Thursday, April 9, 2020

DKPP Berhentikan Ketua KIP dan Panwaslih Aceh Besar

Must Read

Bertamu ke Kos Pria, Wanita Ini Ditangkap Warga

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Apes benar nasib seorang mahasiswi sebuah perguruan tinggi di Banda Aceh. Ia ditangkap warga...

Ekspedisi Indonesia Biru Berjuang Melawan Kabut Asap

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Tim Ekspedisi Indonesia Biru tengah berada di Pulau Kalimantan. Tiba di Borneo, dua jurnalis...

Kotak Suara Sisa

Petugas memindahkan surat suara yang telah direkap dan yang tidak terpakai saat pemilihan umum legislatif dari kantor KIP Kota...

Pelaku Perampokan Toke Emas Terungkap

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Pihak Kepolisian Aceh mengaku sudah mengantongi identitas dua pelaku perampokan dan penembakan terhadap dua...

Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menggelar sidang kode etik penyelenggara Pemilu dengan agenda pembacaan 15 Putusan Pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu di Ruang Sidang DKPP, lantai 5, Jalan MH Thamrin No. 14, Jakarta Pusat pada Rabu (9/10/2019).

Dalam sidang ini, terdapat dua penyelenggara Pemilu yang mendapat sanksi pemberhentian tetap karena terbukti melanggar kode etik penyelenggara Pemilu, yaitu Ketua KIP Kabupaten Aceh Besar, Cut Agus Fathillah dan Ketua Panwaslih Kabupaten Aceh Besar, Adinirwan.

Cut Agus Fathillah merupakan Teradu I dalam perkara 133-PKE-DKPP/VI/2019. Sedangkan Adinirwan berstatus sebagai Teradu I dalam perkara 176-PKE-DKPP/VII/2019.

“Menjatuhkan sanksi berupa Pemberhentian Tetap kepada Teradu I Cut Agus Fathillah selaku Ketua KIP Kabupaten Aceh Besar,” kata Ketua Majelis, Harjono, seperti dikutip laman resmi DKPP, Rabu (9/10).

“Menjatuhkan sanksi berupa Pemberhentian Tetap kepada Teradu I Adinirwan selaku Ketua Panwaslih Kabupaten Aceh Besar,” imbuhnya.

Selain itu, DKPP juga menjatuhkan sanksi peringatan terhadap empat anggota KIP Aceh Besar lainnya: Agus Samsidi, Junaidi, Miswar dan Muhammad Hayat.

DKPP memerintahkan Bawaslu untuk mengawasi pelaksanaan putusan tersebut paling lama tujuh hari sejak putusan dibacakan.

Berikutnya, salinan putusan untuk perkara 133-PKE-DKPP/VI/2019 dapat dibaca di sini. Sementara untuk perkara 176-PKE-DKPP/VII/2019 di sini. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Tiga Pasien Positif COVID-19 di Aceh Sembuh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tiga pasien positif corona atau COVID-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Mereka diperbolehkan pulang setelah...

200 Pengemudi Ojek Daring di Aceh Peroleh Bantuan Sembako

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 200 pengemudi ojek daring di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Aceh, memproleh bantuan sembako dari Forum...

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan sembuh dan telah pulang dari...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

More Articles Like This