DPRA Tolak Seluruh Jawaban Plt Gubernur Aceh Terkait Hak Interpelasi

0
146
DPRA Tolak Seluruh Jawaban Plt Gubernur Aceh Terkait Hak Interpelasi
Plt Gubernur Aceh (kiri) menghadiri sidang paripurna terkait hak interpelasi DPRA, Selasa 29 September 2020. (Foto: Dok. acehkita.com)

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menolak seluruh jawaban Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, yang disampaikan dalam sidang paripurna terkait hak interpelasi. DPRA menilai jawaban Nova tidak sistematis dan jauh dari substansi.

Penolakan disampaikan dalam sidang paripurna hak interpelasi lanjutan dengan agenda penyampaian tanggapan DPRA atas jawaban Nova Iriansyah di gedung DPRA, Banda Aceh, Selasa (29/9).

Juru bicara hak interpelasi, Irpannusir, yang membacakan pandangan DPRA, mengatakan Pemerintah Aceh sangat tidak profesional dalam menjawab pertanyaan yang diajukan, karena ada beberapa pertanyaan yang sengaja tidak dijawab.

“Bahwa Pemerintah Aceh tidak sistematis dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan, jawaban tersebut tidak berurutan sebagaimana mestinya bahkan jauh dari subtansi persoalan yang di pertanyakan dalam interpelasi,” ujar Irpannusir.

Ia menambahkan, jawaban Plt Gubernur Aceh terhadap hak interpelasi DPRA ditemukan pelanggaran berupa tidak melaksanakan kewajiban sebagai gubernur, mengingkari sumpah jabatan, dan melanggar larangan bagi gubernur dan wakil gubernur serta melanggar etika pemerintahan.

“Bahwa DPRA menolak seluruh jawaban/tanggapan Plt. Gubernur Aceh atas hak interpelasi yang diajukan. Berdasarkan poin 1, 2, 3, dan 4 tersebut di atas, Dewan Perwakilan Rakyat Aceh akan menggunakan haknya lebih lanjut sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” ujarnya.

Sebelumnya, Nova Iriansyah menjawab sedikitnya 16 pertanyaan yang diinterpelasi anggota DPRA dalam sidang paripurna, pada Jumat (25/9). Nova memberikan tanggapan terkait refocusing APBA untuk penanganan COVID-19, proyek multiyears contract, dan soal pemasangan stiker pada mobil pemakai premium.[]

ACEHKITA.COM menerima bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund sebesar US$5.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.