, seperti “menjual pakaian jadi pria”. Jika diartikan, kata dia, maka toko tersebut menjual pakaian yang setelah dibeli akan menjadi pria. Sebetulnya, maksud dari kalimat tersebut yakni “menjual pakaian jadi untuk pria”, pakaian yang sudah siap dan bisa dipakai oleh pria.

“Ini adalah hal yang sering dianggap kecil, namun ketika dicerna maknanya sangat jauh berbeda. Selanjutnya yang sering kita dapatkan pada spanduk yang menginformasikan hari-hari besar, seperti “HUT RI ke-73”. Sedangkan bahasa yang lebih tepat yaitu “HUT ke-73 RI”, atau hari ulang tahun ke-73 Republik Indonesia,” kata Ziaul.

Dia berharap para desainer percetakan agar lebih paham lebih tentang penulisan yang benar. “Supaya bisa membantu setiap orang yang akan melakukan pencetakan nama toko, spanduk, baliho, dan lain sebagainya,” pungkas Ziaul.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Banyak Warga Aceh Belum Peroleh Pengetahuan Terkait COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebagian besar warga di Aceh sampai saat ini disebut belum memperoleh pengetahuan mengenai virus...

Tiga Pasien Positif COVID-19 di Aceh Sembuh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tiga pasien positif corona atau COVID-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Mereka diperbolehkan pulang setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit...

200 Pengemudi Ojek Daring di Aceh Peroleh Bantuan Sembako

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 200 pengemudi ojek daring di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Aceh, memproleh bantuan sembako dari Forum...

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan sembuh dan telah pulang dari...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

More Articles Like This